Terbit: 15 March 2018 | Diperbarui: 23 August 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Main video game memang sangat menyenangkan, namun ada anggapan bahwa terlalu lama bermain video games turunkan gairah seksual pria? Benarkah demikian? Lebih lanjut simak dalam ulasan di bawah ini!

Benarkah Sering Bermain Video Game Turunkan Gairah Seks Pria?

Kaitan antara Video Game dan Penurunan Gairah Seksual

Video game adalah adalah permainan elektronik dengan interaksi antarmuka pengguna atau alat, seperti tuas kontrol, stik kendali, papan tik, atau pengindra gerakan, Ini untuk mendapatkan umpan balik visual. 

Penggunaan video game semakin lazim pada orang-orang dari segala usia, meskipun ada banyak bukti ilmiah yang membuktikan peran hiburan elektronik dianggap tidak baik bagi kesehatn tubuh.

Namun, industri video game sedang mengalami pertumbuhan dan popularitas yang mungkin lebih signifikan dibandingkan pornografi. Bahkan saat ini terdapat lebih dari 2,5 miliar pemain video game di seluruh dunia.

Terkait kesehatan, kecanduan bermain video game dapat berdampak buruk pada hasrat seksual pada pria.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam situs jurnal NCBI (National Center for Biotechnology Information) di tahun 2917, adanya hubungan antara penggunaan video game dan kesehatan seksual laki-laki.

Dalam hasil penelitian ini, dibandingkan dengan non-gamer, pria yang bermain video game lebih dari 1 jam/hari lebih kecil kemungkinannya mengalami ejakulasi dini namun lebih besar kemungkinannya mengalami penurunan gairah seksual.

Baca Juga: Perhatian, Ini Beragam Penyebab Gairah Seks Menurun

Mengapa Video Game Bisa Menurunkan Gairah Seksual Pria?

Sesuatu yang berlebihan sering kali tidak baik, termasuk bermain video game. Pria yang menghabiskan waktunya untuk video game selama berjam-jam setiap hari bisa mengalami penurun libido. Mereka menjadi tidak bernafsu lagi untuk berhubungan badan dan jarang terangsang.

Kondisi demikian dapat terjadi karena video game sering kali membuat stres saat memainkannya. Pengaruh ini kadang berbeda pada pria, dan ini juga masih perlu dikaji lebih lanjut dari berbagai aspek.

Dengan begitu, dapat diasumsikan bahwa stres akibat video game dapat menyebabkan hiperprolaktinemia, yang mungkin mengakibatkan hilangnya gairah seksual pada pria.

Hiperprolaktinemia adalah kondisi di mana seseorang memiliki kadar hormon prolaktin yang lebih tinggi dari normal dalam darah. Prolaktin adalah hormon yang dapat memengaruhi tingkat hormon seks, estrogen dan testosteron baik pada pria maupun wanita.

Para peneliti menjelaskan bahwa video game menyuplai aliran dopamin (hormon senang dan bahagia) yang terlibat dalam merangsang orgasme kepada pemainnya. Oleh karena itu gamer mengalami penurunan respons reseptor. Hal ini mungkin menyebabkan toleransi pada refleks ejakulasi dan menurunnya minat berhubungan seksual.

Meskipun begitu, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan video game berbahaya bagi kesehatan seksual pria.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Gairah Seks Menurun Akibat Obat Antidepresan

Manfaat Main Video Game

Meski ada kekurangan, video game juga memiliki banyak kelebihan khususnya untuk meningkatkan fokus. Pria yang fokusnya sedikit rendah akan dipaksa untuk fokus pada karakternya sehingga pada dunia nyata mereka akan terbawa.

Nah, agar pria tetap bisa main video game dan tidak memiliki mengalami gangguan pada aktivitas seksualnya, coba atur jadwalnya dengan benar. Main game boleh dilakukan saat senggang, tapi komunikasi dengan istri tetap harus dijalin.

Hal yang terpenting adalah jangan berlebihan bermain video game dan pastikan jaga pola hidup sehat Anda. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Grohol, John M. 2017. The Surprising Sexuality of (Male) Gamers. https://psychcentral.com/blog/the-surprising-sexuality-of-male-gamers#1 Diakses pada 23 Agustus 2023)
  2. Patrick Dimitris dan AndreouAndropoulos. 2020. The Effects of Video Game and Pornography Use on Emerging Male Adults’ Mental Health. https://esource.dbs.ie/bitstream/handle/10788/4052/ba_andreou-andropoulos_pd_2020.pdf?sequence=1&isAllowed=y (Diakses pada 23 Agustus 2023)
  3. Sansone, Andrea et al. 2017. Relationship Between Use of Videogames and Sexual Health in Adult Males. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28579336/#:~:text=Clinical%20implications%3A%20These%20results%20support,to%20have%20decreased%20sexual%20desire. (Diakses pada 23 Agustus 2023)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi