Terbit: 19 Mei 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Sorgum adalah tanaman berbiji serbaguna yang telah dimanfaatkan sebagai pangan, pakan ternak, dan bahan industri. Jika dikonsumsi, sorgum memberikan manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Yuk, cari tahu dalam penjelasan di bawah ini!

Pengganti Nasi Kaya Nutrisi, Inilah 10 Manfaat Sorgum untuk Kesehatan

Kandungan Nutrisi Sorgum

Seperti biji-bijian utuh lainnya, sorgum memiliki banyak manfaat untuk kesehatan berkat kandungan nutrisinya. Dalam seperempat cangkir (sekitar 35 gram) tepung sorgum mengandung:

  • Kalori: 329.
  • Serat: 7 gram.
  • Lemak: 3 gram.
  • Protein: 11 gram.
  • Karbohidrat: 72 gram.

Sorgum juga merupakan sumber yang baik dari mikronutrien, berikut di antaranya:

  • Vitamin B1 (tiamin).
  • Vitamin B6.
  • Tembaga.
  • Besi.
  • Magnesium.
  • Fosfor.
  • Kalium.
  • Selenium.
  • Zinc.

Manfaat Sorgum untuk Kesehatan

Sorgum memiliki struktur yang unik, sehingga sulit bagi tubuh untuk menyerap protein dari biji-bijian. Terlepas dari kelemahannya, penelitian telah menunjukkan ada sejumlah manfaat kesehatan yang bisa didapatkan, di antaranya:

1. Mengurangi peradangan

Banyak penyakit kronis yang dipicu oleh peradangan yang mendasarinya. Khasiat antioksidan dalam sorgum dapat membantu memerangi kerusakan sel dan mengurangi peradangan.

Menurut tinjauan sistematis di tahun 2016 dari 19 penelitian, mengonsumsi sorgum dapat menurunkan gejala peradangan.

2. Membantu mengatur tekanan darah

Dalam mengatur tekanan darah, tubuh terus-menerus berusaha untuk menjaga keseimbangan kalium dan natrium. Namun, banyak orang mengonsumsi makanan tinggi natrium namun rendah konsumsi makanan yang mengandung kalium.

Mengganti konsumsi pasta dan nasi dengan biji-bijian seperti sorgum dapat membantu meningkatkan asupan kalium dan menurunkan asupan natrium, di mana hal ini dapat membantu menjaga tekanan darah lebih baik.

Baca Juga: 9 Manfaat Jagung bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Atasi Sembelit?

3. Membantu mengontrol diabetes

Tepung sorgum memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga dibutuhkan waktu lebih lama untuk mencernanya dibandingkan tepung lainnya. Dengan begitu dapat memperlambat pelepasan glukosa (gula) ke dalam aliran darah, di mana hal ini membantu seseorang yang memiliki masalah gula darah seperti diabetes.

Varietas dedak sorgum tertentu yang memiliki kandungan fenolik dan antioksidan yang tinggi telah terbukti menghambat glikasi protein. Proses ini dapat memengaruhi proses biologis yang penting dalam diabetes dan resistensi insulin.

4. Meningkatkan kesehatan tulang

Sorgum mengandung magnesium dengan jumlah yang tinggi. Jumlah magnesium yang cukup bisa membantu kadar kalsium dipertahankan dengan baik, karena magnesium meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh.

Mineral tersebut juga merupakan bagian lengkap dari perkembangan jaringan tulang dan mempercepat penyembuhan tulang yang rusak atau menua. Mengonsumsi sorgum membantu mencegah kondisi seperti osteoporosis dan radang sendi, membuat seseorang tetap aktif dan sehat hingga usia tua.

5. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Sorgum mungkin menjadi salah satu makanan terbaik karena manfaat seratnya. Secangkir biji-bijian sorgum mengandung hampir 13 gram serat makanan, di mana hal ini dapat membuat makanan bergerak dengan lancar, mencegah kram, kembung, sembelit, sakit perut, kelebihan gas, dan diare.

Memenuhi atau melebihi jumlah asupan serat harian yang direkomendasikan bisa membantu mengurangi low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat di dalam tubuh. Kadar LDL yang turun dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan melindungi tubuh dari kondisi seperti aterosklerosis, serangan jantung, serta stroke.

6. Meningkatkan sirkulasi darah

Sorgum mengandung mineral seperti tembaga, besi, zinc, magnesium, dan kalsium. Berkat kandungan tembaga, biji-bijian ini dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi ke dalam tubuh, sehingga menurunkan risiko anemia.

Dengan jumlah zat besi dan tembaga yang cukup dalam sistem, perkembangan sel darah merah dapat ditingkatkan. Ini dapat meningkatkan sirkulasi darah, merangsang pertumbuhan dan perbaikan sel, serta meningkatkan energi dalam tubuh.

7. Membantu penurunan Berat Badan

Pati dalam sorgum sulit dicerna oleh tubuh manusia dibandingkan dengan biji-bijian lainnya. Dengan begitu, sorgum adalah tambahan makanan yang sangat baik untuk makanan apa pun, sehingga membantu seseorang merasa kenyang tanpa memberikan terlalu banyak kalori.

Oleh karena itu, manfaat sorgum bisa membantu bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

8. Meningkatkan energi

Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Gizi, Universitas California dan diterbitkan dalam jurnal Nutrient Research mengungkapkan bahwa sorgum mengandung niasin.

Niasin yang juga dikenal sebagai vitamin B3 adalah komponen penting dalam mengubah makanan menjadi energi dan bahan bakar bagi tubuh dengan memecah dan memetabolisme nutrisi menjadi energi.

Mengingat kandungan vitaminnya yang bermanfaat, ini bisa bermanfaat sebagai bagian dari diet apa pun.

Baca Juga: 10 Manfaat Quinoa untuk Kesehatan, Bikin Langsing hingga Cegah Kanker!

9. Anti-kanker

Beberapa senyawa fenolik yang terkandung dalam sorgum telah dikaitkan dengan efek anti-kanker. Tanin dalam sorgum—yang berkontribusi pada pigmentasi biji-bijian—dapat menghambat enzim yang terkait dengan perkembangan kanker payudara.

Seperangkat senyawa fenolik lain yang terdapat dalam sorgum dikenal sebagai 3-deoxyanthocyanidins, telah terbukti memiliki efek merusak pada beberapa sel kanker manusia.

10. Membantu meningkatkan mood

Vitamin B6 yang ditemukan dalam sorgum berperan utama dalam produksi neurotransmitter gamma-aminobutyric acid (GABA). GABA bertanggung jawab untuk mengatur impuls saraf dalam tubuh manusia.

Peningkatan produksi GABA dapat meningkatkan suasana hati seseorang, kemampuan untuk fokus, meningkatkan relaksasi, dan membantu mengendalikan stres dan depresi.

Nah, itulah berbagai manfaat sorgum bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Apabila Anda ingin biji-bijian menjadi makanan pengganti nasi, konsumsi secara bertahap sampai bisa menjadikan makanan pokok sehari-hari.

 

  1. Anonim. 2020. Are There Health Benefits to Eating Sorghum?. https://www.webmd.com/diet/health-benefits-sorghum. (Diakses pada 19 Mei 2022)
  2. Firdous, DrxHina. 2020. Health Benefits Of Sorghum, Uses And Its Side Effects. https://www.lybrate.com/topic/benefits-of-sorghum-and-its-side-effects. (Diakses pada 19 Mei 2022)
  3. Garone, Sarah. 2021. Sorghum Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.verywellfit.com/sorghum-nutrition-facts-and-health-benefits-5093271. (Diakses pada 19 Mei 2022)
  4. Levy, Jillian. 2021. Sorghum: The High-Fiber, Gluten-Free Ancient Grain You Need to Know. About. https://draxe.com/nutrition/sorghum/. (Diakses pada 19 Mei 2022)
  5. Staughton, John. 2021. 7 Surprising Benefits Of Sorghum. https://www.organicfacts.net/health-benefits/cereal/sorghum.html. (Diakses pada 19 Mei 2022)
  6. Warwick, Kathy W. 2022. What Is Sorghum? A Unique Grain Reviewed. https://www.healthline.com/nutrition/sorghum. (Diakses pada 19 Mei 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi