Terbit: 27 Desember 2021 | Diperbarui: 29 Desember 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Teori Pavlov atau sering juga disebut classical conditioning adalah salah satu dari jenis pembelajaran yang terjadi secara tidak sadar. Simak penjelasan mengenai teori belajar Pavlov dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari, selengkapnya di bawah ini.

Teori Pavlov dan Kaitannya dengan Pembentukan Perilaku

Apa itu Teori Pavlov?

Classical conditioning atau teori Pavlov adalah teori yang ditemukan Ivan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing. Pavlov menemukan bahwa, seiring waktu anjing mengeluarkan air liur tidak hanya ketika makanannya disajikan, tetapi saat orang yang memberinya makan tiba.

Perangsang asli (makanan) dan netral (lonceng) dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang, sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan atau menciptakan sebuah perilaku.

Untuk menguji teorinya bahwa anjing-anjing itu mengeluarkan air liur karena mereka mengasosiasikan akan diberi makan oleh seseorang, Pavlov mulai membunyikan lonceng dan kemudian menyajikan makanan sehingga anjing mengasosiasikan suara lonceng dengan makanan.

Ternyata anjing belajar mengasosiasikan bunyi lonceng dengan makanan, sehingga menyebabkan mulutnya mengeluarkan air liur setiap kali lonceng berbunyi.

Pavlov menunjukkan bahwa anjing dapat dikondisikan untuk mengeluarkan air liur dengan suara lonceng jika suara itu berulang kali diberikan pada saat yang sama saat diberi makanan.

Makanan yang diberikan pada anjing adalah stimulus tanpa syarat dan air liur adalah respons (bawaan) tanpa syarat.

Eksperimen Pavlov mengungkapkan, membunyikan lonceng sebelum memberinya makan dapat membuat anjing mengeluarkan air liur bahkan ketika tidak ada makanan yang diberikan.

Anjing dalam eksperimen ini telah belajar mengasosiasikan suara lonceng dengan makanan. Pavlov menunjukkan bahwa classical conditioning mengarah pada pembelajaran melalui ingatan.

Baca Juga: Mengenal Kepribadian ISTP, si Mandiri dan Suka Tantangan

Eksperimen dengan Teori Pavlov

Teori belajar Pavlov sering digunakan pengiklan agar seseorang menggunakan produknya. Misalnya, iklan kecantikan menggunakan aktor dengan kulit yang bersih dan halus untuk mengarahkan konsumen mengasosiasikan produknya dengan kulit yang sehat.

Sementara itu, jika Pavlov menggunakan anjing dalam eksperimennya, pada dasarnya Anda bisa bereksperimen dengan kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum Anda melakukannya:

  • Ciptakan lingkungan yang baik dengan pencahayaan yang tepat dan permukaan yang bersih untuk menjadikan lingkungan kerja yang lebih positif. Lingkungan kerja yang baik dapat mengondisikan Anda untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan.
  • Ciptakan rutinitas sebelum tidur untuk mengondisikan diri Anda tidur lebih awal. Anda dapat melakukannya dengan meredupkan lampu dan menghindari penggunaan perangkat elektronik 30 menit sebelum tidur.
  • Latih hewan peliharaan untuk melakukan perilaku kepatuhan dasar atau trik khusus dengan memintanya melakukan tugas, dan memberinya hadiah dengan cara yang sama berulang-ulang. Anda bahkan dapat menggunakan teori belajar Pavlov untuk memberi tahunya kapan waktu makan akan tiba (dan harus duduk menunggu dengan sabar).
  • Ajarkan perilaku yang baik kepada anak dengan memberinya hadiah kecil atau mainan baru. Jika anak kesulitan untuk berbagi, beri mereka hadiah ketika ia berusaha untuk berbagi.

Baca Juga: Mengenal Kepribadian ENFP, Si ‘Juru Kampanye’

Contoh Teori Pavlov Dalam Kehidupan Sehari-hari

Terdapat banyak contoh dari classical conditioning dan bagaimana seseorang dapat belajar melalui aktivitas yang dilakukannya. Beberapa contoh itu, antara lain:

  • Contoh 1

Jika selama beberapa tahun Anda menerima gaji setiap hari Jumat dan Anda sudah memiliki pekerjaan baru di mana menerima gaji pada hari yang berbeda, Anda tetap merasa senang saat hari Jumat tiba. Anda telah dikondisikan untuk mengaitkannya dengan kepositifan menerima gaji di hari tersebut.

  • Contoh 2

Selama badai petir, sebuah pohon patah dan menimpa rumah Anda sehingga menyebabkan kerusakan besar. Setiap kali Anda mendengar petir, hal tersebut akan menimbulkan kecemasan.

 

  1. Cherry, Kendra. 2020. Pavlov’s Dogs and the Discovery of Classical Conditioning. https://www.verywellmind.com/pavlovs-dogs-2794989. (Diakses pada 27 Desember 2021).
  2. Elmer, Jamie. 2020. Classical Conditioning and How It Relates to Pavlov’s Dog. https://www.healthline.com/health/classical-conditioning#how-it-works. (Diakses pada 27 Desember 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi