Terbit: 30 November 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Sound healing adalah salah satu terapi yang menggunakan musik sebagai media utamanya. Terapi ini bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental, misalnya mengurangi kecemasan. Untuk informasi selengkapnya, simak penjelasannya berikut ini!

Sound Healing, Terapi Musik yang Mengobati Masalah Fisik dan Mental

Apa Itu Sound Healing?

Sound healing adalah terapi yang menggunakan musik untuk meningkatkan kesehatan fisik dan emosional. Terapi ini dilakukan antara pasien dengan praktisi terlatih. Terapi musik mungkin melibatkan beberapa langkah, termasuk:

  • Mendengarkan musik.
  • Bernyanyi bersama musik.
  • Menari mengikuti irama musik.
  • Memainkan alat musik.
  • Bermeditasi.

Penyembuhan dengan suara dipercaya berasal dari zaman Yunani kuno, ketika musik digunakan untuk menyembuhkan gangguan mental.

Sementara baru-baru ini, penelitian telah mengaitkan musik dengan sejumlah manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan menurunkan tingkat stres, hingga meningkatkan kesehatan bayi prematur.

Cara Kerja Sound Healing

Sound healing adalah terapi musik yang menggunakan berbagai aspek suara untuk meningkatkan kesehatan emosional dan fisik. Cara kerjanya tergantung pada metode yang digunakan. Biasanya sesi terapi musik dilakukan satu lawan satu dengan praktisi yang terlatih.

Sesi terapi mungkin melibatkan duduk atau berbaring sambil mendengarkan musik atau suara dari speaker atau instrumen, atau menerapkan getaran menggunakan alat khusus.

Bergantung pada metodenya, seseorang mungkin didorong untuk berpartisipasi untuk menyanyi, bergerak, atau memainkan alat musik.

Selain suara, beberapa instrumen berbeda digunakan dalam terapi musik, termasuk :

  • Genta Tibet
  • Garpu tala
  • Pan Flute
  • Harpa
  • Drum

Beberapa metode menggunakan berbagai instrumen dalam satu sesi, yang mencakup gitar, piano, atau instrumen lainnya.

Manfaat Sound Healing bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Terapi musik dapat digunakan untuk mengobati gejala dari sejumlah kondisi, termasuk:

Sound healing diperkirakan memiliki manfaat berikut ini:

  • Mengurangi stres.
  • Mengurangi perubahan suasana hati (mood).
  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Menurunkan kadar kolesterol.
  • Mengendalikan nyeri.
  • Menurunkan risiko penyakit arteri koroner dan stroke.
  • Meningkatkan kualitas tidur.

Baca Juga: Cara Melakukan Self Healing agar Pikiran Lebih Tenang

Jenis Sound Healing

Ada beberapa jenis terapi suara yang masing-masingnya memiliki manfaat yang berbeda, berikut di antaranya:

1. Meditasi terpandu

Meditasi terpandu adalah bentuk terapi musik di mana seseorang bermeditasi untuk instruksi bersuara, baik dalam sesi atau kelas, atau menggunakan video atau aplikasi. Meditasi melibatkan nyanyian atau pengulangan mantra atau doa.

Penelitian telah menemukan bahwa meditasi bermanfaat bagi kesehatan, termasuk:

  • Mengurangi stres.
  • Menurunkan kecemasan dan depresi.
  • Meningkatkan memori.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mengurangi rasa sakit.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

2. Terapi musik neurologis

Terapi musik dapat mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi. Ini telah terbukti lebih efektif daripada obat resep untuk mengurangi kecemasan sebelum operasi.

Sebuah penelitian di tahun 2017 menemukan bahwa sesi terapi musik selama 30 menit yang dikombinasikan dengan perawatan tradisional setelah operasi tulang belakang dapat mengurangi rasa sakit.

Terapi musik dikelola oleh penyedia kredensial yang menilai kebutuhan pasien. Perawatannya melibatkan menciptakan, mendengarkan, bernyanyi, atau beralih ke musik. Cara ini digunakan untuk rehabilitasi fisik, mengelola nyeri, dan cedera otak.

3. Metode Bonny

Dinamakan oleh Helen L. Bonny, PhD, metode Bonny dari Guided Imagery and Music (GIM) musik klasik dan citra untuk membantu mengeksplorasi pertumbuhan pribadi, kesadaran, dan transformasi.

Sebuah penelitian di tahun 2017 menunjukkan bahwa serangkaian sesi GIM dapat meningkatkan kesehatan psikologis dan fisiologis pada orang dewasa dengan kebutuhan medis dan kesehatan mental.

4. Nordoff-Robbins

Jenis sound healing ini dibawakan oleh musisi terampil yang menyelesaikan program master 2 tahun Nordoff-Robbins. Mereka menggunakan musik yang familiar bagi mereka yang dirawat, membuat musik baru bersama, atau berlatih menuju pertunjukan.

Pendekatan Nordoff-Robbins digunakan untuk merawat anak-anak dengan keterlambatan perkembangan, masalah kesehatan mental, kesulitan belajar,autisme, demensia, dan kondisi lainnya.

Baca Juga: Crystal Healing Therapy: Manfaat, Cara Kerja, Efek Samping, dll

5. Terapi garpu tala

Jenis terapi ini menggunakan garpu tala logam yang dikalibrasi untuk menerapkan getaran tertentu ke berbagai bagian tubuh.

Metode ini dapat membantu melepaskan ketegangan dan energi, serta meningkatkan keseimbangan emosional. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terapi garpu tala membantu meredakan nyeri otot dan tulang.

6. Entrainment gelombang otak

Jenis terapi musik ini juga dikenal sebagai binaural beats, metode yang merangsang otak ke keadaan tertentu menggunakan suara berdenyut untuk mendorong gelombang otak guna menyelaraskan dengan frekuensi ketukan.

Metode ini seharusnya membantu menginduksi peningkatan fokus, keadaan terpesona, relaksasi, dan tidur.

Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, ada beberapa bukti bahwa entrainment gelombang otak yang dapat didengar dapat mengurangi kecemasan, rasa sakit, dan gejala sindrom pramenstruasi, dan meningkatkan masalah perilaku pada anak-anak.

 

  1. Estrada, Jessica. 2020. 3 Ways to Bring Your Body Vibrational Balance Using Sound Healing Therapy. https://www.wellandgood.com/sound-healing/ (Diakses pada 30 November 2021)
  2. Martinez, Nate. 2021. What You Need To Know About Sound Healing. https://www.mindbodygreen.com/0-17515/what-you-need-to-know-about-sound-healing.html (Diakses pada 30 November 2021)
  3. Santos-Longhurst, Adrienne. 2020. The Uses and Benefits of Music Therapy. https://www.healthline.com/health/sound-healing#benefits (Diakses pada 30 November 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi