Terbit: 8 August 2022 | Diperbarui: 9 August 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Tidak sedikit orang merasa gengsi untuk meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat, padahal melakukanya penting bagi kesehatan mental. Memang, apa pentingnya meminta maaf? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Jangan Gengsi, Inilah Pentingnya Meminta Maaf bagi Kesehatan Mental

Pentingnya Meminta Maaf bagi Kesehatan Mental

Beberapa peneliti dan psikolog mengungkapkan, minta maaf adalah sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan mental. Berikut ini beberapa alasan kenapa meminta maaf adalah sesuatu yang penting, di antaranya:

1. Meningkatkan kesadaran diri

Ketika meminta maaf, Anda dapat meluangkan waktu untuk menyadari bahwa Anda telah menyakiti seseorang.

Seiring waktu, tindakan tersebut mampu meningkatkan pandangan atau pemahaman. Dengan begitu, Anda bisa belajar untuk menjadi lebih sensitif atau menyesuaikan diri dengan orang lain. Anda juga bisa fokus untuk menjadi pendengar yang lebih baik.

Tanpa kesadaran diri, akan mudah untuk mengulangi pola kesalahan yang sama. Nah, permintaan maaf dapat menunjukkan kemampuan yang cukup kuat untuk menyadari bahwa Anda ingin berubah dan bertindak dengan lebih baik ke depannya.

2. Menghilangkan sakit hati

Belajar meminta maaf adalah langkah terpenting dalam proses menghilangkan sakit hati. Tindakan ini membuat seseorang mengakui bahwa perasaannya terluka, sekaligus membuka jalan untuk memaafkan.

Berbagai penelitian ilmiah tentang kekuatan meminta maaf telah menunjukkan bahwa ketika korban menerima permintaan maaf dari pelakunya, ia akan mengembangkan empati terhadap orang itu. Hal inilah yang kemudian  menumbuhkan sifat pemaaf.

Ketika menerima permintaan maaf, Anda merasa bahwa pelaku mengakui perasaan dan bersedia membantu menghilangkannya.

3. Mengakui dan bertanggung jawab

Setiap orang mungkin pernah membuat kesalahan dalam hidupnya. Oleh sebab itu, mungkin Anda akan menyakiti orang lain meski itu tidak disengaja. Ini membuat renggangnya hubungan dengan orang orang lain.

Jika ingin memiliki hubungan yang berarti, Anda harus bersedia bertanggung jawab dan meminta maaf atas tindakan yang dilakukan. Melakukan tindakan ini dapat menunjukkan kemauan untuk belajar, berkembang, dan berdamai dengan kesalahan yang diperbuat.

Meminta maaf juga menunjukkan kerendahan hati, sehingga dapat menyadari bahwa diri Anda telah menyakiti orang lain. Perilaku teladan ini dapat mendorong orang terdekat untuk mencontohnya. Itulah pentingnya meminta maaf pada orang yang Anda sakiti.

4. Membantu memperbaiki hubungan

Perselisihan akan meningkat karena salah satu atau kedua belah pihak merasa paling benar. Selain itu, kesombongan juga dapat menghambat hubungan yang baik dengan orang lain.

Saat hal itu terjadi, orang lain mungkin mungkin merasa tidak nyaman di sekitar Anda. Seseorang mungkin merasa tidak nyaman untuk tidak setuju dengan Anda; karena menyadari bahwa hal tersebut bisa berubah menjadi perselisihan.

Sebaliknya, ketika memilih untuk meminta maaf dengan tulus, Anda dapat membuka kesempatan untuk memperbaiki hubungan. Jika orang lain tahu bahwa Anda terbuka dan mau mengakui kesalahan, mungkin mereka lebih mempercayai Anda.

5. Mempertahankan harga diri

Efek negatif dari penyesalan dan rasa malu yang mungkin Anda rasakan ketika telah menyakiti orang lain dapat membuat Anda menjadi sakit secara emosional dan fisik.

Dengan meminta maaf dan bertanggung jawab atas kesalahan yang telah diperbuat, Anda akan membantu membebaskan diri dari celaan dan rasa bersalah yang merenggut harga diri.

Baca Juga: 15 Cara Memaafkan dan Manfaatnya untuk Kesehatan (Fisik dan Mental)

6. Menghilangkan stres

Hubungan yang harmonis dapat membantu menghilangkan stres. Sebaliknya, perselisihan dapat menyebabkan stres dan bisa merugikan orang lain.

Memahami seni bagaimana meminta maaf secara efektif mungkin akan membantu mengurangi efek negatif dari konflik dan stres secara signifikan. Hal ini karena meminta maaf dapat membantu melupakan perselisihan dan move on dengan lebih mudah.

Meminta maaf pada saat yang tepat mampu memberikan manfaat dalam menguatkan hubungan dan mengurangi konflik.

Cara Meminta Maaf yang Tulus

Jika kesulitan meminta maaf pada orang yang Anda sakiti, ada beberapa cara bagaimana meminta maaf yang paling efektif. Meminta maaf yang tulus harus mengungkapkan tiga faktor, termasuk  penyesalan, tanggung jawab, dan perbaikan.

1. Menyesali perbuatan

Berikanlah pernyataan penyesalan karena telah menyebabkan perasaan orang lain terluka.  Penyesalan tersebut perlu dikomunikasikan dengan baik. Ini termasuk ekspresi empati dengan pengakuan atas ketidakadilan atau kesalahan yang Anda sebabkan.

2. Tanggung jawab

Menerima kasalahan dan mau bertanggung jawab atas tindakan yang Anda perbuat adalah salah satu cara meminta maaf yang tulus.

Hal tersebut berarti tidak menyalahkan orang lain dan tidak membuat alasan atas apa yang Anda lakukan. Agar permintaan maaf lebih efektif, harus jelas bahwa Anda menerima tanggung jawab penuh atas tindakan yang dilakukan. Oleh karena itu, permintaan maaf perlu menyertakan pernyataan tanggung jawab.

3. Memperbaiki yang telah terjadi

Meskipun tidak dapat mengubah apa yang sudah terjadi, tetapi masih dapat memperbaiki kerusakan yang Anda sebabkan.

Oleh karena itu, pentingnya meminta maaf yang tulus perlu memberikan pernyataan di mana Anda menawarkan ganti rugi atau janji untuk tidak akan mengulangi perilaku tersebut.

Nah, itu dia ulasan tentang pentingnya minta maaf dan cara melakukannya. Oleh karena itu, mulai sekarang hindari gengsi untuk meminta maaf demi kesehatan mental Anda. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 2021. Why Saying Sorry Matters: Understanding The Benefits of Apologizing. https://www.elevatecounseling.com/blog-post/why-saying-sorry-matters-understanding-the-benefits-of-apologizing. (Diakses pada 8 Agustus 2022)
  2. Engel, Beverly. 2002. The Power of Apology. https://www.psychologytoday.com/us/articles/200207/the-power-apology. (Diakses pada 8 Agustus 2022)
  3. Frizzell, Kelsey. The Power of Apologizing: Why Saying “Sorry” Is So Important. https://tinybuddha.com/blog/power-apologizing-saying-sorry-important/. (Diakses pada 8 Agustus 2022)
  4. Scott, Elizabeth. 2022. Why It’s Important to Apologize in Relationships. https://www.verywellmind.com/the-importance-of-apologizing-3144986. (Diakses pada 8 Agustus 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi