Terbit: 27 January 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Tremor esensial adalah getaran otot ritmis secara tidak sengaja yang dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja namun paling sering terjadi tremor pada tangan. Ketahui apa itu tremor esensial, penyebab, gejala, faktor risiko, pengobatan, dll.

Tremor Esensial: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dll

Apa Itu Tremor Esensial?

Tremor esensial adalah gangguan pada sistem saraf di otak atau neurologis yang menyebabkan tubuh bergetar berupa gerakan kecil dan cepat tanpa disengaja serta secara tiba-tiba. Hal ini dapat terjadi sesekali, kadang, sering, atau bahkan terus-menerus.

Tremor umumnya menyerang orang tua dan dapat terjadi di bagian tubuh manapun, namun yang paling umum adalah tremor pada tangan, kepala, wajah, lidah, leher, dan torso.

Berdasarkan laporan dalam jurnal dari Tremor dan Other Hyperkinetic Movements, tremor ini bukanlah satu kondisi yang membahayakan tubuh atau memicu masalah kesehatan yang serius, namun mungkin akan sedikit mengganggu kegiatan sehari-hari.

Gejala Tremor Esensial

Gejala tremor esensial umumnya dialami saat Anda melakukan gerakan sederhana seperti saat memegang sesuatu, mengikat tali sepatu, minum dari gelas, dll.

Berikut ini adalah gejala umumnya, yaitu:

  • Gerakan kecil dan cepat yang tak terkendali. 
  • Getaran pada tangan saat sedang ingin melakukan kegiatan sederhana dengan tangan. 
  • Gerakan naik turun atau dari sisi ke sisi pada kepala dan leher. 
  • Kedutan pada bagian wajah seperti kelopak mata. 
  • Suara bergetar saat berbicara pada tremor lidah. 
  • Gangguan keseimbangan dan gerakan pada tremor di kaki. 
  • Gerakan mengangguk dan menggeleng. 

Beberapa faktor yang memperburuk kondisi tremor, yaitu:

  • Stres emosional 
  • Kelelahan 
  • Pengaruh suhu panas atau dingin 
  • Sedang lapar 
  • Sedan minum kafein 
  • Merokok 

Gejala utamanya adalah apabila Anda mengalami getaran atau kedutan secara tiba-tiba untuk sebab yang tidak diketahui dengan pasti.

Penyebab Tremor Esensial

Tidak ada faktor pasti penyebab tremor, namun berdasarkan National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) penyebabnya mungkin dipicu oleh adanya perubahan di area otak tertentu. Pemicu lainnya mungkin adalah akibat tiroid yang terlalu aktif, gejala stroke, dan berbagai kondisi neurologis.

Faktor Risiko Tremor Esensial

Berikut ini adalah faktor-faktor yang meningkatkan Anda mengalami tremor ini, yaitu:

  • Berusia lebih dari 40 tahun.
  • Mutasi genetik tertentu.
  • Pengaruh lingkungan absolut.
  • Kelelahan setelah aktivitas fisik.
  • Riwayat keluarga terkait kondisi tersebut.
  • Penyalahgunaan alkohol.
  • Efek samping obat tertentu.
  • Gejala dari penyakit lain seperti parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, dan kelainan metabolisme.

Bila Anda memiliki tremor karena adanya riwayat keluarga atau tremor familial, maka anak Anda memiliki risiko 50% mengalaminya juga.

Diagnosis Tremor Esensial

Dokter akan melibatkan pemeriksaan fisik, tinjauan riwayat medis dan riwayat penyakit keluarga. Dokter tidak memiliki tes medis khusus untuk diagnosis khusus, namun dokter mungkin menyarankan beberapa pemeriksaan ini, yaitu:

1. Pemeriksaan Neurologis

Pemeriksaan neurologis meliputi:

  • Kemampuan untuk merasakan sensasi tertentu.
  • Postur dan koordinasi.
  • Cara berjalan.
  • Refleks tendon.
  • Kekuatan dan nada otot.

2. Tes Laboratorium

Tes laboratorium untuk menguji darah dan urin yang mungkin mengindikasikan kondisi lain dengan gejala tremor esensial, meliputi:

  • Gangguan metabolisme.
  • Efek samping obat tertentu.
  • Tes kadar bahan kimia penyebab tremor.

3. Tes Performa Fisik

Dokter akan menyarankan tes performa fisik sederhana, seperti meminta Anda untuk:

  • Menulis sesuatu.
  • Menggambar sebuah spiral.
  • Minum air dari gelas.
  • Minum dari gelas.

Dokter akan mengenali lebih lanjut apakah gejala tersebut tremor esensial atau terkait penyakit Parkinson

Kapan Harus ke Dokter

Tremor esensial adalah kondisi yang tidak mengancam jiwa, namun Anda disarankan untuk konsultasi ke dokter apabila gejala tremor muncul terlalu sering dan dapat mengganggu pekerjaan dan aktivitas Anda atau berpengaruh buruk pada kehidupan sehari-hari.

Pengobatan Tremor Esensial

Sebagian besar kasus tremor esensial ringan tidak membutuhkan pengobatan khusus karena tidak membahayakan, namun perawatan dibutuhkan untuk gejala sedang hingga parah.

Berikut ini adalah jenis pengobatan tremor esensial, yaitu:

1. Obat-obatan

Obat-obatan yang umumnya diresepkan untuk mengatasi tremor esensial adalah:

  • Beta Blockers

Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, namun juga dapat digunakan untuk menangani gejala tremor. Contoh jenis obat beta blockers adalah propranolol.

Hati-hati dengan efek samping beta blockers seperti kelelahan, sakit kepala, masalah jantung, serta obat ini tidak ditujukan untuk penderita asma.

  • Obat Anti Kejang

Obat anti kejang seperti primidon, gabapentin, dan topiramate dapat digunakan apabila obat-obatan beta blockers tidak menenangkan gejala tremor. Efek samping obat ini adalah muntah, mual, dan nyeri yang umumnya akan membaik dalam durasi singkat.

  • Obat Penenang

Obat penenang seperti benzodiazepine dan clonazepam dapat membantu mengatasi gejala kecemasan yang memicu tremor, namun obat ini memiliki efek samping seperti kelelahan dan sedasi ringan.

  • Suntikan OnabotulinumtoxinA (Botox)

Suntikan OnabotulinumtoxinA berguna untuk mengatasi beberapa jenis tremor seperti tremor kepala dan suara, bukan tremor tangan atau tremor suara karena akan menyebabkan efek samping seperti kelemahan jari-jari dan kesulitan menelan. Obat ini digunakan untuk pengobatan tremor esensial selama tiga bulan.

2. Terapi

Pengobatan tremor esensial dapat dijalankan dengan pilihan beberapa terapi, seperti:

  • Terapi Fisik: Meningkatkan koordinasi dan kontrol otot, serta meminimalkan gerakan atau getaran tremor.
  • Terapi Okupasi: Perawatan agar penderitanya dapat beradaptasi dengan kondisi tremor tersebut, meliputi latihan untuk kekuatan, kontrol, dan koordinasi otot.

Selain terapi tersebut, umumnya terapis juga menyarankan Anda untuk menggunakan peralatan untuk mengurangi efek tremor seperti kacamata, alat tulis, peralatan yang lebih berat.

3. Operasi

Operasi disarankan untuk gejala tremor parah dan berpotensi membahayakan aktivitas sehari-hari dan obat-obatan atau terapi tidak bekerja dengan baik. Operasi meliputi:

  • Stimulasi Otak Dalam

Jenis operasi paling umum untuk pengobatan tremor esensial ini dilakukan dengan elektroda kecil yang dimasukan ke area otak yang menyebabkan tremor (thalamus).

Elektroda ini bertugas untuk mentransmisikan listrik untuk mengganggu sinyal thalamus sehingga dapat menghentikan getaran yang sering dirasakan.

Efek samping prosedur ini adalah gangguan motorik, keseimbangan, kelemahan, sakit kepala, dan kesulitan penyesuaian perangkat.

  • Radiosurgery Stereotactic

Prosedur medis yang menggunakan sinar-X berdaya tinggi yang ditujukan pada area kecil otak penyebab gangguan tremor tersebut.

  • Focused Ultrasound Thalamotomy

Focused ultrasound thalamotomy adalah prosedur non-invasif atau prosedur yang tidak melibatkan pembedahan dalam tubuh, namun melibatkan gelombang suara terfokus yang bergerak melalui kulit dan tengkorak.

Gelombang ini menghasilkan panas untuk menghancurkan area spesifik thalamus yang menyebabkan tremor terus menerus.

 

Komplikasi Tremor Esensial

Berikut ini adalah risiko komplikasi tremor esensial:

  • Kesulitan memegang benda hingga apa yang coba disentuh mungkin serih jatuh atau tumpah.
  • Kesulitan makan dengan normal.
  • Kesulitan menulis.
  • Sulit bicara apabila mengalami tremor lidah.

Komplikasi ini mungkin terjadi pada gejala yang durasinya sering dan sudah parah. Selain itu, beberapa penelitian juga mengaitkan antara gejala tremor esensial dengan risiko terkena penyakit Parkinson lebih tinggi, namun penelitian ini masih diteliti.

Cara Mencegah Tremor Esensial

Tidak ada cara pasti untuk mencegah tremor karena penyebabnya juga tidak diketahui, namun Anda dapat memaksimalkan diri untuk menghindari tremor dengan memerhatikan pola hidup, seperti:

  • Hindari kafein.
  • Hindari alkohol.
  • Hindari stres dan kecemasan berlebihan karena itu juga dapat memicu tremor.

Selebihnya adalah perubahan gaya hidup jadi lebih sehat untuk mencegah berbagai gejala penyakit.

Tips untuk Penderita Tremor

Apabila Anda mengetahui sering mengalami gejala tremor, berikut ini adalah tips agar kondisi tersebut tidak mengganggu atau membahayakan Anda dalam aktivitas sehari-hari, yaitu:

  • Menggunakan sedotan stainless untuk minum dari gelas.
  • Menggunakan pisau cukur listrik, jangan pisau cukur manual.
  • Menggunakan sepatu slip-on.
  • Selalu berhati-hati saat mengoperasikan mesin atau benda tajam.
  • Belajar untuk menggunakan tangan lain yang tidak mengalami tremor.

Bila Anda sering mengalami tremor, harap selalu melatih otot dan keseimbangan. Dalam beberapa kondisi, tremor mungkin dapat sangat mengganggu dan berbahaya misalnya gejala tremor tangan atau kaki saat Anda sedang berkendara

Itulah pembahasan lengkap tentang apa itu tremor esensial. Tremor esensial adalah getaran atau gerakan kecil dan cepat yang terjadi tanpa disadari. Gejala ini tidak berbahaya, namun Anda harus tetap memerhatikan kesehatan dan keselamatan Anda.

 

  1. Kivi, Rose. 2017. Essential Tremor. https://www.healthline.com/health/essential-tremor. (Diakses pada 27 Januari 2020).
  2. MayoClinic. 2019. Essential tremor. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/essential-tremor/symptoms-causes/syc-20350534.(Diakses pada 27 Januari 2020).
  3. WebMD. 2019. The Brain and Essential Tremor. https://www.webmd.com/brain/essential-tremor-basics#1. (Diakses pada 27 Januari 2020).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi