Terbit: 11 August 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Kanker lidah adalah jenis kanker yang berkembang ketika sel-sel abnormal pada lidah tumbuh di luar kendali dan kemudian membentuk lesi atau tumor. Kanker ini paling sering di mulai pada sel skuamosa tipis yang melapisi permukaan lidah. Selengkapnya simak gejala, penyebab, hingga pengobatannya dalam penjelasan berikut ini!

Kanker Lidah: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Pengobatan

Apa itu Kanker Lidah?

Penyakit berbahaya ini dapat menyebabkan penderitanya kesulitan makan hingga mulut mati rasa.  Jenis kanker ini dapat terjadi di bagian depan lidah yang terlihat saat menjulurkan keluar, ini adalah dua pertiga bagian depan lidah.

Kanker lidah juga dapat berkembang di pangkal lidah, yakni sepertiga bagian belakang lidah yang sangat dekat dengan tenggorokan (faring). Kanker di bagian ini disebut kanker orofaring atau kanker tenggorokan.

Gejala Kanker Lidah

Ketika tahap awal, terutama di pangkal lidah, mungkin Anda tidak merasakan gejala apa pun. Gejala awal yang paling umum adalah luka di lidah yang tidak kunjung sembuh, rentan berdarah, atau mungkin merasakan sakit.

Berikut ini adalah ciri-ciri kanker lidah lainnya, di antaranya:

  • Bercak merah atau putih di lidah yang tidak kunjung hilang.
  • Sariawan yang tidak kunjung sembuh.
  • Sakit saat mengunyah atau menelan.
  • Perubahan suara atau sulit berbicara.
  • Sakit tenggorokan yang berlanjut.
  • Mulut mati rasa.
  • Lidah atau rahang kaku.
  • Lidah berdarah tanpa sebab yang jelas.
  • Benjolan di lidah tidak kunjung hilang.

Gejala demikian mirip dengan kanker mulut lainnya dan mungkin juga orang-orang memiliki beberapa gejala ini tanpa mengalami kanker lidah atau jenis kanker mulut lainnya.

Kapan Waktu yang Tepat Harus ke Dokter?

Jika Anda merasakan tanda atau gejala kanker lidah yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera mengunjungi dokter. Semakin dini dokter dapat mendiagnosis penyakitnya, semakin cepat pengobatan dapat dimulai dan semakin baik peluang untuk sembuh.

Penyebab Kanker Lidah

Penyebab kanker ini tidak diketahui secara pasti, bahkan para ahli tidak sepenuhnya memahami mengapa beberapa orang terkena kanker lidah. Namun, faktor tertentu dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Berikut ini faktor yang meningkatkan risiko kanker lidah, meliputi:

  • Merokok atau mengunyah tembakau.
  • Mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
  • Pria berusia di atas 50 tahun.
  • Pola makan yang buruk, yakni jarang makan buah dan sayuran, dan banyak makan daging merah dan atau makanan olahan.
  • Menderita infeksi human papillomavirus (HPV).
  • Memiliki riwayat keluarga dengan kanker lidah atau mulut.
  • Memiliki riwayat kanker, terutama kanker sel skuamosa lainnya.
  • Kebersihan mulut yang buruk, misalnya gigi bergerigi yang sebabkan iritasi terus-menerus atau gigi palsu yang tidak pas meningkatkan risiko kanker lidah.

Baca Juga: 7 Fungsi Lidah Beserta Bagian, Penyakit, dan Perawatan

Diagnosis Kanker Lidah

Langkah pertama untuk mendiagnosis kanker lidah adalah biopsi. Selama prosedur ini, sedikit jaringan diambil dari bagian lidah yang diduga terkena kanker. Sampel jaringan ini kemudian dikirim ke ahli patologi untuk membuat diagnosis.

Guna membantu dalam diagnosis, dokter akan melakukan X-ray khusus atau rontgen, seperti CT scan, MRI, atau Panorex (metode pencitraan yang menggambarkan rahang atas dan bawah penuh serta sinus).

Tes pencitraan tersebut mampu memberikan gambaran kanker secara rinci. Jika kanker terdeteksi di lidah, gambar-gambar ini dapat menunjukkan seberapa dalam kanker dan apakah sudah menyebar bagian tubuh lainnya (metastasis).

Dalam kondisi tertentu, dokter mungkin akan memberi tahu stadium kanker pada pasien kanker. Stadium kanker mengukur seberapa luas atau lanjut kanker itu sendiri.

Stadium Kanker Lidah

Stadium kanker untuk menunjukkan seberapa jauh kanker telah menyebar. Setiap tahap memiliki tiga kategori potensial, berikut di antaranya:

  • T adalah ukuran tumor. Tumor berukuran kecil adalah T1 dan tumor besar adalah T4.
  • N adalah kondisi mengacu pada apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening leher atau tidak. N0 yang berarti kanker belum menyebar, sedangkan N3 artinya telah menyebar ke banyak kelenjar getah bening.
  • M adalah di mana ada atau tidaknya kanker yang metastasis di bagian tubuh lain.

Tingkat kanker mengacu pada seberapa agresif dan seberapa besar kemungkinannya untuk menyebar. Tingkat kanker lidah dapat memiliki beberapa kategori, meliputi:

  • Rendah (tumbuh lambat dan tidak mungkin menyebar).
  • Sedang.
  • Tinggi (sangat agresif dan cenderung menyebar).

Pengobatan Kanker Lidah

Tujuan dari pengobatan kanker ini adalah untuk menyembuhkan, menjaga penampilan dan fungsi lidah, mencegah kekambuhan kanker

Seberapa luas dan dalamnya kanker mampu memandu rencana perawatan untuk pasien. Operasi adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker ini. Prosedur operasi yang melibatkan pengangkatan sebagian atau seluruh lidah disebut glosektomi.

Pasien yang menjalani operasi untuk mengangkat ukuran kanker yang besar mungkin memerlukan operasi rekonstruktif, serta bantuan dari para ahli  dalam pemulihan untuk berbicara, mengunyah, dan menelan.

Dokter bedah mungkin juga perlu mengangkat sebagian lidah (glosektomi). Jika itu masalahnya, dokter akan berupaya membangun kembali lidah menggunakan kulit atau jaringan dari bagian tubuh lain.

Meskipun dokter akan berusaha mengurangi kerusakan pada mulut selama prosedur operasi, beberapa efek samping tidak dapat dihindari.

Prosedur glosektomi dapat memengaruhi beberapa fungsi mulut dan pernapasan, termasuk:

  • Berbicara.
  • Makan.
  • Menelan
  • Pernapasan.

Selain operasi, beberapa pasien mungkin direkomendasikan untuk menjalani pengobatan radiasi, kemoterapi, atau keduanya untuk membunuh sel kanker yang tersisa dan mengurangi risiko kekambuhan kanker.

Baca Juga: Tongue Thrust (Lidah Menjulur): Penyebab, Jenis, Cara Mengatasi

Cara Mencegah Kanker Lidah

Berikut ini cara membantu mengurangi risiko kanker lidah, di antaranya:

  • Jangan merokok atau mengunyah tembakau.
  • Hindari minuman beralkohol.
  • Mendapatkan vaksin HPV .
  • Melakukan seks yang aman.
  • Perbanyak makan buah dan sayuran.
  • Menyikat gigi 2 kali setiap hari dan menggunakan benang gigi secara teratur.
  • Mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali jika memungkinkan.

Lakukan langkah tersebut dengan disiplin untuk membantu Anda tetap aman dari penyakit yang berpotensi fatal ini.

 

  1. Anonim. Tongue Cancer. https://www.mskcc.org/cancer-care/types/mouth/types-mouth/tongue. (Diakses 10 Agustus 2022)
  2. Anonim. 2021. Tongue cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tongue-cancer/symptoms-causes/syc-20378428. (Diakses 10 Agustus 2022)
  3. Cadman, Bethany. 2020. What are the early signs of tongue cancer?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322519. (Diakses 10 Agustus 2022)
  4. Hersh, Erica. 2019. Everything You Need to Know About Tongue Cancer. https://www.healthline.com/health/oral-cancer/tongue-cancer. (Diakses 10 Agustus 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi