Terbit: 10 February 2020 | Diperbarui: 11 March 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Simvastatin adalah obat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida sekaligus meningkatkan kolesterol baik dalam darah. Sudah tahukah Anda mengenai fungsi Simvastatin dan manfaat Simvastatin? Informasi di bawah ini akan membantu Anda mengenal fungsi dan manfaat dari penggunaan obat Simvastatin.

Simvastatin: Dosis, Indikasi, Kontraindikasi, dan Efek Samping

Rangkuman Informasi Obat Simvastatin

Nama Obat Simvastatin
Kandungan Obat Simvastatin
Kelas Obat Obat penurun lemak, Statins, HMG-CoA reductase inhibitors
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Menurunkan kolesterol dalam darah, penyakit jantung, dan stroke
Kontraindikasi Hipersensitif
Sediaan Obat Tablet simvastatin 10 mg dan 20 mg
Harga Obat Rp17.000 sampai Rp 27.500 per dus, 3 strip berisi 10 tablet salut selaput

Simvastatin Obat Apa?

Obat simvastatin adalah obat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida sekaligus meningkatkan kolesterol baik dalam darah. Lemak atau lipid yang berlebih di dalam tubuh disebut dengan hiperlipidemia dan membutuhkan pengobatan antilipid agar lemak tidak menimbulkan penyakit dalam tubuh, seperti sumbatan di pembuluh darah yang dapat berujung ke serangan jantung atau stroke.

Kandungan Simvastatin

Tablet simvastatin dalam sediaan 5 mg, 10 mg, 20 mg, 40 mg atau 80 mg, tetapi yang tersedia di pasaran adalah 10 mg dan 20 mg. Obat ini mengandung bahan-bahan tidak aktif berikut:

  • Asam askorbat
  • Asam sitrat
  • Hidroksipropil selulosa
  • Hipromelosa,
  • Besi oksida
  • Laktosa
  • Magnesium stearat
  • Selulosa mikrokristalin
  • Pati
  • Talek 
  • Titanium dioksida
  • Butylated hydroxyanisole ditambahkan sebagai pengawet

Manfaat Simvastatin

Kegunaan simvastatin dapat menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL), meningkatkan kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL), hingga menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Fungsi Simvastatin adalah untuk menurunkan jumlah kolesterol yang dihasilkan hati. Sedangkan komposisi obat Simvastatin adalah Simvastatin 10 mg.

Setelah Anda mengetahui fungsi, kegunaan simvastatin, dan komposisi obat simvastatin, mari kenali lebih mendalam mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis dan efek samping yang mungkin dapat terjadi di bawah ini. Informasi ini dapat membantu Anda supaya lebih cermat dalam mengonsumsi obat simvastatin yang diberikan dokter untuk menurunkan kadar kolesterol jahat yang bisa menyebabkan berbagai penyakit berbahaya pada tubuh.

Dosis Simvastatin

Dosis obat ini akan berbeda untuk setiap orang. Untuk itu, ikuti saran dokter atau petunjuk pada label. Informasi berikut hanya mencakup dosis rata-rata obat ini. Jika dosis berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter memberi tahu Anda untuk melakukannya.

Jumlah obat yang diminum tergantung pada kekuatan obat. Jumlah dosis yang dikonsumsi setiap hari, waktu yang diperbolehkan antara dosis, dan lama waktu minum obat tergantung pada masalah medis.

Bentuk sediaan oral (suspensi atau tablet) untuk kolesterol tinggi:

  • Dosis Dewasa

Awalnya, 10 hingga 20 miligram (mg) sekali sehari di malam hari. Untuk pasien berisiko tinggi yang mungkin menderita penyakit jantung, dokter Anda dapat memulai dosis Anda pada 40 mg per hari. Dokter Anda dapat menyesuaikan dosis sesuai kebutuhan. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 40 mg per hari.

  • Dosis Anak-anak

Anak anak usia 10 hingga 17 tahun, awalnya mengonsumsi tablet 10 mg sehari sekali saat malam. Dokter dapat menambah dosis sesuai kebutuhan. Namun, dosisnya biasanya tidak lebih dari 40 mg per hari. Sementara anak-anak di bawah 10 tahun, penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter.

Dosis yang Terlewatkan

Jika Anda melewatkan satu dosis obat simvastatin, minumlah sesegera mungkin. Namun, jika sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, lewati dosis yang terlewat dan kembali ke jadwal dosis reguler. Ingat! Jangan menggandakan dosis.

Modifikasi Dosis Simvastatin

Dosis simvastatin perlu disesuaikan pada kondisi tertentu seperti:

  • Gangguan ginjal berat: Dosis inisial 5 mg per hari.
  • Pemberian bersamaan dengan obat seperti dronedarone, verapamil, atau diltiazem: Jangan diberikan lebih dari 10 mg/hari.
  • Pemberian bersamaan dengan amiodaron, amlodipine, atau ranolazine: Jangan melebihi dosis 20 mg/hari.
  • Pemberian bersamaan dengan lomitapide: kurangi dosis simvastatin 50 %nya dan jangan melebihi dosis 20 mg/hari (atau 40 mg/hari di mana sebelumnya masih ditoleransi pemberian dosis 80 mg/hari) ketika memulai lomitapide.
  • Pasien dengan ras Cina: Pertimbangkan dosis lebih rendah jika telah menerima dosis 40 mg/hari karena meningkatkan risiko miopati (kerusakan otot).
  • Pasien ras Asia: Jika mendapatkan obat lipid lainnya seperti niasin, jangan berikan simvastatin sebanyak 80 mg.

Dosis Simvastatin yang Perlu Mendapat Perhatian Khusus

Dosis simvastatin 80 mg/hari sebaiknya digunakan hanya untuk orang-orang yang telah mengonsumsi simvastatin 80 mg secara kronis (misalnya 12 bulan) tanpa adanya gangguan di otot (miopati) atau tanpa ada kehancuran otot (rhabdomyolysis).

Pasien yang telah menerima dosis maksimum simvastatin 80 mg/hari lalu hendak menerima obat lain yang mengganggu kerja simvastatin sebaiknya mengganti simvastatin dengan obat golongan statin lainnya.

Pasien yang bertujuan mencapai kadar kolesterol LDL nya namun telah menggunakan dosis sampai 40 mg/hari sebaiknya tidak dipaksakan menggunakan dosis simvastatin 80 mg/hari (karena meningkatkan risiko miopati) namun sebaiknya mengganti obat untuk menurunkan kolesterol LDL.

Petunjuk Penggunaan Simvastatin

Minumlah obat ini sesuai saran dokter. Jangan menggunakan dosis lebih, jangan menggunakannya lebih sering, dan jangan menggunakannya untuk waktu yang lebih lama dari yang disarankan dokter.

Berikut beberapa petunjuk penggunaan obat simvastatin oral:

  • Minumlah obat ini pada malam hari, dalam keadaan perut kosong.
  • Jika minum obat dalam bentuk cair, kocok botol selama setidaknya 20 detik sebelum menggunakannya. Gunakan sendok ukur yang ditandai, jarum suntik oral, atau gelas obat untuk mengukur dosis yang tepat.
  • Selain obat ini, dokter dapat mengubah diet Anda menjadi yang rendah lemak, gula, dan kolesterol. Ikuti dengan hati-hati saran dokter tentang diet khusus apa pun.
  • Jika Anda menggunakan diltiazem, dronedarone, atau verapamil, bersama dengan simvastatin, dosis obat ini tidak boleh lebih tinggi dari 10 miligram (mg) per hari, kecuali disarankan oleh dokter. Jangan menggunakan lebih dari 20 mg simvastatin per hari bersama dengan amiodarone, amlodipine, lomitapide, atau ranolazine.
  • Ketika digunakan bersama dengan dosis tinggi simvastatin, obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko cedera otot dan dapat menyebabkan masalah ginjal.
  • Beri tahu dokter jika Anda secara teratur minum jus jeruk. Minum jus jeruk dalam jumlah yang banyak (lebih dari 1 liter setiap hari) sambil minum obat ini dapat meningkatkan risiko cedera otot dan menyebabkan masalah ginjal.
  • Jangan minum alkohol dalam jumlah banyak dengan simvastatin, karena dapat menyebabkan efek yang tidak baik pada hati.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan obat simvastatin sesuai dengan petunjuk penyimpanan pada kemasan untuk mencegah obat rusak dan penurunan efektivitas obat. Berikut petunjuk penyimpanan simvastain yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar.
  • Jauhkan dari suhu panas, lembap, dan cahaya matahari langsung, dan hindari dari titik beku.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menyimpan obat kedaluwarsa atau obat yang tidak lagi diperlukan.

Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang bagaimana Anda harus membuang obat yang tidak digunakan.

Efek Samping Simvastatin

Efek samping yang jarang tetapi serius dari simvastatin adalah nyeri dan nyeri otot. Kondisi ini lebih mungkin jika Anda menggunakan dosis simvastatin yang lebih tinggi, dan ini bisa terjadi beberapa minggu atau bulan setelah mulai minum obat ini. Konsultasikanlah ke dokter tentang nyeri otot, kelembutan, atau kelemahan.

Efek samping lain yang sangat langka adalah hilangnya memori. Ini biasanya hilang ketika berhenti minum obat.

Efek Samping Simvastatin yang Serius

Meskipun jarang terjadi, tetapi kurang dari 1 dalam 1.000 orang yang menggunakan simvastatin mungkin memiliki efek samping yang serius.

Berhenti minum simvastatin dan hubungi dokter jika mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri otot, kelelahan, kelemahan atau kram, ini bisa menjadi tanda kerusakan otot dan kerusakan ginjal.
  • Kulit berwarna kuning atau putih mata menjadi kuning, atau jika memiliki warna feses pucat dan kencing berwarna gelap, ini bisa menjadi tanda masalah pada hati.
  • Ruam kulit dengan bercak merah muda, terutama pada telapak tangan atau telapak kaki.
  • Sakit perut parah, ini bisa menjadi tanda masalah pankreas.
  • Batuk, sesak napas, dan penurunan berat badan, ini bisa menjadi tanda penyakit paru-paru.

Interaksi Obat Simvastatin

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko mengalami efek samping simvastatin yang serius. Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat simvastatin termasuk:

  • Pengencer darah (seperti warfarin)
  • Cyclosporine
  • Danazol
  • Daptomycin
  • Gemfibrozil

Obat-obatan lain dapat memengaruhi pembuangan simvastatin dari tubuh, yang dapat memengaruhi cara kerja simvastatin. Contohnya termasuk antijamur azole tertentu, boceprevir, cobicistat, colchicine, delavirdine, antibiotik macrolide, nefazodon, HIV protease inhibitor, telaprevir, dan telithromycin.

Orang keturunan Cina tidak boleh mengonsumsi niasin dalam dosis yang digunakan untuk menurunkan kolesterol (1 gram atau lebih) ketika minum obat ini. Melakukannya dapat meningkatkan risiko efek samping (terutama masalah otot). Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter untuk untuk mendapatkan penjelasan secara lengkap.

Jangan mengonsumsi produk beras ragi merah saat menggunakan simvastatin karena beberapa produk beras ragi merah juga mengandung statin yang disebut lovastatin. Menggunakan produk simvastatin dan beras ragi merah secara bersamaan dapat meningkatkan risiko masalah otot dan hati yang serius.

Indikasi Simvastatin

Hiperkolesterolemia primer pada pasien yang tidak cukup memberikan respons terhadap diet dan tindakan-tindakan lain yang sesuai, untuk mengurangi insiden kejadian koroner klinis dan memperlambat progresi aterosklerosis koroner pada pasien penderita penyakit jantung koroner dan kadar kolesterol 5,5 mmol/l atau lebih.

Peringatan dan Perhatian Obat Simvastatin

Obat simvastatin tidak boleh diberikan kepada:

  • Orang yang mengalami hipersensitivitas terhadap simvastatin.
  • Penyakit liver aktif atau peningkatan transaminase yang tidak dapat dijelaskan.
  • Ibu hamil. Kolesterol dan trigliserida dalam serum meningkat selama kehamilan normal, dan kolesterol atau turunan kolesterol sangat penting untuk perkembangan janin.
  • Ibu menyusui. Tidak diketahui apakah simvastatin diekskresikan ke dalam susu manusia. Namun, sedikit obat lain di kelas ini tidak masuk ke ASI. Karena statin memiliki potensi untuk efek samping yang serius pada bayi yang menyusu. Jadi, wanita yang mengonsumsi obat ini tidak boleh menyusui bayinya.
  • Penggunaan inhibitor CYP3A4 yang kuat secara bersamaan.

Harga Simvastatin

Simvastatin bisa diperoleh di apotek atau toko obat, baik secara online maupun offline. Harga simvastatin berbeda-beda di setiap apotek atau toko obat. Biasanya, simvastatin tersedia dalam 10 mg dan 20 mg, yang dijual dengan kisaran harga antara Rp17.000 hingga Rp27.500 per dus yang terdiri dari 3 strip berisi 10 tablet salut selaput.

_

Informasi mengenai dosis, penggunaan obat simvastatin, hingga peringatan obat di atas adalah informasi umum. Dokter bisa saja memberikan obat simvastatin dengan dosis yang berbeda dari yang tertera di atas. Gunakan obat sesuai dengan petunjuk aturan penggunaan obat dan jangan mengonsumsi obat dengan dosis yang tidak sesuai dosis yang diresepkan oleh dokter Anda.

 

  1. Anonim. Simvastatin (Oral Route). https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/simvastatin-oral-route/proper-use/drg-20069006. (Diakses 10 Februari 2020)
  2. Anonim. Simvastatin. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6105/simvastatin-oral/details. (Diakses 10 Februari 2020)
  3. Anonim. Simvastatin. https://www.drugs.com/simvastatin.html. (Diakses 10 Februari 2020)
  4. Anonim. Simvastatin. https://www.nhs.uk/medicines/simvastatin/. (Diakses 10 Februari 2020)
  5. Anonim. Zocor. https://www.rxlist.com/zocor-drug.htm#description. (Diakses 10 Februari 2020)
  6. Anonim. Simvastatin. http://pionas.pom.go.id/monografi/simvastatin. (Diakses 10 Februari 2020)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi