Terbit: 2 July 2019 | Diperbarui: 26 April 2022
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Diamicron (Gliclazide) obat apa? Diamicron adalah obat dengan kandungan bahan aktif Gliclazide. Obat ini termasuk ke dalam kelas obat hipoglikemik oral yang digunakan untuk mengontrol gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Diamicron (Gliclazide): Manfaat, Dosis, Efek Samping

Kenali lebih jauh tentang Diamicron mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya tentang Diamicron berikut ini.

Rangkuman Informasi Obat Diamicron

Nama Obat Diamicron
Kandungan Obat Gliclazide
Kelas Terapi Obat Obat hipogloklemik oral
Kategori Obat resep
Manfaat Obat Menurunkan kadar gula darah
Dikonsumsi Oleh Dewasa
Sediaan Obat Tablet, kaplet

Kandungan dan Cara Kerja Obat Diamicron

Diamicron memiliki kandungan bahan aktif Gliclazide. Obat ini masuk ke dalam kelompok sulfonylurea yang termasuk ke dalam kelas obat yang dikenal dengan obat hipoglikemik oral. Obat ini bekerja untuk mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes tipe 2.

Obat ini bekerja dengan meningkatkan jumlah insulin yang dikeluarkan oleh pankreas dan membantu penggunaan insulin agar lebih efisien.

Manfaat Diamicron

Berdasarkan cara kerja kandungan bahan aktif di dalamnya, manfaat Diamicron adalah untuk menurunkan kadar gula darah. Diamicron digunakan untuk kondisi hiperglikemia pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2. Umumnya obat ini digunakan ketika diet, olahraga, dan penurunan berat badan tidak cukup efektif untuk mengontrol gula darah tanpa obat-obatan.

Dosis Diamicron

Diamicron hadir dalam sediaan yang berbeda-beda untuk setiap mereknya. Berikut adalah ukuran dosis yang lazim diberikan:

  • Diamicron tablet rilis standar: 80 mg, diberikan 4 kali per hari. Dosis maksimumnya adalah 320 gram. Jika dosis yang diberikan adalah 160 gram, maka diberikan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari.
  • Diamicron tablet lepas lambat: dosis maksimum harian adalah 120 mg. Diberikan dalam dosis tunggal, satu kali sehari sebelum sarapan.

Dosis di atas adalah dosis yang lazim diberikan. Dosis dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Pastikan Anda berdiskusi dengan dokter atau apoteker sebelum mengganti dosis.

Petunjuk Penggunaan Diamicron

Diamicron harus digunakan sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Berikut adalah aturan minum Diamicron dan penggunaannya yang benar:

  • Obat ini umumnya dapat dikonsumsi bersama atau tidak bersamaan dengan makanan.
  • Gunakan obat Diamicron sesuai dengan sediaan dan dosis yang disarankan.
  • Gunakan obat Diamicron pada waktu yang sama setiap harinya.
  • Jika dosis terlewat, segera konsumsi obat saat ingat. Namun jika dekat dengan dosis selanjutnya, maka cukup konsumsi dosis selanjutnya saja.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi obat Diamicron melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan ke dokter.

Petunjuk Penyimpanan Diamicron

Berikut adalah petunjuk penyimpanan Diamicron yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat Diamicron pada suhu di bawah 30°C.
  • Simpan obat Diamicron di tempat kering dan tidak lembap.
  • Hindari obat Diamicron dari cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Hindari obat Diamicron dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping Diamicron

Obat-obatan jenis apapun berpotensi menimbulkan efek samping, begitu juga dengan Diamicron. Beberapa efek samping yang mungkin timbul dari obat Diamicron adalah sebagai berikut ini:

  • Sakit perut
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sembelit
  • Diare
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Sensitivitas kulit terhadap matahari meningkat

Efek samping lain yang lebih serius namun lebih jarang muncul meliputi:

  • Ruam dan gatal pada kulit
  • Hipoglikemia (gula darah rendah)
  • Gangguan hati
  • Kenaikan berat tubuh yang tak terduga
  • Sesak napas
  • Kejang
  • Reaksi alergi
  • Hilang kesadaran

Efek samping di atas tidak selalu terjadi. Efek samping juga akan hilang dengan sendirinya ketika berhenti minum obat. Efek samping juga dapat terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien yang tentunya berbeda-beda.

Jika Anda merasakan gejala efek samping berat atau reaksi alergi dari penggunaan obat ini, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Interaksi Obat Diamicron

Interaksi obat dapat terjadi ketika Diamicron digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu. Interaksi obat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Berikut adalah jenis obat yang sebaiknya tidak digunakan bersama dengan Diamicron:

  • Obat diabetes lain
  • Tablet steroid
  • Obat antijamur seperti flukonazol dan klaritromisin
  • Ibuprofen, aspirin, paracetamol
  • Obat asma seperti salbutamol
  • Obat untuk terapi hormon
  • Antibiotik, terutama miconazole
  • Obat-obatan untuk mengobati masalah jantung dan tekanan darah tinggi.

Daftar obat di atas kemungkinan bukan merupakan daftar lengkap. Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep, non-resep, hingga herbal. Konsumsi alkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari.

Diskusikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat Diamicron untuk menghindari interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Diamicron

Diamicron termasuk ke dalam jenis obat keras yang penggunaannya harus melalui resep dokter. Ikuti petunjuk penggunaan obat ini dengan seksama untuk menjaga keamanannya. Berikut adalah beberapa hal lain yang perlu menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Diamicron:

  • Jangan gunakan obat Diamicron pada pasien yang hipersensitif pada Gliclazide dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini. Waspada jika Anda memiliki riwayat alergi pada obat sejenis.
  • Hindari penggunaan obat ini apabila Anda memiliki kondisi seperti diabetes tipe 1, diabetes yang tidak stabil, ketoasidosis diabetik, penyakit ginjal parah, dan penyakit hati parah.
  • Penggunaan pada ibu hamil sebaiknya dihindari karena dapat memberikan efek samping pada janin. Umumnya dokter akan menyarankan pemberian insulin sebagai pengganti.
  • Efek samping dan efektivitas obat ini pada anak-anak tidak diketahui. Jangan berikan obat ini pada anak usia di bawah 18 tahun.

 

Sumber:

  1. DIAMICRON 60 mg MR – https://www.nps.org.au/medicine-finder/diamicron-60-mg-mr-modified-release-tablets#before-you-take-diamicron-60-mg-mr diakses 2 Juli 2019
  2. Diamicron MR 30 mg – https://www.medicines.org.uk/emc/product/1321/pil diakses 2 Juli 2019
  3. Diamicron – https://chealth.canoe.com/drug/getdrug/diamicron diakses 2 Juli 2019
  4. Gliclazide – https://www.nhs.uk/medicines/gliclazide/ diakses 2 Juli 2019

DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi