Terbit: 27 May 2016
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Nama: Amoxicillin

Amoxcillin – Modifikasi Dosis, Keamanan untuk Kehamilan dan Menyusui

Modifikasi Dosis Amoxicillin

Keterlibatan ginjal: pasien dengan gangguan fungsi ginjal secara umum membutuhkan dosis yang diturunkan.

Dalam hal ini, Glomerulus Filtration Rate (GFR) adalah patokan yang digunakan untuk mengetahui penurunan fungsi ginjal.

  • GFR <30 mL/menit: jangan menerima sediaan obat immediate release atau extended release
  • GFR 10–30 mL/menit: diberikan 250–500 mg setiap 12 jam, tergantung keparahan infeksi
  • GFR <10 mL/menit: diberikan dosis 250–500 mg setiap 24 jam, tergantung keparahan infeksi
  • Pada pasien hemodiialisis: pemberian amoksisilin 250–500 mg setiap 24 jam, tergantung keparahan infeksi. Pasien sebaiknya menerima obat tambahan selama dan pada saat dialisis selesai, jangan gunakan produk amoksisilin extended release

Pngunaan Amoxicillin pada Ibu Hamil

Keamanan untuk kehamilan: kategori B

Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: Secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B: Mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: Digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: Digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: Jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: Tidak ada informasi

Penggunaan Amoxicillin pada Ibu Menyusui

Hati-hati digunakan untuk ibu menyusui karena obat dapat keluar melalui ASI.

Amoxicillin :   1   2   3   4

DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi