Terbit: 13 April 2022 | Diperbarui: 9 August 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Saat puasa Ramadan, waktu makan cenderung berkurang menjadi dua kali saja, yakni saat berbuka puasa dan sahur. Dampaknya, tubuh mungkin kekurangan nutrisi atau mineral-mineral penting. Lantas, kapan sebaiknya minum vitamin agar tubuh tetap sehat dan bugar saat puasa? Yuk, cari tahu dalam penjelasan di bawah ini!

Kapan Waktu Paling Tepat Minum Vitamin saat Bulan Puasa?

Perlukah Minum Vitamin saat Puasa?

Minum vitamin selama puasa Ramadan diperlukan karena puasa membatasi makan dan minum seharian. Meskipun memberikan banyak manfaat, puasa juga dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, hilangnya otot, penurunan berat badan, terutama pada mereka yang pola makannya buruk.

Mengonsumsi vitamin saat berpuasa dapat membantu mencegah dampak tersebut dan membuat tubuh tetap berenergi. Idealnya, pilihlah formula yang menyediakan setidaknya 100 persen vitamin dan mineral yang tercantum pada label vitamin.

Kapan Waktu yang Tepat Minum Vitamin saat Puasa?

Dengan minum vitamin, maka tubuh akan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan meskipun tidak mengonsumsi makanan dan minuman apapun dalam waktu yang lama. Hanya saja, tidak semua vitamin bekerja dengan cara yang sama sehingga Anda harus mengonsumsinya di waktu yang tepat.

Ada dua golongan vitamin yang dapat dikonsumsi saat puasa, berikut di antaranya:

1. Vitamin yang larut dalam lemak

Waktu terbaik untuk minum vitamin yang larut dalam lemak adalah dengan setelah berbuka puasa. Vitamin yang larut dalam lemak dilarutkan dalam tubuh menggunakan lemak, kemudian dibawa ke aliran darah  dan melakukan fungsi-fungsi penting. Vitamin larut dalam lemak, termasuk vitamin A, vitamin K, vitamin D, dan vitamin E.

Ketika tubuh mendapatkan vitamin yang larut dalam lemak berlebih, vitamin akan disimpan sebagai cadangan di hati. Vitamin ini paling baik dikonsumsi dengan makanan yang mengandung lemak atau minyak jenuh guna membantu menyerapnya.

2. Vitamin yang larut dalam air

Vitamin yang larut dalam air dapat menyerap paling baik ketika perut kosong. Itu artinya bahwa waktu minum vitamin ini saat bulan puasa paling baik ketika sahur, yaitu 30 menit sebelum makan atau dua jam setelah makan.

Vitamin yang larut dalam air sehingga tubuh dapat menggunakannya. Golongan vitamin yang larut dalam air adalah vitamin C, semua vitamin B (vitamin B2, B6, dan B12), dan folat (asam folat).

Tubuh membutuhkan jumlah vitamin yang dibutuhkan dan membuang sisanya melalui urine. Karena tubuh tidak menyimpan vitamin ini, sebaiknya rutin mengonsumsi suplemen ini.

Meskipun vitamin dapat membantu tubuh tetap sehat, bukan berarti Anda bisa mengonsumsi vitamin dengan dosis yang sembarangan. Pastikan untuk mengonsumsinya sesuai dengan aturan minum yang tertera pada label atau sesuai anjuran dokter.

Baca Juga: Dari Bibir Kering Hingga Badan Lemas, Ini 10 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin Saat Puasa

Hal yang Harus Diperhatikan Minum Vitamin saat Puasa

Suplemen vitamin bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan. Namun, seseorang bisa mengalami overdosis dengan vitamin tertentu, dan beberapa memang menyebabkan efek samping.

Oleh karena itu, waspadai kemungkinan interaksi antara vitamin dan obat resep sedang dikonsumsi. Misalnya, jangan menggabungkan suplemen vitamin K dengan warfarin pengencer darah (Coumadin). Juga, jangan mengonsumsi lebih dari dosis vitamin yang disarankan.

Apabila sedang hamil, jangan coba-coba untuk menggandakan dosis vitamin prenatal. Misalnya, jika membutuhkan zat besi tambahan, minum vitamin prenatal dan suplemen zat besi tambahan.

Jika menggandakan vitamin prenatal, tubuh akan mendapatkan terlalu banyak vitamin A, hal ini dapat berbahaya bagi janin.

Waspadai pula makanan lain yang Anda konsumsi sehingga tidak mendapatkan terlalu banyak vitamin. Ini dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan. Perbanyak makan sereal, produk susu yang diperkaya, dan produk biji-bijian yang ditambahkan vitamin.

Pastikan untuk selalu berhati-hati terhadap apa yang Anda konsumsi apabila sedang hamil atau menyusui. Kebanyakan suplemen belum diuji dengan baik untuk keamanan pada janin.

Baca Juga: Begini Aturan Minum Vitamin yang Benar dan Aman

Vitamin yang Perlu Diminum saat Puasa

Terkadang puasa dapat mengurangi asupan nutrisi untuk tubuh. Oleh karena itu, penting bahwa selama jam berbuka puasa atau sahur dengan makan makanan bernutrisi penting atau Anda bisa mendapatkannya dari suplemen vitamin.

Ada empat kelompok nutrisi yang perlu dikonsumsi saat puasa, termasuk:

  • Vitamin-D. Apabila Anda tidak mendapatkan cukup sinar matahari sepanjang hari, pastikan untuk makan makanan sumber vitamin D saat sahur atau berbuka puasa. Jika masih kekurangan vitamin ini di dalam makanan, minumlah suplemen vitamin D yang memperkuat kekebalan hingga memperkuat tulang.
  • Magnesium. Suplemen yang membantu menjaga fungsi neurologis utama dan memastikan bahwa sinyal dari tubuh ke otak dan cara lain bekerja dengan baik. Magnesium juga dapat memastikan puasa tidak membuat lelah dan menghindari kram otot saat melakukan aktivitas fisik yang berat.
  • Zat besi. Ini adalah mineral penting untuk membantu membangun sel darah merah, mengangkut oksigen ke berbagai bagian tubuh, dan memastikan tubuh bekerja secara efisien. Jika tubuh kekurangan zat besi, puasa akan terasa berat.
  • Omega-3. Lemak tak jenuh ini sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, otak, dan mata, serta menangkal risiko depresi, kecemasan, dan penyakit jantung.

Nah, itulah rekomendasi waktu minum vitamin saat puasa hingga hal yang harus diperhatikan agar ibadah puasa Anda lancar! Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. 2020. 4 Supplements You Must Have When You Do Intermittent Fasting. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/diet/4-supplements-you-must-have-when-you-do-intermittent-fasting/photostory/76425872.cms. (Diakses pada 13 April 2022)
  2. Picincu, Andra. 2019. How to Take Vitamins While Fasting. https://www.livestrong.com/article/262739-how-to-take-vitamins-while-fasting/. (Diakses pada 13 April 2022)
  3. Watson, Kathryn. 2018. When is the Best Time to Take Vitamins?. https://www.healthline.com/health/best-time-to-take-vitamins. (Diakses pada 13 April 2022)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi