Terbit: 25 November 2021 | Diperbarui: 8 Desember 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ingin liburan saat pandemi COVID-19 tapi masih takut atau ragu? Tenang! Ada tips yang bisa kamu terapkan selama berwisata, sehingga tetap bisa menikmati liburan. Yuk, selengkapnya simak tipsnya berikut ini.

8 Tips Aman Liburan saat Pandemi COVID-19

Tips Liburan saat Pandemi COVID-19

Semakin banyak orang divaksinasi dan bahkan anjurkan untuk mencegah penyebaran COVID-19, melakukan perjalanan mungkin jauh lebih aman daripada sebelum divaksin. Namun, masih tetap harus melakukan tindakan pencegahan dengan menjalani protokol kesehatan.

Jika tidak divaksinasi lengkap dan liburan bersama orang yang tidak divaksinasi (seperti anak di bawah usia 5 tahun), sangat penting mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan risiko. 

Berikut ini tips aman liburan saat pandemi:

1. Ketahui tingkat kasus COVID-19 di tempat Anda tinggal

Meskipun divaksinasi, tetap penting untuk mengetahui tingkat kasus COVID-19 di tempat di mana Anda tinggal. Jika kasusnya tinggi, Anda berisiko lebih tinggi terkena COVID-19, meskipun gejala infeksi biasanya tidak terlalu parah.

Jika Anda dan keluarga bepergian dengan pesawat, kereta api, atau bus dari tempat di mana banyak orang terinfeksi COVID-19, kemungkinan akan lebih tinggi bahwa penumpang di dekat Anda dapat terinfeksi. Untuk pencegahan, mungkin menggunakan kendaraan pribadi.

2. Ketahui tingkat kasus COVID-19 di tempat tujuan Anda

Tidak hanya tempat tinggal Anda, ketahui pula tingkat infeksi di tempat tujuan Anda. Jika menuju ke lokasi yang tinggi kasus COVID-19, peluang Anda untuk tertular meningkat, bahkan jika sudah divaksinasi.

Sebagai tips liburan saat pandemi, Anda dapat mengakses situs web covid19.go.id atau Global Epidemics, yang menampilkan tingkat tes positif suatu area.

3. Pertimbangkan status vaksinasi dan kondisi kesehatan Anda

Sebelum bepergian, penting untuk mempertimbangkan beberapa hal, termasuk status vaksinasi, risiko COVID-19 yang parah karena usia atau kondisi kesehatan, bersama siapa Anda bepergian, atau tempat yang dikunjungi. Mungkin saja mereka memiliki sistem imun yang terganggu dan rentan COVID-19 bahkan jika sudah divaksinasi.

Dalam kasus ini, berkerumun di bandara yang sibuk atau pergi ke resort yang ramai wisatawan mungkin berisiko. Tempat terpencil dan tidak ramai menjadi rekomendasi liburan saat pandemi yang kemungkinan aman untuk Anda.

4. Melakukan tes tiga hari sebelum liburan

Jika Anda atau orang yang bepergian dengan Anda belum divaksinasi, tips liburan saat pandemi adalah dengan melakukan tes COVID-19 satu hingga tiga hari sebelum pergi liburan. Langkah ini untuk mengurangi kemungkinan Anda tanpa sadar membawa virus ke tempat tujuan Anda.

Centers for Disease Control (CDC) menganjurkan orang yang tidak divaksinasi untuk melakukan tes kembali tiga hingga lima hari setelah bepergian, serta karantina selama tujuh hari.

Baca Juga: 10 Cara Menjaga Diri dan Keluarga dari COVID-19

5. Menentukan moda transportasi yang aman

Untuk siapa pun yang tidak divaksinasi atau berisiko tinggi COVID-19 berat, para ahli menganggap menggunakan kendaraan pribadi sebagai bentuk transportasi paling aman. Ini terutama jika perjalanannya dalam sehari, karena kemungkinan minim berinteraksi dengan orang lain.

Menggunakan transportasi udara juga relatif aman. Sampai sekarang, maskapai mewajibkan penumpang memakai masker dalam pesawat. Sedangkan bepergian dengan bus mungkin  membutuhkan kewaspadaan yang tinggi jika Anda tidak divaksinasi, karena sistem ventilasi mungkin tidak sebaik yang ada di pesawat.

6. Pertimbangkan beberapa saktor saat makan di luar

Ketika kasaus COVID-19 tinggi, para ahli menjelaskan bahwa makan di dalam restoran mungkin tidak aman, untuk itu disarankan agar wisatawan makan di luar atau dibawa pulang. Langkah ini penting, terutama untuk orang yang belum divaksinasi atau yang memiliki sistem imun lemah.

Ketika liburan di masa pandemi, besar kemungkinan untuk makan di luar, seperti restoran. Makan di dalam ruangan yang ramai kerumunan bisa meningkatkan risiko, terutama saat kasus infeksi COVID-19 sedang tinggi dan belum divaksinasi.

7. Tetap waspada jika belum divaksinasi sepenuhnya

Saat sedang liburan, mungkin Anda merasa bebas di kehidupan sehari-hari jika sudah divaksinasi lengkap. Tetapi jika Anda tidak sepenuhnya divaksinasi, tidak ada perlindungan yang baik untuk mencegah virus corona.

Bagi mereka yang berisiko terinfeksi, penting untuk mengikuti protokol kesehatan, termasuk mencuci tangan secara teratur, menjaga jarak enam kaki dengan orang lain, menghindari kerumunan, dan yang terpenting adalah mengenakan masker.

Baca Juga: 11 Tips Menginap di Hotel saat Pandemi COVID-19

8. Mempraktikan 3M

Selama liburan di masa pandemi, selalu terapkan 3M. Kepanjangan 3M adalah menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Berikut ini penjelasannya:

  • Menggunakan masker. Mengenakan masker dapat melindungi diri sendiri dan orang lain, karena mencegah masuknya droplet yang keluar saat batuk, bersin, dan berbicara.
  • Mencuci tangan. Selalu membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir membuat virus mati. Lakukanlah 6 langkah mencuci tangan dengan benar minimal selama 20 detik.
  • Menjaga jarak. Droplet yang keluar ketika kita batuk (jika tidak memakai masker) dapat meluncur sampai 2 meter dan bersin sampai 6 meter. Oleh sebab itu, jaga jarak untuk mengurangi risiko tertular.

Baca Juga: 11 Cara Mengatasi Stres di Masa Pandemi COVID-19 (Ampuh)

Itu dia tips liburan saat pandemi COVID-19 yang harus Anda terapkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. 5 Ways To Keep Your Holidays Safe During The COVID-19 Pandemic. https://pandsclinic.com/5-ways-to-keep-your-holidays-safe-during-the-covid-19-pandemic/ (Diakses pada 25 November 2021)
  2. Irawati, T. 2020. Liburan Aman di Masa Pandemi. https://promkes.kemkes.go.id/liburan-aman-di-masa-pandemi (Diakses pada 25 November 2021)
  3. Landau, Meryl D. 2021. Holiday Travel in COVID-19 Times: 10 Safety Tips. https://www.everydayhealth.com/coronavirus/tips-for-traveling-during-the-covid-19-pandemic/ (Diakses pada 25 November 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi