Terbit: 20 August 2019 | Diperbarui: 20 September 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Bagi kaum adam Mr P adalah organ vital yang sangat penting. Namun apabila terdapat benjolan pada  Mr P, apakah berbahaya? Tahukah Anda meskipun benjolan pada Mr P memang perlu mendapatkan perhatian yang lebih khusus, tetapi ada pula benjolan yang memang muncul secara normal. Salah satu benjolan ini adalah pearly penile papules, atau mungkin lebih dikenal di masyarakat dengan sebutan papula penis mutiara.

Benjolan Mutiara Kecil di Penis, Normalkah?

Apa Itu Pearly Penile Papules (Papula Penis Mutiara)?

Pearly penile papules merupakan benjolan-benjolan kecil yang muncul disekitaran leher-kepala penis yang berbentuk seperti jerawat/mutiara kecil. Dalam dunia medis penyakit ini memiliki banyak nama lain seperti papillomatosis corona penis, corona capillitii, hirsuties coronae glandis, papillae coronis glandis dan hirsutoid papillomas.

Pearly penile papules cukup umum ditemui pada 14-48% populasi pria, terutama pada pria remaja/ lelaki dewasa muda dan jarang ditemukan pada anak-anak. Namun seiring dengan bertambahnya usia, prevalensi penyakit ini menurun dan jarang ditemukan. Menurut penelitian National Center for Biotechnology Information (NCBI) dikatakan bahwa pearly penile papules jarang ditemukan pula pada pria yang telah disunat.

Penyebab Pearly Penile Papules

Pearly penile papules kadang dianggap sebagai tanda penyakit menular seksual atau dampak dari kurangnya menjaga kebersihan daerah selangkangan. Padahal, hal ini bukanlah akibat dari suatu infeksi atau penyakit lain yang mendasarinya.

Pearly Penile Papules sendiri merupakan suatu variasi kondisi anatomi yang normal, yang dapat terjadi pada sebagian besar pria dewasa dan menghilang seiring dengan bertambahnya usia. Benjolan ini dilaporkan lebih umum terjadi pada pria Afrika-Amerika

Gejala Pearly Penile Papules

Pada dasarnya, pearly penile papule tidak memiliki gejala khusus. Seseorang yang mengalami penyakit ini hanya akan mengeluhkan timbulnya Benjolan-benjolan kecil seperti mutiara pada leher-kepala penis (corona).

Namun terkadang benjolan ini juga akan memberikan rasa tidak percaya diri/ minder terhadap pasangannya dari segi estetik-kosmetik, sehingga dapat menyebabkan stress yang berlebihan pada sebagian pria

Meskipun pearly penile papule memiliki kemiripan dengan kutil kelamin, setiap pria yang mengalami gejala lain disamping benjolan harus berkonsultasi dengan dokter. Gejala lainnya tersebut misalnya munculnya rasa gatal, rasa tidak nyaman, atau lain sebagainya.

Diagnosis Pearly Penile Papules

Mendiagnosis pearly penile papule dapat dilakukan dengan cara pemeriksaan fisik secara kasat mata, yang di mana akan tampak benjolan-benjolan kecil pada sekitaran leher-kepala penis (corona), benjolan ini memiliki ukuran antara 1-4 mm.

Benjolan pearly penile papule mirip dengan benjolan pada penyakit menular seksual lainnya seperti kutil kelamin, moluskum kontagiosum, lichen nitidus, dan sebaceous hyperplasia. Kondisi yang membedakannya adalah pearly penile papule tidak memiliki rasa nyeri, gatal, terbakar atau lain sebagainya.

Pada pemeriksaan dermoskopi, pearly penile papule akan tampak membentuk pola seperti anggur dengan warna putih atau merah muda. Sedangkan, pada pemeriksaan secara mikroskopis, akan tampak seperti bintang dengan jaringan parut yang nyata yang tersusun secara konsentris. 

Pengobatan Pearly Penile Papules

Karena pearly penile papule merupakan variasi kondisi anatomi yang normal dan dapat menghilang dengan bertambahnya usia, perawatan dan pengobatan khusus tidak diperlukan. Namun terkadang pasien akan merasa sangat stress dan malu dari segi estetik-kosmetik, sehingga perawatan pearly penile papule biasanya diperlukan untuk kasus tersebut.

Berikut ini adalah beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi pearly penile papules, di antaranya:

1. Laser

Perawatan dengan operasi laser menggunakan karbon dioksida umumnya aman dan relatif efektif, karena metode laser ini akan bekerja melunakan papul/ benjolan dengan menggunakan energi inframerah.

2. Radiosurgery

Radiosurgery adalah operasi dengan menggunakan radiasi dengan tujuan menciptakan suatu radikal bebas pada sel target, namun karena sifatnya yang menyeluruh, sel sehat yang ada disekitarnya juga dapat ikut rusak. Terapi dengan radiasi ini tidak lebih akurat atau efektif daripada operasi laser karbon dioksida.

3. Cryosurgery

Prosedur ini menggunakan suhu ekstrem (sangat dingin) untuk menghilangkan jaringan papula di penis.

4. Operasi eksisi

Merupakan metode konvensional yang dimana seorang ahli bedah menggunakan pisau bedah (scapel) untuk mengangkat benjolan satu per satu. Perawatan dengan metode ini lebih cenderung menyebabkan jaringan parut.

Semua prosedur bedah disertai dengan risiko dan manfaat. Sebelum menjalani operasi apa pun, pastikan Anda memiliki pemahaman penuh tentang seperti apa pemulihannya dan hal-hal lainnya yang mungkin terjadi.

Beberapa orang mungkin akan tergoda untuk mencoba salep topikal yang dijual bebas atau obat rumahan. Sebelum mencoba salah satu dari perawatan tersebut, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Antonius Hapindra Kasim

Sumber:

  1. https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/1557988316654138
  2. https://www.healthline.com/health/pearly-penile-papules#causes
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK442028/

DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi