Terbit: 17 January 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Mie instan adalah makanan yang populer di seluruh dunia karena mudah dibuat dan rasanya enak. Dibalik rasa dan kemudahan yang ditawarkan, beberapa penderita diabetes mungkin ragu untuk mengonsumsinya. Simak faktanya di artikel berikut ini.

Penderita Diabetes Makan Mi Instan, Bolehkah? Cek di Sini

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Mi Instan?

Pada umumnya, mie instan mengandung tepung, garam, dan minyak kelapa sawit. Selain itu, bumbu mie instan sendiri terdiri dari garam, bumbu, dan monosodium glutamat (MSG).

Meskipun memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan tipe pasta lain, tetapi mie instan memiliki kandungan protein dan serat yang rendah. Sebagian besar nutrisi yang terdapat dalam makanan ini adalah karbohidrat. 

Serat dan protein dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga Anda akan makan lebih sedikit dan menurunkan kalori yang dikonsumsi. 

Sementara itu, ketika mengonsumsi mie instan, Anda mungkin akan merasa tidak puas dan cepat lapar. Akhirnya, Anda akan makan lebih banyak kalori daripada seharusnya.

Baca Juga: Penderita Diabetes Bisa Mengalami Hipertensi, Benarkah Berkaitan?

Selain itu, mie instan juga dikategorikan sebagai makanan dengan indeks glikemik tinggi, dengan nilai lebih dari 70. Artinya, mie instan dapat menyebabkan lonjakan gula darah setelah konsumsinya. 

Padahal, penderita diabetes disarankan untuk konsumsi makanan yang tinggi nutrisi tapi rendah lemak dan kalori. Ketika Anda makan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan tubuh, maka tubuh akan mengalami kenaikan gula darah yang tidak diinginkan. 

Bukan berarti Anda tidak boleh konsumsi mie instan sama sekali, sebaiknya batasi konsumsi mie instan tidak lebih dari 2 sampai 3 porsi per minggu karena kandungan karbohidrat dan natrium di dalamya. Langkah ini akan membantu Anda untuk menjaga gula darah. 

Mie instan juga mengandung beberapa mikronutrien yang diperlukan tubuh seperti zat besi dan folat. Beberapa mie instan juga dilengkapi dengan vitamin B1 dan vitamin B2. 

Baca JugaPenyebab dan Cara Mengatasi Bisul pada Penderita Diabetes

Tips Konsumsi Mi Instan Bagi Penderita Diabetes

Setelah mengetahui berbagai kandungan di dalamnya dan pengaruhnya pada kesehatan, namun keinginan untuk konsumsi mie instan begitu besar, Anda dapat membuatnya menjadi lebih sehat.

Berikut beberapa cara yang dapat dicoba untuk membuat mie instan yang Anda konsumsi menjadi lebih sehat:

1. Tambahkan Makanan Protein Tinggi

Menambahkan protein ke dalam seporsi mie instan akan meningkatkan nilai nutrisinya. Selain itu, langkah ini juga dapat membuat Anda lebih kenyang dan merasa puas sehingga tidak ingin makan terus menerus. Hasilnya, nilai gula darah juga akan terjaga.

Anda dapat menambahkan makanan yang memiliki kandungan protein tinggi tetapi rendah lemak. Beberapa bahan makanan yang bisa dijadikan pilihan, antara lain telur, tahu, polong-polongan, dan dada ayam.

2. Tambahkan Sayuran

Sayuran merupakan sumber serat yang baik untuk pencernaan. Serat dapat membantu makanan bergerak lebih lambat di usus, sehingga kehadirannya dapat mencegah lonjakan gula darah. 

Selain itu, sayuran juga mengandung vitamin yang dapat bertindak sebagai antioksidan seperti beta karoten, vitamin C, dan vitamin E. Vitamin ini dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. 

Beberapa sayuran yang dapat Anda tambahkan antara lain brokoli, wortel, bayam, dan tauge.

3. Menggunakan Setengah Bumbu

Bumbu pada mie instan mengandung penyedap yang tinggi natrium. Konsumsi makanan yang tinggi natrium dapat meningkatkan tekanan darah. Jika hal ini berlangsung secara terus menerus, maka akan terjadi risiko hipertensi.

Untuk mengurangi konsumsi natrium berlebihan, Anda bisa mencoba untuk menggunakan setengah bumbu mie instan. Anda dapat menggantinya dengan beragam rempah dan bahan lain yang alami untuk meningkatkan rasanya. 

 

  1. Anonim. 2021. Diabetes Diet: Create Your Healthy-Eating Plan. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-diet/art-20044295. (Diakses pada 16 Januari 2023).
  2. Anonim. 2022. Fiber: The Carb That Helps You Manage Diabetes. https://www.cdc.gov/diabetes/library/features/role-of-fiber.html. (Diakses pada 16 Januari 2023). 
  3. Dunkin, Marry Anne. 2021. Super Foods for Optimal Health. https://www.webmd.com/food-recipes/antioxidants-your-immune-system-super-foods-optimal-health. (Diakses pada 16 Januari 2023).
  4. Fletcher, Jenna. 2021. Everything To Know About Carbs And Diabetes. https://www.medicalnewstoday.com/articles/carbs-and-diabetes. (Diakses pada 16 Januari 2023).
  5. Link, Rachael. 2017. Are Instant Noodles Bad for You? https://www.healthline.com/nutrition/instant-noodles. (Diakses pada 16 Januari 2023).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi