Terbit: 6 October 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Sensasi perut panas setelah makan pedas bisa dinetralisir dengan makanan atau minuman tertentu, misalnya pepaya atau susu. Jika Anda sering mengalami keluhan panas di perut setelah makan makanan pedas, yuk, simak penyebab hingga cara mengatasinya berikut ini.

11 Cara Mengatasi Perut Panas setelah Makan Pedas

Penyebab Perut Panas setelah Makan Pedas

Makanan pedas menjadi salah satu penyebab perut mengalami sensasi panas. Hal ini karena kandungan capsaicin yang secara alami terdapat dalam cabai. Ketika capsaicin bersentuhan dengan lapisan lambung (mukosa), bahan kimia ini menempel pada reseptor rasa sakit, yang mengirimkan sinyal ke otak akan sensasi panas atau sakit.

Namun, makanan pedas tidak bermasalah bagi semua orang. Faktanya, mengonsumsi cabai dalam jangka panjang terbukti memperbaiki ketidaknyamanan di perut dan gejala mulas. Satu penelitian telah menunjukkan bahwa capsaicin sebenarnya mencegah tukak lambung dengan menghambat sekresi asam, meningkatkan aliran darah ke mukosa, dan merangsang sekresi lendir, yang melindungi lapisan lambung.

Cara Mengatasi Perut Panas setelah Makan Pedas

Perut panas selepas makan makanan pedas dapat menyebabkan ketidaknyamanan di perut dan bahkan mengganggu hari Anda. Untungnya, sensasi panas bisa dinetralisir dengan makanan dan minuman tertentu yang mudah Anda temukan.

Berikut ini daftar tips mengatasi perut panas setelah makan pedas:

1. Menambahkan Susu

Capsaicin adalah bahan kimia dalam cabai kerap mengikat dirinya ke senyawa dalam susu, yang membantu menetralkan sensasi panas.

Guna meminimalisir panas di perut, tambahkan sesendok yoghurt atau bahkan sedikit susu atau krim ke makanan pedas. Namun, untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan produk susu tinggi lemak.

Berhati-hatilah ketika menambahkan dan kemudian memasak susu dengan api yang lebih tinggi, karena dapat mengental.

2. Hidangkan Bersama Makanan Berpati

Makan berbumbu pedas dapat memicu sensasi panas di perut. Efek ini bisa Anda minimalisir dengan memadukan makanan pedas dengan makanan berpati, termasuk roti, nasi putih, dan kentang rebus.

Pati memiliki penghalang alami antara capsaicin dan mulut, yang menyerap sebagian dalam prosesnya. Oleh sebab itu, ini adalah cara terbaik ketika makan makanan pedas.

3. Menambahkan asam

Asam dari makanan dapat membantu menetralkan kadar pH minyak pedas, dan mengurangi sebagian dari rasa pedas. Bahan-bahan asam ini termasuk air lemon atau jeruk nipis, cuka, anggur, tomat, dan bahkan nanas.

4. Teh peppermint

Secara medis, daun peppermint dapat mengatasi masalah pencernaan, seperti sindrom iritasi usus, kram gastrointestinal, mual, muntah, sakit perut, dan gas.

Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa teh peppermint juga dapat membantu mengatasi masalah perut, beberapa bukti telah mengaitkan mengonsumsi suplemen peppermint untuk mengurangi gejala mulas, refluks asam, muntah, sakit kepala tegang, dan sakit perut.

Untuk minuman teh herbal, campurkan 1 sendok makan daun peppermint kering ke dalam 1 gelas air mendidih selama 10 menit, kemudian saring. Lalu minum selagi masih hangat.

5. Jahe

Menurut penelitian, jahe dianggap efektif dalam mengobati gangguan di perut seperti muntah, mual, mulas, dan mabuk perjalanan. Meskipun jahe aman bagi kebanyakan orang, tetapi wanita hamil sebaiknya membatasi asupannya hingga 1 gram sehari, sementara bayi di bawah usia 2 tahun biasanya tidak boleh diberi produk jahe. 

Jahe dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, termasuk tablet kunyah, kapsul herbal, atau teh. Untuk membuat teh jahe, cukup memotong irisan jahe segar dan masukan ke dalam secangkir air panas.

6. Madu mentah

Raw honey atau madu mentah mengandung enzim, termasuk enzim pencernaan seperti diastases, invertases, protease yang membantu memecah pati, gula, dan protein.

Jika mengonsumsi banyak karbohidrat dan protein dengan rasa pedas dan membuat perut sakit, minumlah sesendok madu mentah untuk melancarkan proses pencernaan.

Madu mentah juga dapat menetralkan capsaicin di perut. Hal ini karena gula dalam madu mentah akan menyerap minyak pedas yang menghentikan sensasi panas di perut.

7. Lemak

Mengonsumsi selai kacang, minyak zaitun, atau cokelat susu adalah salah satu cara mengatasi perut panas setelah makan pedas. Semuanya ini memiliki lemak dan minyak yang akan membantu menenangkan efek capsaicin dalam perut.

Mengingat tujuannya membantu menetralkan sensasi panas di perut, penting untuk tidak mengonsumsi lemak berlebih karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

8. Pisang dan alpukat

Makanlah buah lembut dan bergizi seperti pisang dan alpukat ketika perut terasa panas akibat  makanan pedas dan berminyak. Tekstur yang halus dari kedua buah ini bisa membantu mengikat capsaicin dari reseptor rasa sakit. Ini membantu meredakan mulas dan sensasi panas di perut.

9. Pepaya

Meskipun tidak banyak terkait dengan makanan pedas, namun pepaya mengandung dua enzim bernama papain dan chymopapain, yang bekerja seperti enzim pencernaan untuk memecah protein. Mengonsumsi pepaya segar dapat menetralisir efek pedas atau panas dari asupan protein di perut.

10. Arang aktif

Roti panggang menjadi makanan yang baik dan toleran untuk perut sakit. Ini karena roti bakar yang sedikit gosong bekerja lebih baik untuk meredakan sakit perut. Arang aktif dalam roti bakar akan mendeteksi dan menyerap racun di perut.

Arang aktif mengikat asam penyebab asam lambung, gangguan pencernaan, dan kembung. Namun, arang aktif tidak dianjurkan bagi mereka yang sedang hamil atau sering mangalami sakit perut.

11. Biji adas dan jintan

Biji adas mengandung trans-Anethole yang memiliki sifat antiperadangan. Dengan demikian, biji-adas dapat meredakan pembengkakan, sensasi panas di perut, dan pencernaan. Biji-bijian ini juga bekerja untuk mengendurkan otot-otot di perut dan usus.

Biji jintan juga dikenal sebagai adas meridian, merupakan obat herbal yang bagus untuk masalah pencernaan seperti gas, kembung, mulas, dan kejang ringan di perut dan usus.

Itulah cara mengatasi sensasi perut panas setelah makan makanan pedas yang bisa Anda lakukan di rumah. Jika perut sering panas akibat makanan pedas atau tidak kunjung hilang setelah mencoba tips di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mencari tahu penyebab dan cara mengobatinya.

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. How To Cool Down Spicy Food. https://gran.luchito.com/food/how-to-cool-down-spicy-food/
  2. Connolly, Brian. Tanpa Tahun. Remedies for Upset Stomach from Spicy Food. https://www.livestrong.com/article/521984-remedies-for-upset-stomach-from-spicy-food/
  3. Hasan, SM Kamal. Tanpa Tahun. How To Neutralize Spicy Food In Stomach In 14 Ways. https://wholesomealive.com/how-to-neutralize-spicy-food-in-stomach/ (Diakses pada 6 Oktober 2021)
  4. Patterson, James. 2018. Stomach Pain After Eating Spicy Food. https://www.livestrong.com/article/286244-stomach-pain-after-eating-spicy-food/ (Diakses pada 6 Oktober 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi