Terbit: 22 April 2022 | Diperbarui: 28 April 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Paracetamol adalah obat yang umum untuk mengatasi nyeri dan demam. Obat ini tergolong obat bebas sehingga dapat digunakan tanpa resep dokter. Paracetamol sering kali dikonsumsi setelah makan. Namun, apakah boleh minum paracetamol sebelum makan? Temukan jawabannya melalui ulasan berikut.

Minum Paracetamol Sebelum Makan, Apakah Aman?

Bolehkah Minum Paracetamol Sebelum Makan?

Paracetamol tergolong obat analgesik atau pereda nyeri. Oleh karena itu, obat ini kerap kali menjadi andalan ketika rasa nyeri tiba-tiba Anda rasakan.

Selain itu, paracetamol juga dapat membantu menurunkan suhu tubuh yang tinggi saat demam. Karena alasan itu, obat ini seakan sudah menjadi obat yang wajib ada di rumah Anda.

Paracetamol tergolong aman digunakan tanpa resep dokter. Kendati begitu, Anda tetap harus memperhatikan aturan penggunaan obat.

Pada umumnya, anjuran konsumsi paracetamol adalah setelah makan. Jika Anda menggunakan obat ini atas resep dokter, kemungkinan dokter juga akan menganjurkan Anda untuk mengonsumsinya setelah makan berat.

Namun, bagaimana jika rasa nyeri tiba-tiba menyerang sebelum Anda sempat mengonsumsi makanan? Bolehkah minum paracetamol sebelum makan?

Melansir National Health Service (NHS) paracetamol dapat digunakan dengan atau tanpa makanan. Ini artinya, minum paracetamol sebelum makan aman-aman saja untuk dilakukan.

Keamanan konsumsi paracetamol sebelum makan tentu saja beralasan. Sebab, obat ini diketahui aman bagi lambung dan tidak mengiritasinya.

Namun demikian, paracetamol tidak sama dengan ibuprofen. Meski sama-sama termasuk obat pereda nyeri, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi ibuprofen dalam keadaan perut kosong.

Melansir Healthline, minum ibuprofen sebelum makan dapat meningkatkan efek samping gastrointestinal (GI) atau gangguan pencernaan, meskipun risikonya cukup rendah.

Kendati begitu, efek samping ibuprofen tersebut tidak akan terjadi pada setiap orang. Hal tersebut akan bergantung pada individu dan faktor risiko tertentu.

Baca JugaAmankah Penggunaan Ibuprofen untuk Ibu Hamil?

Tetap Waspadai Efek Samping yang Mungkin Timbul

Meski tergolong aman, minum obat paracetamol sebelum ataupun sesudah makan harus sesuai anjuran dosis.

Pada dewasa, dosis umum penggunaan paracetamol adalah sebagai berikut:

  • Satu sampai dua tablet (500 mg) dalam sehari.
  • Berikan jeda setiap 4 jam.
  • Dalam sehari dosis maksimal penggunaan obat adalah 4 tablet.

Apabila konsumsi paracetamol tidak sesuai dosis, ada berbagai kemungkinan efek samping yang dapat terjadi, seperti:

  • Demam rendah yang disertai mual, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan.
  • Urine dan feses berwarna gelap.
  • Mata dan kulit menguning.

Efek samping paracetamol di atas tergolong serius. Jadi, bila Anda mengalaminya, segera hentikan penggunaan obat, lalu konsultasikan kepada dokter.

Selain itu, penggunaan paracetamol yang melebihi dosis akan menimbulkan berbagai dampak buruk sebagai berikut:

  • Tanda awal: kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, berkeringat, dan kebingungan atau kelemahan.
  • Gejala lanjutan: nyeri di perut bagian atas, urine berwarna gelap, dan menguningnya kulit atau bagian putih mata.

Baca JugaEfek Samping Paracetamol & Petunjuk Penggunaan yang Benar

Tips Aman Konsumsi Paracetamol

Agar paracetamol memberikan manfaat sesuai harapan, perhatikan beberapa hal di bawah ini:

  • Gunakan sesuai dosis yang tertera. Bila Anda mengonsumsinya atas anjuran dokter, ikuti aturan penggunaan yang disarankan. Hindari mengurangi ataupun menambah dosis tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.
  • Hindari penggunaan jika memiliki alergi terhadap obat ini.
  • Konsultasikan kepada dokter terkait penggunaan paracetamol apabila Anda memiliki berbagai kondisi, seperti penyakit hati atau ginjal, kecanduan alkohol, epilepsi, tuberkulosis, atau sedang mengonsumsi golongan obat pengencer darah.
  • Jangan mengonsumsi paracetamol dengan obat lain yang mengandung paracetamol. Hal ini dapat meningkatkan risiko overdosis.
  • Bagi wanita hamil dan menyusui, konsultasikan kepada dokter sebelum menggunakan obat.
  • Hindari konsumsi berlebihan karena akan mengakibatkan overdosis. Efek samping yang timbul akibat overdosis paracetamol bisa sangat parah.

Nah, kini Anda sudah tahu keamanan minum paracetamol sebelum makan. Perhatikan tips menggunakan paracetamol di atas agar manfaat obat ini dapat Anda peroleh secara optimal. Semoga bermanfaat!

 

  1. Anonim. 2021. Paracetamol. https://www.drugs.com/paracetamol.html. (Diakses pada 22 April 2022).
  2. Anonim. Paracetamol for Adults. https://www.nhs.uk/medicines/paracetamol-for-adults/#. (Diakses pada 22 April 2022).
  3. Anonim. Paracetamol. https://www2.hse.ie/conditions/paracetamol/. (Diakses pada 22 April 2022).
  4. Deibe, Izzie. 2021. Can You Take Paracetamol on An Empty Stomach? https://www.express.co.uk/life-style/health/1480869/can-you-take-paracetamol-on-empty-stomach-evg. (Diakses pada 22 April 2022).
  5. Ghoshal, Malini. 2019. Is It Bad to Take Ibuprofen on an Empty Stomach? https://www.healthline.com/health/ibuprofen-on-empty-stomach. (Diakses pada 22 April 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi