Terbit: 7 Maret 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Jika berbicara soal bulu ketiak banyak orang merasa jijik, apalagi jika bulu tumbuh panjang dan lebat. Padahal, bulu pada ketiak memiliki peran penting bagi kesehatan. Lantas, apa manfaat bulu ketiak sebenarnya? Simak keterangan lengkapnya di bawah ini.

4 Manfaat Bulu Ketiak yang Penting untuk Anda Tahu

Mengapa Bulu Ketiak Tumbuh?

Bulu ketiak, seperti juga bulu di beberapa bagian tubuh yang lain, muncul sejak seseorang mengalami pubertas—umumnya pada usia 12-15 tahun—sehingga dapat menjadi salah satu tanda pubertas. Dibanding pria, seorang wanita mengalami pertumbuhan bulu ketiak lebih dulu

Kondisi ini dipengaruhi hormon yang bernama androgen. Semakin tinggi androgen, semakin banyak pula bagian tubuh yang ditumbuhi rambut. Hormon ini dikeluarkan oleh indung telur pada wanita dan testikel pada laki-laki. Androgen juga memengaruhi aroma tubuh dan kesiapan seksual seseorang. 

Manfaat Bulu Ketiak bagi Kesehatan

Dibalik penampilannya yang mungkin menganggu, bulu ketiak ternyata menyimpan beberapa fungsi, di antaranya:

1. Menambah feromon

Feromon adalah zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan memainkan peran penting terhadap daya tarik seksual. Bulu ketiak mengeluarkan aroma yang mengandung feromon. Artinya, bulu ketiak dapat membantu Anda menemukan pasangan.

Hal ini terutama merupakan manfaat bulu ketiak pada laki-laki karena seorang pria lebih umum memelihara memelihara bulu ketiaknya daripada mencukurnya hingga habis seperti perempuan. Bau badan laki-laki juga umumnya lebih kuat dibandingkan perempuan.

Dengan membiarkan bulu ketiak tumbuh, seseorang akan mengeluarkan bau badan yang lebih banyak. Keringat yang terjebak oleh bulu ketiak akan mempertahankan bau badan tersebut dan membuat feromon lebih kuat.

2. Mengurangi stres

Pernahkah Anda merasa stres, tertekan, sedih karena masalah pekerjaan atau hal lain—kemudian mencoba memeluk pasangan dan merasakan ketenangan? Efek menenangkan ini ternyata disebabkan oleh bau badan pasangan.

Sebuah studi yang melibatkan 96 pasangan membuktikan bahwa bau badan alami seseorang dapat menurunkan tingkat stres. Pada penelitian tersebut, relawan pria diminta tidak memakai deodoran selama 24 jam dan memakai baju seperti biasa.

Setelah itu partisipan perempuan diminta membaui baju pasangan lalu mengerjakan beberapa tes, termasuk tes tertulis dan wawancara kerja setingan.

Saat dites kembali, partisipan mengalami stres yang lebih rendah dibandingkan sebelum mencium aroma tubuh pasangannya. Bulu ketiak membuat aroma badan dan feromon bertahan lebih lama di tubuh dan pakaian

Baca Juga: 12 Cara Memutihkan Ketiak Hitam yang Alami dan Medis (Efektif)

3. Mengurangi gesekan kulit

Ketiak merupakan lipatan di antara lengan dan tubuh. Kulit pada ketiak sering kali lembap dan gesekan antar kulit dapat mengakibatkan rasa tidak nyaman.

Bulu ketiak mencegah kontak langsung antar kulit terutama saat seseorang beraktivitas berat. Misalnya, saat berlari atau melakukan pekerjaan yang menimbulkan banyak keringat.

Sedikit banyak fungsi bulu ketiak ini mirip dengan bulu kemaluan yang mengurangi gesekan kulit saat melakukan aktivitas seksual.

4. Memengaruhi kondisi kesehatan

Ternyata memelihara bulu ketiak juga dapat mencegah terjadinya beberapa kondisi yang merugikan kesehatan. Menghilangkan bulu ketiak dengan cara mencabutnya dapat mengakibatkan rusaknya folikel dan jaringan rambut di bawah kulit.

Sementara mencukur bulu ketiak dapat mengakibatkan iritasi, luka akibat pisau cukur, jerawat, bentol di area ketiak, kondisi kulit yang menghitam, dan reaksi alergi (jika pisau cukur tidak bersih).

Efek lainnya yang cukup mengganggu adalah tenggelamnya sisa rambut ke dalam kulit. Hal ini kerap terjadi pada seseorang yang sering mencukur bulu ketiaknya. Rambut yang tenggelam tersebut dapat menyebabkan benjolan kecil yang menghitam, rasa ngilu  di bawah kulit, hingga iritasi.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Ketiak yang Mudah dan Alami

Pada akhirnya, memutuskan untuk membiarkan atau mencukur bulu ketiak selalu kembali kepada pribadi masing-masing. Beberapa orang suka merasakan efek bersih dan berkeringat lebih sedikit dari ketiak yang bebas bulu.

Namun ada pula yang lebih nyaman membiarkan ketiaknya memiliki rambut. Namun, perlu diketahui bahwa bulu ketiak memiliki manfaat yang penting. Diantaranya untuk memperkuat feromon, mencegah gesekan kulit dan mengurangi risiko terluka/infeksi.

 

  1. Anonim. 2021. Keeping Your Armpit Hair May Have Health Advantages. https://www.beautyhub.ph/skin/underarm-care/armpit-hair-benefits/. (Diakses pada 5 Maret 2022).
  2. Anderson, Jen. 2020. 13 Things to Know Before Getting an Underarm Wax. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/underarm-waxing. (Diakses pada 5 Maret 2022).
  3. Resnick, Ariane. 2022. The Real Health Benefits of Not Shaving Under Your Arms. https://www.byrdie.com/health-benefits-of-not-shaving-under-your-arms-5088866. (Diakses pada 5 Maret 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi