Terbit: 27 April 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Selain konsumsi langsung, manfaat buah kurma bisa Anda dapatkan lewat mengonsumsi sari kurma. Ketahui kandungan dan manfaat sari kurma dalam penjelasan di bawah ini.

13 Manfaat Sari Kurma, Baik untuk Penderita Anemia hingga Ibu Hamil

Kandungan Sari Kurma

Sebagian besar kalori dalam sari kurma berasal dari karbohidrat. Sementara itu, sisanya dalam jumlah yang sedikit berasal dari protein.

Tidak hanya kalori, sari kurma kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi, berbagai vitamin, dan mineral penting.

Secara umum, berikut ini adalah berbagai kandungan yang ada di dalam sebanyak 1 sendok teh (21 gram) sari kurma:

  • Kalori: 59 gram.
  • Kalsium: 8.2 mg.
  • Kalium: 137.8 mg.
  • Karbohidrat total: 16 gram.
  • Serat: 1.7 gram.
  • Gula: 13 gram.
  • Protein: 0.5 gram.
  • Natrium: 0.4 mg.
  • Zat besi: 0.2 mg.

Sari kurma kaya akan kandungan gula alami. Tidak jarang, hal ini memicu anggapan bahwa konsumsinya tidak baik bagi penderita diabetes.

Pada kenyataannya, sari kurma menyimpan sejumlah zat gizi yang berkhasiat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar. Khasiat ini juga berlaku bagi penderita diabetes.

Baca Juga15 Manfaat Buah Zuriat, Tingkatkan Kesuburan hingga Imun Tubuh

Manfaat Sari Kurma untuk Kesehatan

Sari kurma dibuat dengan bahan 100 persen kurma. Ini artinya, manfaat yang didapatkan tubuh sama seperti ketika Anda makan buahnya secara langsung.

Selain itu, banyak orang menggunakannya sebagai pemanis pengganti gula karena memiliki efek yang lebih sedikit untuk mengganggu keseimbangan gula darah.

Berikut ini adalah beberapa manfaat sari kurma yang berguna bagi tubuh, di antaranya:

1. Menjadi Sumber Energi yang Baik

Manfaat sari kurma yang pertama adalah menjadi sumber energi, terutama bagi Anda yang mengalami kelesuan. Kehadiran energi tinggi di dalamnya dapat dikaitkan dengan kadar gula yang tinggi.

Meski tinggi akan gula, Anda tidak perlu khawatir karena gula yang terkandung di dalamnya tergolong alami, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa.

Sebuah studi yang diterbitkan di International Journal of Food Sciences and Nutrition menunjukkan bahwa kurma dapat membantu tubuh mendapatkan kembali energi dengan segera.

2. Menjaga Kesehatan Otak

Manfaat sari kurma berikutnya adalah kemampuannya untuk menjaga kondisi otak tetap optimal. Menurut sebuah penelitian, buah kurma adalah sumber serat makanan yang baik dan kaya akan fenolat serta antioksidan alami seperti seperti anthocyanin, asam ferulic, asam protocatechuic, dan asam caffeic.

Beberapa senyawa tersebut memiliki potensi untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer dan demensia.

3. Mengatasi Sembelit

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Agriculture and Food Chemistry menunjukkan bahwa buah kering ini memiliki tingkat serat makanan dan serat tak larut yang tinggi.

Serat tidak larut yang ditemukan pada kurma meningkatkan sistem pencernaan yang sehat dengan membuat tinja lebih padat dan membantu meredakan gejala sembelit.

Makanan yang kaya serat sangat penting untuk meningkatkan pergerakan usus yang sehat dan memastikan perjalanan makanan yang nyaman melalui saluran usus.

Baca JugaAmankah Penderita Diabetes Minum Jus Buah? Kenali Aturannya

4. Mencegah Gangguan Usus

Selain mengobati sembelit, manfaat sari kurma lainnya adalah menjaga kesehatan usus. Khasiat ini hadir berkat kandungan serat dan asam amino.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan serat yang tidak larut dan larut serta berbagai asam amino di dalamnya dapat merangsang pencernaan makanan dan memastikan perjalanan cepat melalui saluran pencernaan.

Bahkan, menurut studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition Review ini, serat juga dapat membantu merawat kondisi seperti penyakit refluks gastroesofageal (GERD), divertikulitis, dan wasir.

5. Membantu Mengatasi Anemia

Kurma adalah salah satu sumber nutrisi zat besi yang baik. Tubuh yang kekurangan akan zat gizi ini rentan terhadap anemia. Kondisi ini ditandai dengan kelelahan, pusing, kuku rapuh, dan sesak napas.

Oleh karena itu, meningkatkan asupan makanan yang kaya akan zat besi seperti kurma dapat membantu meringankan gejala anemia. Namun, penelitian untuk mengevaluasi peran langsung dalam pengobatan anemia masih terbatas.

6. Mencegah Penyakit Jantung

Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Agricultural and Food Chemistry mengungkapkan, konsumsi kurma efektif untuk mengurangi kadar trigliserida dan mengurangi stres oksidatif. 

Keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung dan atherogenesis, penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak pada dinding pembuluh darah

Selain itu, khasiat sari buah kurma adalah menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke serta penyakit terkait kardiovaskular lainnya.

Baca Juga9 Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan Tubuh

7. Mengatasi Disfungsi Seksual

Manfaat sari kurma berikut ini harus menjadi perhatian khususnya para laki-laki. Ya, penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi buah ini dapat mengatasi masalah disfungsi ereksi.

Studi yang dilakukan pada hewan mengungkapkan bahwa kurma mampu meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Penelitian lain mengungkapkan, kurma juga digunakan untuk mengobati infertilitas pria.

Oleh karena itu, jika sedang mencari cara mudah untuk meningkatkan libido dan fungsi seksual, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi sari kurma karena sifat afrodisiak yang ada di dalamnya.

Meski bermanfaat, konsultasi dengan dokter diperlukan diperlukan untuk menentukan perawatan terbaik dalam mengatasi disfungsi seksual.

8. Mengatasi Gangguan Penglihatan pada Malam Hari

Jika tubuh Anda kekurangan vitamin A, salah satu masalah yang bisa terjadi adalah kebutaan di malam hari.

Agar hal ini tidak terjadi, salah satu cara alami yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi sari kurma. Buah kurma kaya akan karotenoid, senyawa yang dapat membantu mencegah kebutaan di malam hari dan menjaga kesehatan mata secara umum.

9. Membantu Mengobati Diare Kronis

Kurma adalah salah satu buah yang kaya akan kalium. Makanan yang kaya akan kalium dapat membantu menggantikan dan melengkapi elektrolit yang mungkin hilang karena diare kronis. 

Selain itu, karena kandungan seratnya tinggi, manfaat sari kurma dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mengurangi diare kronis sudah tidak diragukan lagi.

10. Mengurangi Risiko Kanker Kolorektal

Sebuah penelitian mengungkapkan, konsumsi kurma dapat membantu memperlambat perkembangan dan penyebaran sel kanker kolorektal. Selain itu, buah ini juga menunjukkan aktivitas antitumor.

Meski begitu, mekanisme pastinya masih belum diketahui sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga10 Buah Rendah Kalori yang Cocok untuk Diet

11. Menjaga Kesehatan Tulang

Manfaat sari kurma yang jarang diketahui adalah kemampuannya untuk menjaga kesehatan tulang. Hal ini diungkap oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di Journal of Critical Reviews di Food Science and Nutrition.

Menurut penelitian tersebut, sejumlah besar mineral seperti fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium yang ditemukan dalam buah-buahan kering menjadikannya makanan yang dapat memperkuat tulang dan melawan penyakit, misalnya osteoporosis.

12. Menghilangkan Gejala Rhinitis Alergi

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kurma memiliki dampak positif pada seseorang yang mengalami rhinitis alergi. Ini merupakan peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi. 

Penelitian yang diterbitkan di Inflammatory Research mengungkapkan, imunoterapi kurma efektif mengurangi beberapa tanda peradangan pada pasien dengan kondisi ini.

13. Mempercepat Proses Persalinan

Manfaat sari kurma untuk ibu hamil adalah kemampuannya mendorong bumil untuk melakukan persalinan normal.

Sari kurma dapat menjadi salah satu terapi non-farmakologis yang memicu kinerja hormon oksitosin untuk mempercepat persalinan kala satu. Hormon oksitosin adalah hormon yang dapat menyebabkan kontraksi pada rahim.

Nah, itulah berbagai khasiat sari kurma yang bisa didapatkan tubuh. Meski buah ini memiliki banyak manfaat, penelitian tentangnya masih terbatas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang lebih lengkap untuk menilai manfaatnya secara menyeluruh.

Anda juga harus mengingat bahwa buah ini memiliki kadar gula yang tinggi. Seseorang yang sedang mengelola gula darah seperti penderita diabetes harus memperhatikan total asupan gula ketika mengonsumsi sari kurma. Jadi, pastikan untuk membatasi konsumsinya, ya!

 

  1. Anonim. Date Syrup. https://www.nutritionix.com/food/date-syrup. (Diakses pada 11 Agustus 2023).
  2. Astutti, Lestari Puji, dkk. 2018. Manfaat Sari Sari Kurma dalam Mempercepat Persalinan Kala 1. https://www.researchgate.net/publication/333345702_MANFAAT_SARI_SARI_KURMA_DALAM_MEMPERCEPAT_PERSALINAN_KALA_1. (Diakses pada 11 Agustus 2023).
  3. Nagdeve, Meenakshi. 2021. 13 Proven Health Benefits Of Dates. https://www.organicfacts.net/health-benefits/fruit/health-benefits-of-dates.html. (Diakses pada 11 Agustus 2023).
  4. Nall, Rachel. 2023. Are Dates Healthful?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322548. (Diakses pada 11 Agustus 2023).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi