Terbit: 3 June 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami masyarakat Indonesia adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Selain karena dipengaruhi faktor keturunan, hipertensi juga bisa terjadi akibat gaya hidup yang buruk seperti sering stres atau menerapkan pola makan yang tidak sehat. Masalahnya adalah, menurunkan tekanan darah tinggi tidak mudah untuk dilakukan.

5 Cara Turunkan Hipertensi Tanpa Obat

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan tekanan darah

Mengingat hipertensi jika tidak diturunkan bisa berujung pada serangan jantung dan stroke yang mematikan, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi obat-obatan penurun hipertensi yang diberikan oleh dokter secara rutin. Hanya saja, jika kita tidak diberi obat oleh dokter, kita bisa melakukan perubahan gaya hidup demi menurunkan tekanan darah.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menurunkan tekanan darah tanpa harus minum obat.

  1. Rutin melakukan jalan cepat

Sebenarnya, berjalan kaki termasuk dalam olahraga yang paling direkomendasikan oleh pakar kesehatan demi menjaga kondisi tubuh. Meski terlihat ringan untuk dilakukan, berjalan kaki telah terbukti mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh, termasuk bagi jantung dan pembuluh darah.

Bagi penderita hipertensi, mereka juga bisa mulai rutin berjalan kaki demi menurunkan tekanan darah dalam tubuhnya. Hanya saja, mereka diminta untuk melakukan jalan cepat demi membantu jantung mendapatkan oksigen dengan jauh lebih efektif. Hal ini tentu akan membuat organ ini tidak bekerja dengan terlalu keras demi memompa darah ke seluruh tubuh.

Pakar kesehatan menyarankan penderita hipertensi untuk melakukan jalan cepat setidaknya 30 menit setiap hari. Jika ingin mendapatkan manfaat lebih besar, jarak atau kecepatan berjalan bisa semakin ditambah.

  1. Rutin melakukan latihan pernapasan

Salah satu cara yang paling efektif untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan melakukan latihan pernapasan layaknya yoga, taichi, qigong, dan lain-lain-lain. Latihan pernapasan ini bisa menurunkan kadar hormon stres yang bisa mempengaruhi tekanan darah. Selain itu, rutin melakukan latihan pernapasan juga terbukti baik bagi kesehatan mental tubuh.

Latihan pernapasan bisa dilakukan dua kali sehari, yakni 5 menit di waktu pagi dan 5 menit di waktu malam. Latihan ini biasanya disertai dengan penarikan napas dalam-dalam sambil menenangkan pikiran.

  1. Makan cokelat

Salah satu camilan yang paling enak dan digemari siapa saja ini ternyata cukup ampuh untuk mengatasi hipertensi, lho. Hanya saja, cokelat yang bisa memberikan manfaat ini adalah cokelat hitam atau dark chocolate. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan flavanol yang tinggi di dalamnya. Kandungan inilah yang bisa memperbaiki kondisi pembuluh darah sehingga berimbas pada menurunnya tekanan darah dengan efektif.

Berdasarkan sebuah penelitian, diketahui bahwa 18 persen penderita hipertensi yang rutin makan cokelat hitam bisa mengalami penurunan tensi dengan signifikan.

  1. Banyak bergerak saat bekerja

Salah satu penyebab utama munculnya masalah hipertensi adalah kurang gerak. Khususnya saat kita bekerja sambil menatap layar dan duduk dalam waktu yang lama. Sebagai informasi, jika kita hanya bekerja tanpa banyak bergerak selama 41 jam dalam seminggu, maka risiko terkena hipertensi bisa meningkat hingga 15 persen.

Cobalah untuk selalu menyempatkan diri melakukan peregangan, berdiri, berjalan kaki, atau setidaknya menikmati pemandangan di luar tempat kerja. Jika pergi ke lantai tempat kerja yang berbeda, gunakanlah tangga demi tubuh yang lebih aktif saat bekerja.

  1. Mengonsumsi makanan tinggi kalium

Makanan tinggi kalium seperti kentang, pisang, dan berbagai sayuran dan buah-buahan tertentu bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan efektif. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kalium dalam menurunkan hipertensi dan faktor risikonya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi