Terbit: 10 Januari 2022 | Diperbarui: 11 Januari 2022
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Berkendara di musim hujan terkadang menjadi salah satu situasi yang sulit bagi beberapa pengemudi. Jalan basah dan jarak pandang yang berkurang memengaruhi cara seseorang menguasai kendaraan. Simak tips berkendara aman di musim hujan, selengkapnya di bawah ini.

9 Tips Aman Berkendara di Musim Hujan, Wajib Diperhatikan!

Berbagai Tips Berkendara di Musim Hujan

Mengemudi saat hujan bisa berbahaya, terutama jika Anda tidak mengetahui kondisi jalanan dan karakter kendaraan. Hal inilah yang membuat kondisi hujan sering kali dikaitkan dengan tingkat kecelakaan yang lebih tinggi.

Berikut adalah beberapa tips aman berkendara saat musim hujan, di antaranya:

1. Menurunkan Kecepatan

Berkendara saat hujan membuat Anda perlu memperhitungkan waktu perjalanan yang lebih lama karena lalu lintas cenderung bergerak lambat.

Hydroplaning paling sering terjadi ketika kendaraan melaju terlalu cepat, oleh karena itu memperlambat laju kendaraan adalah langkah yang tepat.

Hydroplaning adalah suatu kondisi dimana ban mobil sulit menapak permukaan jalan saat melintasi genangan air. Kondisi ini membuat ban tidak menyentuh jalan akan tetapi justru berjalan di atas permukaan air, hal inilah yang membuat kendaraan sulit dikendalikan.

2. Jangan Terlalu Dekat dengan Kendaraan Lain

Anda harus selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan yang ada di depan. Jarak yang tidak terlalu dekat membuat Anda memiliki lebih banyak waktu untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi di depan. Pastikan dengan saksama lampu rem kendaraan yang ada di depan Anda.

3. Nyalakan Lampu

Jika wiper depan sudah dalam posisi ON, lampu depan kendaraan juga harus menyala. Selain membantu meningkatkan visibilitas, cahaya lampu juga memudahkan kendaraan lain melihat Anda.

Hal ini dapat mencegah terjadinya tabrakan yang disebabkan akibat minimnya jarak pandang. Begitu juga pengendara motor harus memastikan lampu depan, belakang, dan lampu sein berfungsi baik.

4. Hindari Penggunaan Lampu Hazard

Salah satu hal yang sering dilakukan pengendara saat hujan lebat adalah menyalakan hazard, dengan tujuan agar mobil Anda terlihat oleh orang lain. Sebenarnya, penggunaan lampu hazard pada kondisi tersebut kurang tepat karena lampu ini harusnya digunakan saat kendaraan berhenti.

Menyalakannya di saat hujan lebat justru membuat pengendara di belakang Anda bingung, terutama jika Anda ingin melakukan melakukan manuver.

Saat berbelok atau berpindah jalur, nyalakan lampu sein agar kendaraan di belakang Anda memiliki cukup waktu untuk melambat.

Baca Juga: 8 Cara Mencegah Penyakit di Musim Hujan 

5. Hindari Penggunaan Rem dan Manuver Dadakan

Berkendara aman di musim hujan lainnya yang penting untuk diperhatikan adalah menggunakan rem dengan tepat. Jika memungkinkan hindari menggunakan rem terlalu kencang.

Selain itu, hindari gerakan secara tiba-tiba dan berkendaralah dengan tenang. Ketahui juga jalan mana yang kemungkinan besar akan banjir dan ambil rute yang berbeda jika menghadapi hujan lebat.

6. Periksa Kondisi Ban

Ban memiliki fungsi yang sangat penting bagi sebuah kendaraan. Dalam kondisi hujan, ban memberikan traksi dan menjaga kendaraan tetap stabil. Periksa tapak dan tekanan ban untuk memastikan Anda siap menerjang jalan basah.

7. Menjaga Ventilasi Tetap Baik

Salah satu masalah yang umum dihadapi oleh pengendara saat hujan adalah jendela kendaraan menjadi berkabut. Meski begitu, sebagian besar teknologi kendaraan saat ini sudah bisa mengatasi kondisi tersebut.

Teknologi ventilasi pada mobil akan mengurangi kabut yang berkembang di bagian dalam jendela dan kaca depan. Jika kabut di jendela tidak berkurang dan Anda sulit untuk melihat jalanan, sepertinya Anda perlu menepi dan tunggu hingga hujan reda.

8. Tetap Fokus

Mengemudi saat hujan membuat situasi berkendara menjadi tidak ideal, salah satunya karena jarak pandang pengemudi yang terbatas. Inilah sebabnya mengapa pengemudi harus lebih waspada dan sadar akan bahaya yang mungkin muncul kapan saja.

Dalam situasi seperti itu, waktu reaksi pengemudi menjadi sangat penting, oleh karena itu hindari gangguan apa pun saat mengemudi.

9. Bawa Jas Hujan

Bagi pengendara motor sudah wajib untuk selalu bawa jas hujan untuk nerjaga-jaga bila hujan mendadak. Pilih jas hujan setelah yang lebih aman daripada jas hujan model kelelawar yang berisiko tersangkut di jalan.

Pastikan juga Anda pakai jaket dan helm sesuai standar SNI. Meneduh saja bila hujan sangat lebat disertai angin dan petir.

Nah, itulah berbagai tips berkendara di musim hujan agar Anda tetap aman sepanjang perjalanan. Bila hujan sangat deras dan Anda tidak yakin mampu menyetir, mohon berhenti hingga hujan reda.

 

  1. Myers, Brandon. 2021. 21 Tips for Driving Safely in the Rain. https://www.defensivedriving.org/dmv-handbook/drive-safely-rain/. (Diakses pada 10 Januari 2022).
  2. Pallarco, Francis G. 2021. 8 Useful Driving Tips for the Rainy Season. https://www.c-magazine.com/features/8-useful-driving-tips-for-the-rainy-season/. (Diakses pada 10 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi