Terbit: 27 Agustus 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu masalah kesehatan yang rentan menyerang para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah morning surge. Kondisi ini ditandai dengan melonjaknya tekanan darah di pagi hari. Biasanya, penderita morning surge adalah yang sudah berusia lanjut. Yang menjadi masalah adalah, kondisi ini bisa memicu stroke atau penyakit jantung yang mematikan.

Bahaya Morning Surge Pada Hipertensi

Meski penderita hipertensi memiliki tekanan darah yang normal saat sore atau malam hari, mereka tetap saja rentan terkena kondisi morning surge ini. Tak percaya? Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2003 silam membuktikan bahwa dalam beberapa kasus, perbedaan tekanan darah saat pagi hari dan malam hari bisa mencapai 55 mmHg. Hal inilah yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa morning surge cenderung lebih sering menyerang orang Asia daripada orang Eropa. Karena alasan inilah penderita hipertensi sangat disarankan untuk mengukur tekanan darahnya secara rutin dan memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah agar senantiasa mengontrol kondisi kesehatannya.

Sebenarnya, apa penyebab dari kondisi morning surge ini? NCBI menyebutkan bahwa kondisi ini sepertinya terkait dengan cedera yang terjadi pada organ tubuh. Kondisi ini memang cenderung rentan terjadi pada mereka dengan usia lanjut serta orang yang memiliki hobi mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok. Selain cedera pada organ dalam tubuh, kemunculan hormon kortisol, hormon yang membuat kita terbangun dan waspada di pagi hari juga ikut mempengaruhi kondisi tekanan darah.

Mengingat adanya kemungkinan hal ini menyebabkan penyakit berbahaya. Penderita hipertensi yang sudah mengalami morning surge sebaiknya segera memeriksakan kondisi ini ke dokter demi mendapatkan obat yang tepat. Pastikan untuk rutin mengonsumsinya demi menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi normal dan tidak mengalami lonjakan dengan berlebihan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi