Terbit: 26 February 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Mungkin namanya terdengar asing di telinga. Namun gowok adalah buah asli Indonesia yang kaya nutrisi. Manfaat buah gowok sangat beragam, dari masalah kulit hingga potensi antikanker. Buah ini juga dapat dikonsumsi langsung maupun dijadikan selai yang lezat.

Manfaat Buah Gowok, Buah Langka Kaya Vitamin

Mengenal Apa Itu Buah Gowok

Gowok atau kupa adalah buah bundar kecil berwarna ungu gelap berukuran 2-3 cm. Buah ini tumbuh bergerombol di batang dan cabang pohonnya. Daging buahnya berwarna putih agak merah jambu hingga merah. Rasanya asam segar.

Buah ini memiliki nama latin Syzygium polycephalum. Manfaat gowok bagi kesehatan sangat beragam, namun buah ini semakin langka dan sulit ditemukan. 

Gowok biasa dikonsumsi langsung atau dijadikan sirup dengan mencampur daging buahnya ke dalam air panas dan gula. Daging buah gowok yang dihaluskan juga dapat dijadikan selai atau dicampurkan pada resep kue. 

Buah gowok juga enak dijadikan campuran rujak. Daunnya dijadikan obat tradisional sementara batangnya dapat dijadikan bahan perabotan. Tinggi pohonnya dapat menjulang hingga 20 meter.

Buah yang masih berkerabat dengan jamblang ini masih bisa ditemui di pasar-pasar tradisional walaupun kian jarang. Gowok dapat berbuah sepanjang tahun. Namun paling banyak di musim penghujan antara bulan November hingga April.

Kandungan Nutrisi Buah Gowok 

Gowok kaya akan zat antioksidan seperti vitamin C, vitamin A, betakaroten dan gallic acid.  Gowok juga sumber karbohidrat, serat pangan, kalsium, fosfor, zat besi, dan vitamin B kompleks.

Sementara saponin, polifenol, dan flavonoid di dalamnya adalah antiradang yang sangat ampuh.

Manfaat Buah Gowok bagi Kesehatan 

Dengan kandungan nutrisi yang sangat tinggi, gowok digunakan untuk berbagai masalah kesehatan. Berikut adalah manfaat buah gowok!

1. Mengatasi masalah pencernaan

Buah gowok memiliki manfaat mengobati diare. Kandungan vitamin dan mineral di dalamnya mampu membasmi bakteri jahat dan menyeimbangkan jumlah bakteri baik di dalam usus. 

Selain buahnya, daunnya yang mengandung saponin juga bermanfaat dalam mengatasi diare.

2. Mengatasi penuaan dini

Buah ini tinggi vitamin C yang merupakan antioksidan. Vitamin C adalah zat gizi penting dalam menjaga kekenyalan kulit. 

Mendorong produksi kolagen dan mencerahkan kulit. Paduan vitamin C dan polifenol juga merupakan nutrisi penting yang menjadikan kulit tetap lembut, mengurangi kerutan serta mengatasi efek jelek sinar ultraviolet.

3. Mengobati penyakit kulit

Daun gowok bermanfaat untuk mengobati penyakit kulit seperti gatal-gatal dan kudis. Caranya adalah dengan menumbuk daun hingga halus dan mengusapkannya ke bagian kulit yang bermasalah.

4. Mengatasi jerawat

Buah gowok yang dihaluskan dan dijadikan masker sangat baik mengatakan jerawat. Namun jangan mengaplikasikannya pada jerawat yang meradang. 

Setelah didiamkan hingga mengering segera bersihkan wajah dan lanjutkan dengan perawatan kulit seperti biasa.

5. Mempercepat penyembuhan

Buah yang kaya akan antioksidan ini sangat baik untuk mempercepat pemulihan tubuh setelah sakit. Gowok juga memperkuat imunitas tubuh. 

Baca Juga: Manfaat Buah Garcinia Cambogia untuk Kesehatan

6. Mencegah tukak lambung

Walaupun rasanya asam ternyata gowok dapat menjaga kadar asam lambung. Penggunaannya hampir sama dengan lemon. Yaitu dengan mencampurkan daging buahnya dengan air panas dan meminum airnya setelah suam-suam kuku.

7. Mengatasi konstipasi

Gowok kaya akan serat pangan alami yang ampuh mengatasi konstipasi. Dengan mengkonsumsi buah ini, kebutuhan tubuh akan serat dapat terpenuhi.

8. Menyehatkan kandungan

Manfaat buah gowok bagi ibu hamil juga sangat penting. Zat besi dan fosfor membantu mengatasi anemia dan memperlancar peredaran darah ke plasenta.

Kalsiumnya mencegah gigi keropos dan ngilu yang sering dialami ibu hamil. Sementara vitamin C dan antioksidan memperkuat imunitas ibu dan janinnya.

9. Potensi Antikanker

Manfaat buah gowok atau kupa yang sangat penting adalah sebagai anti kanker. Antioksidannya membantu mengatasi peradangan dan inflamasi di dalam tubuh. Inflamasi adalah salah satu pemicu timbulnya kanker.

Antioksidan gowok juga mempercepat regenerasi sel. Membuat sel kanker tidak dapat berkembang dengan leluasa.

Regenerasi sel ini juga akan mempercepat pemulihan pasien setelah kemoterapi. Karena proses kemo seringkali tidak hanya membunuh sel yang rusak tetapi juga berefek pada sel yang sehat.

10. Mencegah stroke

Fosfor adalah mineral penting yang menjaga peredaran darah tetap lancar dan tekanan darah tetap normal. Gowok juga mampu mencegah peradangan pada pembuluh darah. 

Peredaran darah yang lancar akan memperkecil kemungkinan seseorang terserang stroke dan penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Banyak Disukai, Ini 7 Manfaat Rujak Buah bagi Kesehatan!

11. Aman bagi penderita diabetes

Kandungan gula pada gowok sangat minim sehingga aman bagi penderita diabetes. Rasanya memang asam dan jika ingin lebih manis dapat ditambahkan sesendok teh madu. 

12. Mencegah osteoporosis

Kalsium dan fosfor di dalam gowok membantu menguatkan tulang dan menjaga kepadatannya. Keduanya juga sangat diperlukan dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak-anak.

13. Melawan infeksi

Vitamin C, vitamin A, dan antioksidan lainya di dalam gowok sangat ampuh dalam melawan infeksi kuman penyakit. Gowok juga menjadi buah dengan antivirus yang ampuh. Mengkonsumsi gowok dapat memenuhi asupan harian vitamin dan mikronutrien lainnya,

Menilik ragam manfaat gowok bagi kesehatan, buah ini sangat pantas dilestarikan. Buah khas Indonesia ini tidak kalah kandungan vitaminnya dari buah-buahan import. Dengan membudidayakannya kembali akan semakin banyak orang yang dapat merasakan manfaatnya.

 

  1. Specialty Produce. 2021. Gowok Fruit. https://specialtyproduce.com/produce/Gowok_Fruit_16663.php. (Diakses pada 25 Februari 2022).
  2. Steemit. 2018. Fruit Gowok (Syzygium polycephalum). https://steemit.com/steem/@ryana/fruit-gowok-syzygium-polycephalum-ab96a27269414. (Diakses pada 25 Februari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi