Terbit: 24 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Rujak adalah salah satu salad buah tradisional Indonesia yang populer di dunia. Kuliner ini juga terkenal di Malaysia dan Singapura dengan nama rojak buah. Campuran buah potong dengan sambal kacang memberi rasa pedas asam dan manis. Selain enak dan menyegarkan, ternyata ada banyak sekali manfaat rujak buah bagi kesehatan. Mari simak penjelasannya di bawah ini!

Banyak Disukai, Ini 7 Manfaat Rujak Buah bagi Kesehatan!

Manfaat Rujak Buah bagi Kesehatan

Selain vitamin dan serat dari buah-buahannya, rujak juga mengandung kalori, protein, dan mineral dari sambal kacangnya. Paling tidak, untuk seporsi rujak buah (200 gram) mengandung 243 kalori dan 11,98 protein dari sambalnya saja. Nutrisi penting berikutnya adalah berbagai zat gizi, nutrisi, dan asam amino dari buah-buahannya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat rujak buah bagi kesehatan:

1. Mangga

Satu porsi mangga mengandung 100 gram kalori dan 25 gram karbohidrat. Selain itu, buah manis ini mengandung Vitamin C tinggi, protein, Vitamin A, vitamin K , Vitamin B6, serta potasium.

Mangga sangat penting dalam membantu proses pencernaan karena seratnya yang tinggi. Mangga yang digunakan pada rujak biasanya belum terlalu matang, sehingga tidak mengandung gula berlebihan. Artinya, aman bagi para penderita diabetes.

Selain itu mangga juga membantu sirkulasi darah, meningkatkan energi, menstimulasi sistem kekebalan tubuh, dan mengoptimalkan metabolisme.

Kandungan kalium ternyata sangat baik untuk melindungi kesehatan jantung dan menstabilkan tekanan darah. Sementara vitamin A melindungi mata dan jaringan lunak pada tubuh.

2. Nanas

Mengkonsumsi 100 gram nanas sehari sudah memenuhi seluruh kebutuhan tubuh akan vitamin C. Selain itu nenas juga kaya akan mangan, Vitamin B, serat dan tembaga. Nanas yang manis juga mengandung fruktosa dan 80 kalori.

Walaupun ada mitos yang mengatakan nanas tidak baik untuk wanita, ternyata sebaliknya. Nanas ternyata sangat baik bagi kesehatan organ reproduksi. Nanas membantu tubuh melawan infeksi bakteri patogen dan mencegah keputihan.

Meningkatkan metabolisme tubuh, menormalkan tekanan darah, dan membantu menguatkan tulang. Serat alaminya juga membantu menurunkan gula darah dan mengoptimalkan pencernaan.

3. Pisang

Pada beberapa jenis rujak, misalnya rujak aceh, pisang yang digunakan adalah pisang mengkal. Walaupun belum terlalu matang, namun kandungan gizi pisang tetap tinggi.

Buah pisang mengandung mangan, potasium, tembaga, serat, Vitamin C dan Vitamin B6. Pisang mengkal tidak terlalu manis sehingga hanya mengandung sedikit kalori.

Pisang dikenal sebagai sumber potasium yang baik. Sementara tingkat mineral yang dimilikinya tidak jauh berbeda dengan nanas.

Pisang membantu menurunkan tekanan darah dan memperkuat imun tubuh, aman bagi penderita diabetes, serta menguatkan tulang. Vitamin C di dalamnya, walau tidak terlalu tinggi, membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Jambu air

Jambu air aman bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya yang tidak terlalu banyak. Mengandung kadar air tinggi, buah ini juga menyegarkan dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Jambu air mengandung protein, serat alami, karbohidrat, vitamin C, Vitamin A, Vitamin B1 dan B3, serta berbagai mineral.

Dengan kandungan gizinya yang kaya, buah ini membantu menangkal radikal bebas dan meningkatkan imunitas. Jambu juga menghidrasi tubuh, meningkatkan metabolisme, menyehatkan pencernaan, dan mengatasi inflamasi di dalam tubuh.

Buah tradisional ini juga menjaga kesehatan jaringan lunak tubuh serta meredakan radang tenggorokan. Itulah salah satu manfaat rujak buah bagi kesehatan.

5. Belimbing

Dengan bentuknya yang unik dan rasanya yang manis-asam, belimbing tidak hanya lezat tetapi juga menjadi sumber vitamin C. Belimbing juga kaya akan serat, Vitamin B kompleks, zinc, zat besi, dan potasium. Semua bagian dari buah belimbing dapat dimakan, termasuk kulitnya.

Belimbing dapat menurunkan tekanan darah tinggi, menjaga kesehatan jantung, serta membantu proses pencernaan. Belimbing juga dapat meredakan batuk pada anak serta meringankan sakit tenggorokan. Mengkonsumsi secangkir belimbing sudah melengkapi seluruh kebutuhan tubuh akan vitamin C dan serat.

6. Mentimun

Dalam 100 gram mentimun atau timun mentah mengandung sekitar 30 kalori, air, serat, vitamin K dan vitamin A. Juga protein, serat, Vitamin C, magnesium, potasium dan mangan. Timun sejak lama dikenal sebagai buah yang dapat menurunkan tekanan darah, menghidrasi tubuh, mencegah konstipasi dan membantu metabolisme tubuh.

Vitamin K membantu peredaran darah dan mempertahankan kesehatan tulang. Sementara Vitamin A di dalamnya membantu menjaga kesehatan mata, memperkuat imunitas serta menjaga kesehatan sistem reproduksi. Timun juga baik untuk kesehatan jantung, paru-paru dan ginjal.

Salah satu zat penting di dalam timun adalah lignan, yang membantu kesehatan jantung dan mencegah kanker juga mencegah osteoporosis. Mentimun juga mengandung sejumlah antioksidan seperti beta karoten yang melawan radikal bebas dan membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

7. Bengkoang

Bengkuang tidak terlalu banyak mengandung vitamin seperti buah-buahan rujak lainnya. Namun bengkuang kaya akan serat alami, karbohidrat, serta protein nabati.

Bengkuang juga tidak mengandung lemak dan memiliki kandungan air yang tinggi. Sebab itulah bengkoang sangat baik untuk menghidrasi tubuh dan mencegah inflamasi.

Ternyata banyak sekali manfaat makan rujak buah. Bukan hanya menyegarkan dan mengenyangkan, tetapi juga sangat membantu menjaga kesehatan tubuh. Mulai sekarang, tidak ada salahnya memilih rujak sebagai salah satu dessert favorit sebagai alternatif makan buah yang menyenangkan.

Namun, jangan konsumen rujak terlalu pedas setiap hari karena ada bahaya makanan pedas bila setiap hari dan berlebihan.

 

  1. Aetna International. 2020. 8 delicious tropical fruit for good health. https://www.aetnainternational.com/en/about-us/explore/living-abroad/travel/8-delicious-tropical-fruit-for-health.html. (Diakses pada 20 Januari 2022).
  2. DiLonardo, Mary Jo. 2020. Cucumber. https://www.webmd.com/food-recipes/cucumber-health-benefits. (Diakses pada 20 Januari 2022).
  3. Staughton, John. 2020. Tropical Fruits: Health Benefits & Nutrition Facts. https://www.organicfacts.net/tropical-fruits.html. (Diakses pada 20 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi