Terbit: 3 March 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Mengendarai sepeda motor memang bisa memberikan sensasi yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan saat mengendarai mobil. Kita bisa merasakan hembusan angin dan peningkatan adrenalin, apalagi jika kita memacunya dengan kecepatan tinggi. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, kebiasaan ngebut saat berkendara sepeda motor ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Dampak Tak Terduga Bagi Kesehatan Jika kita Hobi Ngebut Saat Naik Sepeda Motor

Visordown menyebutkan bahwa berkendara sepeda motor hingga kecepatan 100 km per jam selama 15 menit saja sudah mampu meningkatkan risiko kerusakan pada organ pendengaran. Jika kita memacunya sampai 120 km per jam selama 7 menit atau sampai 140 km per jam selama 3 menit saja, maka risiko kerusakan ini semakin meningkat.

Rusaknya organ pendengaran ini disebabkan oleh kebisingan angin yang menerpa tubuh, khususnya bagian kepala. Dalam sebuah penelitian, disebutkan bahwa saat kita berkendara sampai 100 km per jam, kebisingan ini bisa mencapai 95 dB. Semakin tinggi kecepatan kita saat berkendara, semakin tinggi pula kebisingan tersebut.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa polusi suara saat kita terkena macet sudah mencapai 85 dB, apalagi jika kita berkendara dengan kecepatan tinggi. Hal ini bisa menimbulkan tekanan berlebihan pada saraf dan memicu gangguan konduktif. Memang, gangguan konduktif ini masih bisa disembuhkan, namun ada baiknya kita tentu tidak menyepelekannya, bukan?

Masih banyak orang yang menyepelekan pentingnya keselamatan dan keamanan saat berkendara sepeda motor. Tak hanya penggunaan helm yang masih dianggap kurang penting, kebanyakan pengendara juga tidak memakai jaket atau pakaian yang safety. Penggunaan alas kaki yang aman juga masih jarang dilakukan. Selain itu, pastikan untuk tidak memacu kendaraan terlalu cepat demi mencegah terjadinya kecelakaan dan terjadinya gangguan pendengaran.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi