Terbit: 14 May 2019 | Diperbarui: 4 October 2022
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com –  Semua orang pasti pernah tergigit nyamuk. Ya, serangga yang satu ini memang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari. Gigitan nyamuk, selain meninggalkan rasa gatal, juga menyebabkan munculnya bentol berwarna kemerahan pada area kulit yang tergigit. Hal yang cukup mengganggu, bukan? Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk?

10 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk (Medis & Herbal)

Penyebab Bentol Bekas Gigitan Nyamuk

Darah adalah makanan bagi nyamuk. Nutrisi yang ada di dalam darah sangat dibutuhkan oleh serangga satu ini untuk bertahan hidup. Saat moncong nyamuk menusuk kulit, nyamuk lantas mengeluarkan air liur untuk membuat darah tidak cepat menggumpal. Hal ini agar nyamuk dapat mengisap darah dengan mudah. Nah, air liur tersebut mengandung protein dan enzim yang lantas dianggap berbahaya oleh tubuh.

Tubuh lantas memberikan respon terhadap air liur nyamuk tersebut dengan memproduksi histamin dalam jumlah tinggi, sehingga terjadilah reaksi alergi yang ditandai oleh pembengkakan dan peradangan (inflamasi) kulit. Inilah yang menjadi penyebab bentol bekas gigitan nyamuk

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Munculnya bentol berwarna kemerahan pada kulit bekas gigitan nyamuk adalah suatu reaksi normal tubuh, dan bukan merupakan hal yang harus dikhawatirkan. Namun, bekas gigitan nyamuk yang terasa gatal membuat kita tak kuasa untuk tidak menggaruknya. Akibatnya, bentol malah semakin parah dan mengurangi estetika kulit.

Sebelum bentol bertambah parah akibat garukan, lakukan cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk berikut ini.

1. Bersihkan dengan Sabun

Manakala Anda tergigit nyamuk, cara menghilangkan gigitan nyamuk pertama yang bisa Anda coba adalah dengan menggunakan medium sabun dan air (sebaiknya air hangat).

Pertama-tama, basuh area kulit di mana terdapat bentol kemerahan dengan air hangat. Kemudian, oleskan sabun (kalau bisa sabun antiseptik) pada bentol. Diamkan sebentar, kemudian bilas lagi dengan air hangat sampai bersih. Cara ini efektif untuk meredakan rasa gatal sekaligus menghilangkan bentol secara perlahan.

2. Kompres dengan Es Batu

Selain dengan sabun dan air hangat, cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang efektif lainnya yakni dengan mengkompres bentol tersebut menggunakan es batu.

Sediakan beberapa buah es batu, lalu masukan ke dalam kantong plastik kecil. Setelah itu, balut plastik berisi es batu tersebut dengan handuk atau kain kecil. Tempelkan ke area kulit yang terdapat bentol bekas gigitan nyamuk selam 5 – 10 menit. Sama seperti cara pertama, cara kedua ini diklaim efekteif meredakan gatal dan mengempiskan bentol secara perlahan.

3. Soda Kue

Soda kue (baking soda) yang biasa Anda gunakan untuk membuat ini memiliki manfaat untuk pengobatan kulit, termasuk mengobati bekas gigitan nyamuk.

Campurkan baking soda dalam takaran secukupnya dengan air hangat, lalu aduk hingga menjadi pasta. Setelah itu, oleskan pasta ke area kulit yang terkena gigitan nyamuk. Diamkan selama beberapa saat kemudian bilas dengan air sampai bersih.

4. Alkohol

Anda juga bisa menggunakan alkohol sebagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang sudah lama.

Caranya, teteskan beberapa tetes cairan alkohol ke sehelai kapas. Setelaj itu, tempelkan atau oleskan kapas ke area kulit yang mengalami bentol bekas gigitan nyamuk. Sebaiknya lakukan cara ini sesegera mungkin setelah muncul bentol agar proses penyembuhan bisa lebih cepat.

5. Cuka Apel

Sejumlah bahan alami juga dipercaya efektif untuk meredakan gatal dan bentol kemerahan bekas gigitan nyamuk.

Sama seperti poin sebelumnya, Anda cukup meneteskan beberapa tetes cuka apel pada kain kapas, kemudian tempelkan pada area kulit yang mengalami gatal dan bentol. Diamkan selama beberapa saat sampai rasa gatal mereda.

6. Madu

Tak hanya cuka apel, bahan alami yang bisa dijadikan cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk adalah madu. Makanan manis ini memang memiliki sejumlah manfaat, tak terkecuali untuk mengobati luka bekas gigitan nyamuk berupa bentol kemerahan yang terasa gatal.

Manfaat madu yang satu ini tak lepas dari kandungan zat anti-inflamasi, sehingga efektif untuk meredakan pembengkakan pada kulit bekas gigitan nyamuk yang tak lain merupakan bentuk peradangan.

Oleskan madu pada area bekas gigitan nyamuk pada kulit Anda. Diamkan selama 5 – 10 menit, kemudian bersihkan. Lakukan cara ini berulang-ulang sampai gatal dan bentol hilang.

7. Krim Buah

Pada kelanjutannya, bekas gigitan nyamuk dapat berupa warna menjadi kehitaman, yang mana hal ini mengganggu penampilan kulit. Perubahan warna tersebut terjadi apabila bentol bekas gigitan nyamuk tidak segera diobati.

Namun Anda tidak perlu khawatir. Ada kok cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang sudah lama, salah satunya dengan memanfaatkan buah-buahan. Buah seperti pepaya, jeruk nipis, dan tomat dianggap efektif untuk mengatasi masalah noda kehitaman pada kulit akibat gigitan nyamuk.

Caranya mudah, yakni Anda tinggal mencampur buah-buahan tersebut, lalu dilumat sampai menjadi pasta atau krim masker. Kemudian, oleskan krim buah pada area kulit yang menghitam. Lakukan cara ini secara rutin 2 kali sehari sampai noda kehitaman bekas gigitan nyamuk menghilang.

8. Krim Pemutih Kulit

Mengoleskan krim pemutih kulit yang mengandung sejumlah zat seperti retinol dan  vitamin E juga jadi cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang sudah lama. Krim ini  diklaim mampu menghilangkan bentol kemerahan maupun yang sudah berubah warna menjadi kehitaman secara efektif.

Konsultasikan kepada dokter terkait sebelum Anda menggunakan krim pemutih kulit untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

9. Kortikosteroid

Pada kasus di mana bekas gigitan nyamuk tak kunjung hilang setelah diolesi krim alami, maka cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang mungkin dilakukan adalah dengan mengoleskan krim kortikosteroid guna mengatasi peradangan yang terjadi.

Konsultasikan pada dokter spesialis kulit sebelum Anda menerapkan langkah pengobatan bekas gigitan nyamuk yang satu ini.

10. Antihistamin

Mengingat bentol bekas gigitan nyamuk adalah reaksi alergi, maka memberikan obat salep antihistamin adalah cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang patut Anda coba guna menyembuhkan rasa gatal.

Obat salep antihistamin dapat Anda temui di apotek-apotek terdekat. Gunakan sesuai dosis yang tertera di kemasan obat. Atau, tanyakan pada dokter Anda sebelum menggunakan obat tersebut agar tidak salah dosis.

Cara Mencegah Gigitan Nyamuk

Nyamuk adalah sumber masalah bagi kesehatan tubuh. Tak hanya menyebabkan bentol dan rasa gatal pada kulit akibat gigitannya, serangga ini juga membawa virus-virus berbahaya yang bisa mengakibatkan Anda terserang sejumlah penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya.

Oleh sebab itu, sebaiknya sebisa mungkin hindari diri Anda dari gigitan nyamuk. Beberapa cara mencegah gigitan nyamuk yang bisa dilakukan adalah:

  • Menggunakan pakaian yang menutupi area kulit seperti tangan dan kaki
  • Menjaga kebersihan lingkungan, termasuk wadah berisi air di mana nyamuk mudah berkembang biak
  • Menjaga daya tahan tubuh

Itu dia cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi