Terbit: 9 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sarapan atau makan pagi adalah hal baik dan sudah menjadi tradisi yang tidak boleh dilalaikan. Sebab, sarapan bermanfaat sebagai sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan rutinitas sehari-hari. Maka dari itu, sarapan sangat dianjurkan bagi siapapun sebelum memulai aktivitasnya.

Awas, Tidak Sarapan Juga Picu Datangnya Obesitas

Selain bermanfaat untuk sumber energi, faktanya sarapan juga bisa meningkatkan konsentrasi saat beraktivitas. Baik itu sekolah maupun kerja. Namun, walau baik bagi tubuh, nyatanya tidak sedikit orang yang mengabaikan sarapan dikarenakan beberapa alasan. Padahal tanpa sarapan, tubuh akan mendapatkan beberapa kerugian, diantaranya lemas, kurang konsentrasi, metabolism tidak lancar, lambung terganggu, dan menambah berat badan yang akhirnya obesitas.

Dilansir dari laman Boldsky, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Tel Aviv (TAU) dan Hebrew University di Israel mengenai pentingnya sarapan. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa individu yang sehat adalah individu yang rutin melakukan sarapan sebelum melakukan aktivitas.

Setidaknya ada 18 relawan yang berpatisipasi dalam penelitian tersebut. Seluruh relawan itu melakukan tes darah untuk diambil gen postprandial, glukosa plasma, dan insulin. Dari hasil riset kepada individu yang rutin sarapan, menunjukkan hasil baik dengan kesimpulan bahwa konsumsi sarapan memicu ekspresi gen siklus yang cepat dan mengarah ke kontrol yang lebih baik.

Di sisi lain, orang yang tidak melakukan sarapan justru lebih rentan mengalami peningkatan berat badan karena metabolisme dalam tubuh tidak bekerja secara maksimal. Lebih dari itu, dikatakan pula jika orang yang tidak sarapan lebih suka melakukan aktivitas “nyemil” yang mengakibatkan penumpukan lemak pada tubuh. Tentunya jika terus dibiarkan, tumpukan lemak jahat tersebut akan berdampak negatif bagi kesehatan dan berujung pada obesitas.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi