Terbit: 12 Januari 2022 | Diperbarui: 13 Januari 2022
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

COVID-19 varian IHU atau B.1.640.2 adalah varian baru virus Corona yang sebenarnya sudah terdeteksi lebih dulu sebelum Omicron. Apakah varian ini lebih berbahaya? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apakah COVID-19 Varian IHU Lebih Berbahaya? Ini Faktanya

Asal COVID-19 Varian IHU

Varian IHU pertama kali terdeteksi dalam sampel virus yang berasal dari Prancis pada pertengahan November 2021, berdekatan dengan waktu saat Omicron pertama kali ditemukan. Sampel berasal dari orang dewasa yang tinggal di Prancis, baru saja kembali dari Kamerun, Afrika, dan menunjukkan gangguan pernapasan ringan.

Data sementara mengungkapkan, para peneliti telah berhasil mengidentifikasi 12 kasus dan semuanya berasal dari wilayah yang sama di Prancis.

Baca Juga: Bukan Varian Baru Virus Corona, Apakah Florona Lebih Berbahaya?

Karakteristik Varian IHU

Setelah menganalisis 12 sampel, peneliti menemukan varian baru COVID-19 IHU ini memiliki 46 mutasi dan 37 deletion. Masing-masing mutasi dan deletion ini mengacu pada satu perubahan dalam kode genetik virus.

Menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC), setiap perubahan berpotensi mengubah karakteristik virus, misalnya seberapa menularnya varian tersebut.

Hal yang paling menarik perhatian para peneliti adalah 23 dari mutasi dan deletion ini berada pada spike protein, bagian dari virus yang menembus sel dan menyebabkan infeksi. Perlu diketahui juga, spike protein merupakan bagian virus yang dirancang untuk ditargetkan oleh vaksin COVID-19.

Sedangkan, vaksin COVID-19 yang digunakan saat ini diformulasikan untuk mengenali dan melucuti strain asli spike protein COVID-19. Sebaliknya, Omicron dan IHU memiliki spike protein yang terlihat sangat berbeda.

Spike protein varian baru ini membawa 14 substitusi asam amino, termasuk N501Y dan E484K, dan sembilan deletion. Sebelumnya, mutasi N501Y dan E484K juga ditemukan dalam varian Beta, Gamma, Theta dan Omicron.

Namun, varian IHU memiliki banyak mutasi lain dan belum jelas bagaimana semua mutasi ini berinteraksi satu sama lain untuk mengubah cara virus bekerja.

Oleh karena itu, terlalu dini untuk mengatakan apakah COVID-19 varian IHU lebih menular, lebih mampu menghindari vaksin, atau lebih mungkin menyebabkan gejala yang parah.

Baca Juga: Benarkah Delmicron Varian Baru COVID-19? Begini Faktanya!

Apakah Anda Perlu Khawatir Terhadap Varian COVID-19 IHU?

Sejauh ini, varian IHU sangat jarang, hanya 20 sampel varian yang terdeteksi, diurutkan, dan diunggah ke database Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

Menurut dokter Judith O’Donnell, chief of infectious diseases di Penn Presbyterian Medical Center, Philadelphia, berdasarkan waktu ketika varian diidentifikasi pada awal November, dan kemudian Omicron berikutnya di Prancis pada bulan Desember, varian baru ini tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan.

Sementara para ahli tetap bekerja keras untuk memastikan apakah varian IHU akan menjadi ‘variant of concern’, beberapa pakar lain mengungkapkan bahwa penemuan varian ini tidak berarti sama berbahayanya dengan jenis lainnya.

Apa yang membuat varian ini lebih berbahaya adalah kemampuannya untuk berkembang biak. Oleh karena itu, studi tentang COVID-19 varian IHU masih harus dilakukan untuk mengategorikan varian baru ini.

Menurut World Health Organization (WHO), varian ini ditandai sebagai ‘variant under monitoring’ saat varian ini pertama kali ditemukan. Bukti dampak phenotypic atau epidemiological hingga saat ini juga belum diketahui dengan jelas.

Pada dasarnya semua virus—termasuk SARS-CoV-2—bisa bermutasi seiring waktu. Virus tertentu seperti HIV, influenza, atau SARS-CoV-2 bermutasi lebih cepat daripada yang lain.

Mutasi virus memengaruhi seberapa mudah penyebarannya, betapa mematikannya, serta seberapa baik menghindari vaksin, obat-obatan, atau alat diagnostik. Hal sulit yang hingga kini belum ditemukan adalah memprediksi kapan varian baru akan muncul, di mana varian muncul, atau seperti apa karakteristik varian itu.

 

  1. Citroner, George. 2022. Why You Likely Don’t Need to Worry About the IHU Coronavirus Variant. https://www.healthline.com/health-news/why-you-likely-dont-need-to-worry-about-the-ihu-coronavirus-variant. (Diakses pada 12 Januari 2022).
  2. Hancock, Sam. 2022. IHU: How dangerous is the new Covid variant and where has it spread?. https://www.independent.co.uk/news/health/ihu-variant-covid-symptoms-france-b1990000.html. (Diakses pada 12 Januari 2022).
  3. Wade, Grace. 2022. What is the IHU Variant? Here’s What We Know About the Newest COVID Strain So Far. https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/ihu. (Diakses pada 12 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi