Terbit: 25 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Belakangan ini jumlah kasus hipertensi, diabetes, atau stroke di Indonesia cenderung semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup masyarakat tanah air yang cenderung semakin tidak sehat. Yang menjadi masalah adalah, ketiga penyakit tersebut bisa memberikan dampak yang sangat mengerikan, termasuk memicu kematian dini.

Apakah Benar Air Zam-Zam Bisa Menyembuhkan Stroke?

Pakar kesehatan dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS, yang berasal dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional menyebutkan bahwa salah satu pemicu utama dari stroke adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Jika sampai tekanan darah pada tubuh tidak terkontrol dan ditambah dengan diabetes yang juga tidak bisa dikendalikan, maka risiko untuk terkena stroke juga akan meningkat dengan signifikan. Mereka yang sudah berusia lebih dari 40 tahun juga cenderung lebih rentan untuk terkena stroke, termasuk para pria paruh baya dan wanita yang sudah mengalami fase menopause.

Yang menarik adalah, ada sebuah kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat luas dimana jika kita mengkonsumsi air Zam-zam, maka kita bisa menyembuhkan stroke secara alami. Sebagaimana kita ketahui, air Zam-zam dianggap sebagai air yang sangat istimewa dan bahkan dikenal mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk penyakit yang berat seperti stroke.

Hanya saja, menurut dr. Mursyid, hingga saat ini belum ada penelitian yang berhasil membuktikan bahwa air Zam-zam mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, apalagi menyembuhkan stroke yang sangat mematikan. Munculnya kepercayaan ini sepertinya berawal dari pengalaman pribadi yang kemudian tersebar melalui mulut ke mulut atau media sosial. Ada kemungkinan hal ini juga disebabkan oleh adanya sugesti yang diterima oleh seseorang dimana setelah minum air Zam-zam, maka tubuhnya akan terasa jauh lebih sehat dan bugar.

Dr. Mursyid dan pakar kesehatan lainnya berpatokan bahwa untuk menyatakan apakah suatu benda bisa dianggap menyembuhkan suatu penyakit atau tidak harus melalui penelitian dan pengawasan yang ketat, bukan hanya karena pengalaman pribadi saja.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi