Terbit: 20 March 2022 | Diperbarui: 23 September 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Antosianin adalah salah satu antioksidan yang terdapat pada buah dan sayuran. Simak penjelasan mengenai manfaat zat tersebut bagi kesehatan, makanan apa saja yang mengandung senyawa organik ini, serta hal-hal penting lainnya.

Antosianin: Pengertian, Jenis, Sumber, dan Manfaatnya

Apa itu Antosianin?

Antosianin adalah pigmen flavonoid berwarna merah hingga biru yang terdapat dalam tumbuhan. Zat ini larut di dalam air dan berada didalam sel-sel tanaman. Senyawa ini menjadikan buah-buahan maupun sayuran berwarna merah, ungu, biru, atau merah marun. Tanaman-tanaman tersebut mengandung jenis antosianin yang sama, yang membedakan adalah kadar keasaman dan alkalinenya. 

Selain memberi warna pada buah-buahan dan bunga, senyawa kimia organik juga berperan dalam menjadikan dedaunan memerah di musim gugur. Selain itu, senyawa ini juga dapat ditemukan di akar-akaran seperti bit, ubi ungu, lobak, dan bawang merah.  

Sumber Antosianin

Antosianin bersumber dari tumbuh-tumbuhan. Selain memberi warna, pigmen ini juga berfungsi melindungi tanaman dari temperatur ekstrem. Berikut adalah beberapa jenis tanaman yang mengandung antosianin.

Buah-buahan

  • Strawberry
  • Raspberry
  • Acai berry
  • Blackberry
  • Blueberry
  • Cranberry
  • Anggur merah
  • Anggur hitam
  • Delima
  • Buah naga

Sayuran (termasuk bunga)

  • Tomat.
  • Bayam merah.
  • Bunga telang.
  • Terong ungu (kulitnya).
  • Kol ungu.
  • Cabai merah.

Umbi-umbian

  • Bit.
  • Bawang merah.
  • Bawang bombay ungu.
  • Kubis (yang seluruhnya atau sebagiannya berwarna ungu).
  • Ubi jalar ungu.

Selain itu juga terdapat di beras merah, kedelai hitam, kacang merah, ketan hitam, dan jagung ungu.

Baca Juga: 11 Jenis Buah Warna Merah yang Sehat dan Enak

Manfaat Antosianin

Antosianin merupakan pigmen tanaman yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Flavonoid, yang merupakan kelas besar antosianin memiliki sifat antioksidan yang kuat. Sifat antioksidan artinya dapat melawan molekul tidak stabil di dalam sel yang disebut radikal bebas.

Sel-sel yang mengandung radikal bebas merupakan sel yang rusak dan penyebab berbagai penyakit kronis. Antosianin juga merupakan penguat imun sistem dan membantu melawan berbagai penyakit infeksi, inflamasi, serta gangguan kardiovaskular.

Berikut ini adalah berbagai manfaat antosianin bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Mencegah berbagai jenis kanker

Hampir semua jenis kanker dapat dilawan dengan antosianin. Berdasarkan studi yang dipublikasikan di Phytotherapy Research, antosianin dapat mengatasi kanker payudara. 

Selain itu, antosianin juga ampuh mematikan sel-sel rusak pada kanker usus besar, kanker hati, kanker rahim, serta kanker kelenjar getah bening.

Walaupun hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang positif, tetapi belum ditemukan berapa dosis yang benar-benar tepat untuk melawan kanker.

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Antioksidan termasuk antosianin merupakan zat yang sangat kuat melawan infeksi kuman, virus, dan bakteri. Zat ini akan membantu tubuh membentuk antibodi, menormalkan kadar gula darah, serta memperbaiki sel-sel tubuh.  

  • Menjaga kesehatan jantung

Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, antosianin mampu menurunkan risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat, melawan stres oksidatif, serta menormalkan aliran darah.

  • Meremajakan kulit

Antosianin tidak hanya bekerja pada organ-organ dalam tubuh, tetapi juga pada permukaan kulit. Antioksidan yang terdapat di dalamnya mengurangi tanda-tanda penuaan dini seperti flek hitam di wajah, kerutan, serta kulit yang mengendur.

Senyawa ini  juga dapat melawan kerusakan kulit akibat sinar matahari serta gaya hidup yang tidak sehat. Selain itu, zat ini juga sangat berguna dalam mengatasi penyakit-penyakit seperti

  • Alzheimer.
  • Penyakit mata, seperti glaukoma atau rabun karena diabetes.
  • Penyakit hati.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Parkinson.
  • Infeksi saluran urine.

Walaupun telah dikenal luas sebagai zat yang berguna bagi kesehatan, penggunaannya masih memerlukan penelitian lebih luas. Beberapa penelitian telah membuktikan manfaatnya, tetapi masih belum ditemukan secara terperinci berapa jumlah antosianin yang diperlukan untuk mengobati suatu jenis penyakit.

Baca Juga: 20 Jenis Buah Berry yang Lezat dan Kaya Manfaat

Pertimbangan dan Risiko Mengonsumsi Antosianin

Antosianin dapat diperoleh secara alami dari buah, sayur serta biji-bijian yang dikonsumsi lewat makanan. Namun bisa juga didapatkan dari suplemen khusus. Menimbang belum adanya penelitian yang merinci dosis tepat antosianin untuk mengatasi penyakit, sebaiknya berkonsultasi dulu ke dokter. Terutama jika ingin mengonsumsi suplemen antosianin.

Lebih disarankan untuk mendapatkan zat ini secara alami dari makanan agar Anda mendapatkan nutrisi lainnya seperti vitamin, mineral, serat, dan lain-lain.

Perlu diingat juga bahwa suplemen harus dikonsumsi secara hati-hati. Pastikan telah ada izin dari BPOM. Perhatikan pula regulasi jika ingin memberikan suplemen kaya antosianin pada anak-anak, ibu hamil, dan menyusui.

  1. Anonim. 2022. anthocyanin. https://www.britannica.com/science/anthocyanin. (Diakses pada 18 Maret 2022).
  2. Burton-Freeman, Britt. 2016. Anthocyanins. https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/anthocyanins. (Diakses pada 18 Maret 2022).
  3. Wong, Cathy. 2022. What Are Anthocyanins?. https://www.verywellhealth.com/the-scoop-on-anthocyanins-89522. (Diakses pada 18 Maret 2022).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi