Terbit: 3 January 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Diabetes adalah kondisi kronis yang dapat memengaruhi banyak sistem organ pada tubuh, salah satunya adalah sistem reproduksi pria. Jika Anda berusaha untuk memiliki anak, maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

Benarkah Diabetes Pengaruhi Kualitas Sperma? Ini Penjelasannya

Benarkah Diabetes Bisa Membuat Kualitas Sperma Menurun?

Jika Anda berencana untuk memiliki momongan, maka penting untuk memperhatikan kualitas sperma. Memiliki sperma yang sehat tidak hanya bertujuan untuk membuat kehamilan berhasil, tetapi juga memiliki peran pada kesehatan bayi.

Sperma sehat memiliki beberapa kriteria, seperti jumlah yang lebih dari 15 juta per ml semen, bergerak dengan efektif, dan memiliki kepala bulat, serta ekor yang kuat serta panjang. 

Namun, ada beberapa faktor yang memengaruhi kesehatan atau kualitas dari sperma, salah satunya adalah diabetes. 

Diabetes memang dapat menyebabkan kerusakan dan disfungsi pada berbagai organ. Komplikasi ini juga memengaruhi sistem reproduksi. Metabolisme glukosa memiliki peran penting dalam spermatogenesis (pembentukan sel sperma) aktivitas sel sperma, pergerakan sel sperma, dan kemampuan fertilitas sperma.

Baca JugaKenali Pola Makan yang Sehat untuk Penderita Diabetes 

Pada penderita diabetes, terjadi perubahan dalam metabolisme glukosa. Hal ini tentu akan memengaruhi sistem reproduksi. 

Sebuah studi yang melibatkan 1386 partisipan diabetes menyatakan bahwa diabetes berdampak pada penurunan kualitas sperma, berupa penurunan pada volume semen, jumlah sperma, konsentrasi sperma, pergerakan sperma, dan level testosterone.

Penelitian lain yang melibatkan tikus percobaan juga menunjukkan bahwa jumlah spermatozoa atau sel sperma tikus yang diabetes jumlahnya lebih rendah jika dibandingkan dengan tikus yang tidak diabetes. Selain itu, gerak sperma pada tikus yang tidak diabetes juga dinilai lebih baik jika dibandingkan dengan tikus yang diabetes.

Diabetes dan Pengaruhnya Terhadap Kesuburan Pria

Selain menurunnya kualitas sperma, berikut adalah efek lain dari diabetes terhadap sistem reproduksi pria, di antaranya adalah:

1. Disfungsi Ejakulasi

Ejakulasi yang tertunda merupakan kondisi di mana seorang pria butuh waktu yang lebih lama untuk orgasme dan ejakulasi. Beberapa pria yang mengalami ini bisa saja tidak ejakulasi sama sekali. 

Masalah lain yang mungkin dihadapi pria dengan diabetes adalah ejakulasi retrograd. Kondisi ini terjadi ketika semen masuk ke dalam kantung kemih dan bukan dikeluarkan dari penis. Semen dalam kantung kemih ini akan dikeluarkan dari dalam tubuh ketika kencing. 

2. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi lebih umum dialami oleh pria dengan diabetes dibandingkan dengan pria tanpa diabetes. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan saraf dan pembuluh darah karena tingginya gula darah.

Penanganan yang Bisa Dilakukan

Untuk menangani masalah seksual dan fertilitas pada pria dengan diabetes, diperlukan penanganan terhadap diabetes, komplikasi, dan masalah kesehatan yang sudah terjadi.

Kontrol Terhadap Diabetes

Mengontrol diabetes dapat mencegah masalah yang berkaitan dengan masalah seksual dan kesuburan. 

Beberapa cara yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Menjaga gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam rentang normal.
  • Olahraga teratur.
  • Menjaga berat badan dalam batas normal.
  • Memiliki pola makan yang direkomendasikan.
  • Minum obat teratur sesuai yang sudah diresepkan.

Baca Juga: Motilitas Sperma dan Kaitannya dengan Kesuburan Pria 

Bantuan Fertilitas

Ketika Anda memutuskan untuk memiliki keturunan, mulailah dengan konsultasi dengan dokter. Anda dapat berdiskusi tentang program kehamilan pada penderita diabetes. 

Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil setelah satu tahun berhubungan seksual tanpa pengaman. Namun, jika Anda berusia 35 tahun ke atas atau memiliki masalah kesehatan, Anda dapat langsung melakukan konsultasi dengan dokter. 

Diabetes memang dapat memengaruhi kualitas sperma. Oleh sebab itu, jika Anda berencana untuk memiliki keturunan, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan program dan penanganan yang tepat.

 

  1. Jewell, Tim. 2018. The 7-Step Checklist to Healthy, Fertile Sperm. https://www.healthline.com/health/mens-health/mens-guide-healthy-fertile-sperm. (Diakses pada 2 Januari 2023).
  2. Pietrangelo, Ann. 2022. How Does Type 2 Diabetes Affect Fertility?. https://www.verywellhealth.com/diabetes-fertility-6665523. (Diakses pada 2 Januari 2023). 
  3. Wang, Jisheng, et al. 2021. Effects of Diabetes Mellitus on Sperm Quality in the Db/Db Mouse Model and the Role of the FoxO1 Pathway. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7896429/. (Diakses pada 2 Januari 2023).
  4. Zhong, Ou, et al. 2021. Association Of Diabetes And Obesity With Sperm Parameters And Testosterone Levels: A Meta-Analysis. https://dmsjournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13098-021-00728-2. (Diakses pada 2 Januari 2023). 


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi