Terbit: 27 Agustus 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Bahaya masturbasi mengintai mereka yang sering melakukannya atau ketagihan. Tidak bisa dipungkiri, sekitar 95% para remaja pria pernah melakukan masturbasi atau onani meskipun hanya sekali dalam hidupnya. Apa saja bahayanya? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

15 Bahaya Masturbasi pada Wanita dan Pria yang Pengaruhi Fisik dan Mental!

Bahaya Masturbasi pada Wanita

Baik perempuan maupun laki-laki kerap melakukan masturbasi diam-diam, bahkan bisa jadi sering melakukannya saat sedang sendiri. Meskipun ada beberapa manfaat masturbasi yang dapat Anda peroleh, namun ternyata dampak negatif masturbasi jauh lebih besar bila melakukannya secara berlebihan hingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Berikut ini bahaya masturbasi pada wanita:

1. Menurunkan Libido

Mereka yang kecanduan masturbasi sering kali mengeluh bahwa kehidupan seksnya belum terlalu baik. Keluhan lainnya bahwa mereka merasakan tingkat libido yang menurun. Ejakulasi yang berlebihan dapat menyebabkan kebosanan di tempat tidur, bahkan saat berhubungan seksual dengan pasangan. Tentu hal ini sangat mengganggu kehidupan seks Anda.

2. Sakit Punggung

Dalam beberapa kasus, wanita yang terlalu banyak masturbasi telah mengalami nyeri punggung bawah. Mereka juga mengalami kram atau nyeri di area panggul atau area tulang ekor. Sakit selangkangan juga kerap terjadi di antara mereka yang terlalu sering melakukan kebiasaan masturbasi.

3. Infeksi Saluran Kemih

Jika melakukannya secara berlebihan, bahaya masturbasi pada wanita dapat menyebabkan gejala infeksi saluran kemih (ISK) seperti inkontinensia urine atau ketidakmampuan untuk menahan buang air kecil. Efek lainnya juga bisa berupa kelelahan fisik, lemah syahwat, keputihan, dan kekeringan dan infeksi.

4. Kehilangan Minat dan Rutinitas Rutin

Terlalu banyak masturbasi dapat menyebabkan kelelahan baik secara fisik maupun psikologis. Hal ini karena disibukkan dengan kebiasaan ini, sehingga cenderung kehilangan minat pada rutinitas kehidupan yang teratur. Sering kali, ketika menyadari bahwa dirinya telah menjadi pecandu, mereka bahkan mungkin kehilangan harga dirinya dan larut oleh perasaan bersalah.

5. Ketidakseimbangan Mental & Fisik

Bahaya masturbasi pada wanita, terutama secara berlebihan, dapat menyebabkan ketidakseimbangan mental dan fisik. Jika tenggelam dan menyibukkan diri dengan masturbasi, wanita akan cenderung melupakan aspek kehidupan lainnya. Jika menjadi pecandu, mungkin mereka merasa bersalah dan harga dirinya terpengaruh.

6. Trauma Emosional

Masturbasi yang berlebihan dapat membuat seseorang merasa bersalah karena bertentangan dengan budaya, agama, dan keyakinan spiritual. Sebagian orang mungkin menganggap kebiasaan ini tidak bermoral atau salah dan kotor.

Jika seseorang merasa bersalah dengan kebiasaan masturbasi, lebih baik untuk curhat pada orang terdekat yang Anda paecayai atau berkonsultasi dengan seksolog.

7. Membahayakan Kehamilan

Selama kehamilan, perubahan hormonal kerap terjadi. Beberapa wanita mungkin memiliki hasrat seksual dan sebagai pelampiasannya melakukan masturbasi.

Wanita hamil mungkin akan mengalami kram panggul setelah masturbasi dan selama orgasme. masturbasi juga membuat wanita hamil melepaskan ketegangan seksual yang terbukti menjadi tekanan berlebihan pada rahim sehingga cukup berbahaya bagi rahim. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari masturbasi selama kehamilan.

Baca Juga: Masturbasi pada Wanita: 6 Manfaat, Efek Samping, & Cara Melakukannya

Bahaya Masturbasi bagi Pria

Meski sejumlah pakar kesehatan mengatakan masturbasi adalah aktivitas seksual yang tergolong normal dan memberikan manfaat, namun ada bahaya yang dapat mengancam baik pada wanita maupun pria.

Berikut ini bahaya masturbasi bagi pria:

1. Impotensi

Gangguan pada saraf parasimpatik dapat memengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual pada pria. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi, yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa ereksi atau mempertahankan ereksi sama sekali.

2. Kebocoran Katup Air Mani

Bukan hanya ereksi yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi rileks.

3. Kebotakan

Bahaya masturbasi bagi pria dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak segera diatasi, seiring waktu akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria. Namun, dampak negatif ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

4. Nyeri Punggung dan Selangkangan

Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa terjadi pada penis karena gesekan yang kuat bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Letih Sepanjang Hari

Setiap kali tubuh kejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Jika terlalu sering melakukan masturbasi, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

6. Linu

Terlalu sering melakukan masturbasi juga dapat menyebabkan penis terasa linu. Pria yang melakukan masturbasi terus-menerus berisiko mengalami kondisi menyerupai pembengkakan pada penis yang disebut edema. Pembengkakan ini bisanya akan mereda dalam satu atau hari.

Baca Juga: Pengaruh Masturbasi bagi Kesehatan Fisik dan Mental

7. Iritasi Kulit

Bahaya masturbasi bagi pria lainnya yang bisa terjadi adalah iritasi kulit ringan. Iritasi ini terjadi apabila melakukan masturbasi dengan frekuensi tinggi dan kasar. Menekuk penis yang sedang ereksi secara paksa juga dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah sehingga membuat penis tampak bengkak dan berwarna ungu.

8. Stres

Masturbasi secara berlebihan juga berisiko memengaruhi kehidupan sosial pria. Melakukannya terlalu sering bisa mencegah keluar untuk bersosialisasi. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental.

Jika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mencari bantuan medis karena hal ini tidak termasuk dalam perilaku seksual normal.

 

  1. Anonim. 2018. 5 negative health impacts of masturbating a lot!. https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/photo-stories/5-negative-health-impacts-of-masturbating-a-lot/photostory/63411184.cms (Diakses pada 27 Agustus 2021)
  2. Birch, Jenna. 2021. Is masturbation healthy? Benefits and side effects for women and men. https://www.insider.com/is-masturbation-healthy (Diakses pada 27 Agustus 2021)
  3. Cuncic, Arlin. 2020. What Is Masturbation Addiction?. https://www.verywellmind.com/what-is-masturbation-addiction-5077411 (Diakses pada 27 Agustus 2021)
  4. Galan, Nicole. 2019. Is it ok to masturbate during pregnancy?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325218 (Diakses pada 27 Agustus 2021)
  5. Narayanan, Sathya. 2018. Masturbation Side Effects for men and women. https://www.speakingtree.in/allslides/side-effects-of-masturbation-for-men-and-women (Diakses pada 27 Agustus 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi