Terbit: 27 February 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Kemoterapi dan radioterapi adalah perawatan yang umum digunakan untuk melawan sel kanker. Meski begitu, kedua metode ini sering kali dianggap sebagai pengobatan yang sama. Lantas, apa perbedaan dua perawatan tersebut? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenali Perbedaan Kemoterapi dan Radioterapi

Perbedaan Antara Kemoterapi dan Radioterapi

Kemoterapi dan radioterapi adalah metode pengobatan untuk mengobati kanker, baik untuk mencegah pertumbuhan maupun penyebaran sel yang tidak terkendali ke jaringan di sekitarnya. Meskipun memiliki fungsi yang sama, ada sejumlah perbedaan mendasar yang penting untuk dikenali, di antaranya:

1. Cara Kerja

Meski dua jenis metode pengobatan kanker ini sama-sama melemahkan sel kanker, keduanya bekerja dengan cara yang berbeda.

Obat kemoterapi beredar di aliran darah untuk membunuh atau mengecilkan sel kanker di tubuh, tidak hanya pada tempat di mana tumor kanker pertama mulai berkembang (lokasi primer).

Sedangkan perawatan radioterapi menggunakan pancaran energi yang tidak terlihat (radiasi), bukan obat-obatan. Selain itu, biasanya pengobatan ini mengarahkan pancaran energi hanya pada bagian tubuh di mana sel kanker tumbuh.

Baca Juga: 10 Jenis Kanker yang Bisa Muncul Tanpa Gejala Awal, Jangan Diabaikan

2. Prosedur

Kedua pengobatan ini biasanya dilakukan selama beberapa minggu secara rutin di rumah sakit. Tetapi setiap kasus memiliki perbedaan, jadi konsultasikan dengan dokter tentang rencana perawatan mana yang tepat untuk kondisi Anda.

Tenaga medis akan memberikan kemoterapi melalui satu atau beberapa metode berikut:

  • Intravena (IV): Pemberian obat melalui jarum atau tabung (port) langsung ke pembuluh darah.
  • Oral: Minum pil atau kapsul.
  • Injeksi: Pemberian obat melalui suntikan ke dalam kulit atau otot.

Untuk radioterapi, tim medis akan memberikan pengobatan melalui satu atau beberapa metode berikut:

  • Radiasi eksternal: Sebuah mesin di luar tubuh memancarkan sinar berenergi tinggi yang tak terlihat ke dalam tumor.
  • Radiasi internal: Terapi ini terkadang disebut brachytherapy. Dokter menempatkan benih radioaktif di dalam tubuh di dekat tumor. Kemudian membiarkan benihs untuk melakukan tugasnya atau mungkin mengeluarkannya segera setelahnya.
  • Radiasi sistemik: Meskipun jarang dilakukan, dokter mungkin menyarankan penggunaan radiasi sebagai pengobatan sistemik yang bekerja di seluruh tubuh. Itu artinya pasien kanker mendapatkannya dari pil diminum atau melalui suntikan atau port ke salah satu pembuluh darah.

3. Efektivitas

Salah satu dari perawatan ini terkadang bisa lebih efektif daripada yang lain dalam mengobati jenis kanker tertentu. Namun, pada beberapa kasus keduanya bisa saling melengkapi dan diberikan secara bersamaan.

Seorang dokter spesialis onkologi dapat membantu memutuskan pengobatan mana yang paling efektif dalam mengobati.

Baca Juga: Mengenal Imunoterapi, Metode untuk Mengobati Berbagai Jenis Kanker

4. Efek Samping

Pada dasarnya, efek samping tergantung pada jenis, jumlah pengobatan, dan kondisi pasien. Beberapa efek samping kemoterapi antara lain:

  • Rambut rontok.
  • Mual dan muntah.
  • Kelelahan.
  • Infeksi.
  • Sariawan di mulut atau tenggorokan.
  • Anemia.
  • Diare.
  • Nyeri dan mati rasa di tungkai (neuropati perifer).

Sementara mengingat terapi radiasi difokuskan pada satu bagian tubuh, kemungkinan pasien mengalami lebih sedikit efek samping dibandingkan dengan kemoterapi.

Namun, metode ini mungkin masih memengaruhi sel-sel sehat dalam tubuh. Efek samping yang mungkin terjadi, antara lain:

  • Masalah pencernaan seperti mual, muntah, kram perut, dan diare.
  • Perubahan pada kondisi kulit.
  • Rambut rontok.
  • Kelelahan.
  • Disfungsi seksual.

Beri tahu tenaga medis tentang efek samping apa pun yang Anda alami, penyesuian perawatan mungkin diperlukan atau menambahkan obat untuk membantu mengelolanya jika memungkinkan.

Nah, itulah perbedaan radioterapi dan kemoterapi yang penting untuk Anda tahu. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat.

 

  1. Frysh, Paul. 2022. What’s the Difference Between Chemotherapy and Radiation?. https://www.webmd.com/cancer/cancer-chemotherapy-radiation-differences. (Diakses pada 6 Februari 2023)
  2. McCall, Bradley T. 2022. What’s The Difference Between Chemotherapy and Radiation?. https://treatcancer.com/blog/difference-chemotherapy-radiation/. (Diakses pada 6 Februari 2023)
  3. Sweeney, Mary. 2020. Chemotherapy vs. Radiation: How Do They Differ?. https://www.healthline.com/health/radiation-vs-chemo#about-radiation. (Diakses pada 6 Februari 2023)
  4. Villines, Zawn. 2021. What is the difference between chemotherapy and radiation therapy?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/chemotherapy-vs-radiation. (Diakses pada 6 Februari 2023)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi