Terbit: 4 Maret 2018 | Diperbarui: 5 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika anda merasa kurang mampu memenuhi kebutuhan vitamin D tubuh anda dan memutuskan untuk mengonsumsi makanan kaya vitamin D dalam jumlah banyak serta mengonsumsi suplemen vitamin D. Maka sebaiknya anda berhati-hati karena ternyata kelebihan vitamin D dapat menganggu fungsi organ tubuh.

Hati-Hati, Kelebihan Vitamin D Justru Membuat Keracunan

Photo Credit Flickr.com/ Emmie Enriquez

Vitamin yang dibutuhkan tubuh kita harus dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan dan jenis vitaminnya. Tubuh kita memerlukan berbagai jenis vitamin yang dihitung kebutuhannya berapa gram satuan perhari. Kebutuhan tersebut juga akan berpengaruh pada jenis vitaminnya. Vitamin D adalah vitamin larut lemak, dimana vitamin ini jika asupannya berlebihan akan disimpan oleh tubuh untuk disintesis selanjutnya. Penumpukan vitamin larut lemak dapat menyebabkan tubuh mengalami gangguan.

Kebutuhan vitamin D harian orang dewasa berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013 adalah 15 mcg setiap hari. Menurut Almatsier dalam buku Prinsip Dasar Ilmu Gizi, asupan vitamin D yang mencapai lebih dari lima kali AKG akan menyebabkan keracunan.

Hal ini disebabkan penyerapan vitamin D yang berlebihan memicu terjadinya kalsifikasi yaitu penumpukan kalsium dan mineral pembentuk tulang, yang berlebihan. Klasifikasi yang berlebihan tersebut akan menumpuk tidak hanya pada tulang namun juga jaringan lain seperti paru-paru dan ginjal.

Kondisi ini akan menyebabkan tanda dan gejala berupa lemah, sakit kepala, nafsu makan berkurang, diare dan muntah, pengeluaran urin berlebihan hingga gangguan mental.

Penentuan kebutuhan vitamin tubuh harus memerhatikan banyak hal seperti jenis kelamin, usia dan riwayat kesehatan lainnya. Konsumsi suplemen vitamin D harus didasari dengan kebutuhan tubuh dan disertai dengan dosis yang tepat.

Maka dari itu kita perlu berkonsultasi pada tenaga kesehatan terkait pemenuhan kebutuhan zat gizi tubuh kita. Kita sebaiknya tidak asal menentukan kebutuhan zat gizi untuk tubuh kita karena ternyata dosis yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi