Terbit: 4 February 2017 | Diperbarui: 8 June 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa pipi kita bisa membengkak tatkala terkena sakit gigi. Logikanya, sakit gigi berada di dalam mulut, namun mengapa pipi kita bisa ikut membengkak? Pakar kesehatan ternyata memiliki jawaban dari pertanyaan ini.

Ini Alasan Pipi Kita Bisa Membengkak Tatkala Terkena Sakit Gigi

Dokter gigi spesialis bedah mulut dan maksilofasial bernama drg. Dhanni Gustiana, SpBMM, berkata bahwa infeksi gigi yang disebabkan oleh bakteri ternyata bisa menyebabkan munculnya gas yang memicu munculnya rasa nyeri. Bakteri-bakteri yang menyebabkan infeksi ini ternyata juga bisa memproduksi senyawa bernama indole dan juga skatole. Kedua senyawa inilah yang membuat gigi mengalami masalah bau mulut. Selain itu, infeksi pada gigi ini juga bisa memicu peradangan pada gusi. Peradangan ini bisa membuat gusi dan area di sekitarnya layaknya pipi hingga leher juga ikut membengkak. Karena alasan inilah meskipun yang terasa sakit adalah area gigi, dalam realitanya bagian pipi atau bahkan leher juga ikut mengalami pembengkakan.

Tak hanya menjelaskan penyebab pipi kita ikut membengkak saat sakit gigi menyerang, drg. Dhanni juga menjelaskan bahwa kebiasaan beberapa orang yang menggigit kapas yang telah ditetesi minyak angin untuk mengatasi sakit gigi ternyata tidak benar secara medis. Menurut beliau, gas yang ikut menyebabkan rasa sakit pada gigi harus keluar agar rasa nyeri mereda, Jika gigi justru ditutupi oleh kapas, maka gas ini pun kesulitan untuk keluar dan pada akhirnya membuat rasa sakit semakin terasa. Hanya saja, jika kita mengalami masalah gigi linu yang disebabkan oleh konsumsi makanan bersuhu dingin, maka trik menggigit kapas yang sudah diberi minyak angin akan sangat berguna mengingat hal ini mampu meredakan masalah gusi yang terbuka.

Satu hal yang pasti, kita tidak boleh menyepelekan sakit gigi dan harus segera memeriksakannya andai gigi kita terasa sakit atau linu agar mendapatkan pengobatan yang tepat.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi