Terbit: 13 August 2020 | Diperbarui: 19 August 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ada sejumlah gejala tekanan darah tinggi atau hipertensi yang perlu Anda ketahui dan waspadai karena sekilas, gejala-gejala tersebut terlihat sepele. Padahal, tekanan darah tinggi adalah salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai dan dipantau.

11 Gejala Darah Tinggi (Hipertensi) yang Harus Diwaspadai

Apa Itu Darah Tinggi?

Apa itu tekanan darah tinggi? Tekanan darah tinggi—dalam dunia medis dikenal dengan istilah hipertensi—adalah kondisi ketika tekanan darah berada pada level yang melebihi kewajaran. Normalnya, tekanan darah berada di angka 90-120 mmHg (sistolik) dan 60-80 mmHg (diastolik).

Tekanan darah sistolik adalah saat jantung berkontraksi atau berdenyut. Sementara itu, tekanan diastolik adalah kondisi ketika jantung tengah relaksasi  atau melepas denyutan. Semakin keras jantung bekerja—juga resistensi pembuluh darah—semakin besar pula tekanan sirkulasi darah terhadap pembuluh darah arteri.

Gejala Darah Tinggi yang Harus Diwaspadai

Hipertensi adalah masalah kesehatan yang umum dialami, namun banyak yang belum menyadari jika kondisi ini sangat berbahaya dan bahkan kerap disebut sebagai silent killer. Pasalnya, tekanan darah yang terlalu tinggi lama-kelamaan dapat mengganggu aliran darah dari dan menuju jantung maupun otak. Alhasil, timbullah komplikasi berupa penyakit kardiovaskular yakni jantung dan stroke yang dapat mengancam nyawa.

Lantas apa saja tanda-tanda Anda mengalami darah tinggi? Sayangnya, terkadang darah tinggi tidak menimbulkan gejala. Banyak orang baru tahu jika ia mengalami hipertensi saat melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan alat pengukur.

Butuh waktu bertahun-tahun hingga seseorang benar-benar merasakan gejala darah tinggi, dan pada saat waktu tersebut tiba, apa yang kemungkinan besar dirasakan adalah sebagai berikut:

1. Sakit Kepala

Gejala hipertensi yang pertama adalah sakit kepala. Ini adalah gejala umum dari masalah kesehatan tersebut. Akan tetapi, seseorang mungkin baru akan merasakan sakit kepala apabila tekanan darahnya berada di level 180/110 mmHg atau bahkan lebih. Sakit kepala juga terasa pada perubahan tekanan darah secara tiba-tiba.

Sementara pada kasus tekanan darah tinggi berlangsung kronis (naik secara perlahan lahan dalam jangka waktu yang panjang), gejala ini biasanya tidak akan terasa. Sakit kepala akibat hipertensi juga umumnya terjadi secara konstan dan tidak dipengaruhi siklus tidur.

2. Kepala Pusing

Selain nyeri, kepala yang terasa pusing juga menjadi gejala tekanan darah tinggi. Lagi-lagi, hal ini biasanya terjadi apabila hipertensi yang dialami terjadi secara tiba-tiba /akut..

Kepala pusing atau vertigo yang terjadi lebih dari 3 hari  dapat disebabkan karena  karena penyakit stroke (sumbatan atau perdarahan) pada otak kecil/cerebellum. Oleh sebab itu, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami pusing kepala atau vertigo yang tidak kunjung reda.

3. Hidung Mimisan

Hidung yang mengalami perdarahan atau yang biasa kita kenal dengan istilah mimisan menjadi gejala hipertensi selanjutnya yang harus Anda waspadai. Apabila Anda memiliki riwayat darah tinggi kemudian mengalami mimisan secara tiba-tiba, hal ini bisa jadi menandakan bahwa kondisi tersebut sudah bertambah parah sehingga harus segera mendapat penanganan medis sebelum bertambah buruk.

4. Mual dan Muntah

Selain hidung mimisan, mual dan muntah yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menjadi pertanda tekanan darah tinggi sudah berada di level yang cukup mengkhawatirkan. Akan tetapi, jangan buru-buru panik karena gejala ini merupakan gejala umum yang bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

Mual dan muntah yang menjadi gejala darah tinggi biasanya juga disertai dengan gejala lainnya seperti sakit kepala. Jika ini yang Anda alami, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.

5. Kesemutan

Meningkatnya tekanan darah secara otomatis akan memperlambat laju aliran darah di dalam tubuh. Kondisi ini lantas juga akan menimbulkan gejala berupa kesemutan.

Selain itu, kesemutan pada salah satu tangan dan kaki bisa merupakan pertanda dari terjadinya stroke baru. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami gejala yang satu ini.

6. Terdapat Bintik Darah pada Mata

Bintik darah di mata (perdarahan subkonjungtiva) merupakan gejala yang dapat terjadi pada saat tekanan darah tinggi karena pembuluh darah kecil pada selaput mata tidak dapat menahan tekanan sehingga terjadi perdarahan tiba-tiba.

7. Nyeri Dada

Tekanan darah tinggi yang sudah tergolong parah karena tidak segera diobati dapat menimbulkan gejala berupa nyeri dada. Timbulnya gejala yang satu ini dikarenakan terhambatnya aliran darah dari dan menuju ke organ jantung.

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala nyeri dada, khususnya di sebelah kiri, yang sudah berlangsung cukup lama dan semakin tinggi intensitasnya. Pemeriksaan medis akan dilakukan guna memastikan apakah hal ini berkaitan dengan gangguan jantung akibat hipertensi atau masalah kesehatan yang lainnya.

8. Tubuh Mudah Lelah

Tubuh yang mudah lelah juga bisa menjadi gejala hipertensi. Akan tetapi, kelelahan yang mendera tubuh Anda tidak melulu berkaitan dengan masalah kesehatan yang satu ini. Oleh karena itu, jangan langsung panik dan disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis guna memastikan kondisi.

9. Penglihatan Ganda

Penderita hipertensi yang diikuti dengan gejala stroke pada batang otak  juga dapat mengalami gejala yang disebut sebagai diplopia. Diplopia adalah kondisi di mana Anda objek yang Anda lihat menjadi ganda.

Selain itu, hipertensi juga akan menyebabkan penglihatan kabur. Gejala ini baru akan muncul apabila hipertensi sudah mencapai tahap yang tergolong parah.

10. Detak Jantung Abnormal

Penyumbatan pada pembuluh darah koroner yang mengakibatkan iskemia pada titik titik kelistrikan pada jantung (misal nodus SA, nodus AV) dapat mengakibatkan gangguan irama jantung semisal atrial fibrilasi, av block, VT / VF. Silakan periksa ke IGD untuk dilakukan ECG bila mengalami denyut jantung yang tidak teratur

11. Kebingungan

Terhambatnya aliran darah ke otak akibat tingginya tekanan darah juga sedikit banyak akan memengaruhi kinerja dari organ tersebut. Salah satu dampak yang kemungkinan akan dirasakan yakni Anda akan sulit untuk fokus dan mudah merasa bingung. Akan tetapi, perlu pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan kondisi ini.

Baca Juga: Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Penyebab, Gejala, Obat, dll

Cara Mengatasi Darah Tinggi

Darah tinggi adalah masalah kesehatan yang tidak boleh disepelekan. Lantas, bagaimana jika Anda sudah telanjur mengalami hipertensi? Apabila masih dalam kategori ringan, cara mengatasi darah tinggi adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Pasalnya, sebagian besar kasus hipertensi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Penerapan pola hidup sehat yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Olahraga rutin
  • Mengonsumsi makanan bergizi (buah, sayur, gandum, ikan)
  • Membatasi konsumsi garam, menghindari kopi dan minuman manis
  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Mengendalikan stres dengan baik
  • Tidur yang cukup

Sementara pada kasus hipertensi berat, selain menerapkan pola hidup sehat, dokter juga akan memberikan Anda sejumlah obat-obatan yang berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah. Obat-obatan tersebut meliputi:

  • Penghambat-beta
  • Diuretik
  • ACE Inhibitors
  • Penghambat resepter angiotensin II

 

  1. American Heart Association. What are the symptoms of High Blood Pressure? https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/why-high-blood-pressure-is-a-silent-killer/what-are-the-symptoms-of-high-blood-pressure (Diakses pada 13 Agustus 2020)
  2. Anonim. Symptoms for High Blood Pressure. https://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/hypertension-symptoms-high-blood-pressure (Diakses pada 13 Agustus 2020)
  3. Das, A. 2017. High Blood Pressure (Hypertension): Causes & Symptoms. https://www.boldsky.com/health/wellness/2017/hypertension-causes-symptoms-113770.html (Diakses pada 13 Agustus 2020)
  4. Holland, K. 2020. Everything You Need to Know About High Blood Pressure (Hypertension). https://www.healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension#bloodpressure-medication (Diakses pada 13 Agustus 2020)
  5. Rodriguez, D. 2009. Warning Signs of Hypertension. https://www.everydayhealth.com/hypertension/understanding/warning-signs-of-hypertension.aspx (Diakses pada 13 Agustus 2020)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi