Terbit: 21 April 2017 | Diperbarui: 21 November 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Pakar kesehatan ternyata masih mencari tahu apa penyebab pasti dari migrain atau sakit kepala sebelah, salah satu penyakit yang cukup membuat repot banyak orang, khususnya andai menyerang saat dalam kondisi yang sangat sibuk atau genting, hingga saat ini. Tak hanya membuat pusing, migrain ternyata juga mampu memicu mual-mual, muntah, nyeri parah pada kepala, hingga sensitifitas pada cahaya dan suara. Namun, sebuah penelitian terbaru sepertinya menunjukkan fakta menarik tentang migrain dimana bisa jadi penyakit ini muncul karena kita mengalami masalah kegemukan atau obesitas.

Migrain Bisa Jadi Disebabkan Karena Masalah Kegemukan

Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Neurology ini, para pakar kesehatan berhasil menemukan kaitan antara migrain dengan masalah obesitas. Para peneliti mengecek hasil dari 12 penelitian sebelumnya yang melibatkan setidaknya 288 ribu partisipan. Dari data yang ada, diketahui bahwa mereka yang mengalami obesitas atau memiliki indeks massa tubuh di atas angka 30 ternyata 27 persen lebih sering terkena masalah migrain jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki indeks massa tubuh yang normal.

Memang, penelitian ini masih perlu pendalaman untuk mengetahui bagaimana obesitas bisa memicu migrain. Namun, para pakar kesehatan menduga bahwa adanya kadar lemak berlebihan di dalam tubuh ternyata bisa menimbulkan senyawa kimia yang mempengaruhi kinerja dan kondisi tubuh. Selain itu, mereka yang memiliki masalah obesitas ternyata juga cenderung lebih mudah terkena inflamasi yang tentu akan membuat tubuh mudah terkena gangguan kesehatan atau rasa nyeri.

Dengan adanya fakta ini, ada satu alasan lagi yang membuat orang dengan masalah obesitas atau kelebihan berat badan memang sebaiknya menurunkan berat badannya. Sebagai informasi, obesitas memang bisa memicu berbagai masalah yang lebih berbahaya layaknya serangan jantung, diabetes, dan lain sebagainya.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi