Terbit: 4 Agustus 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Ada banyak bahaya penyakit Parkinson yang dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Kondisi ini dapat mengganggu atau menghambat aktivitas penting sehari-hari, misalnya mengancingkan baju, mengikat tali sepatu, menulis, dan aktivitas lainnya. Yuk, ketahui bahaya dari gejala dan komplikasi dari penyakit Parkinson!

Bahaya Penyakit Parkinson: 18 Gejala dan Komplikasi yang Patut Diwaspadai!

Apa Itu Penyakit Parkinson?

Penyakit Parkinson adalah gangguan sistem saraf pusat yang memengaruhi gerakan. Gejala penyakit ini mulai terjadi secara bertahap, beberapa di antaranya seperti getaran (tremor) di satu tangan, masalah bicara, gerakan melambat, dan anggota badan kaku. Penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi yang juga berbahaya bagi kesehatan secara fisik dan mental.

Gejala dan Bahaya Penyakit Parkinson bagi Tubuh

Penyakit ini dapat menimbulkan sejumlah gejala yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan tubuh, terutama fungsi tubuh. Komplikasi juga mungkin dapat terjadi seperti kesulitan dalam koordinasi, berbagai gejala non-motorik, dan komplikasi lainnya.

Berikut ini daftar gejala dan bahaya penyakit Parkinson:

1. Gemetar

Getaran atau tremor saat istirahat adalah tanda awal yang umum dari penyakit Parkinson. Tremor ini dapat terjadi di beberapa anggota gerak tubuh seperti di jari, ibu jari, tangan, atau dagu.

Gemetar bisa menjadi normal setelah melakukan banyak olahraga, jika sedang stres atau cedera. Gemetar juga dapat terjadi akibat obat yang Anda minum, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter tentang penyebab pasti kondisi ini.

2. Kesulitan Bergerak atau Berjalan

Bahaya penyakit Parkinson dapat menyebabkan seseorang merasakan kekakuan di tubuh, lengan dan kaki, lengan tidak berayun seperti biasa ketika berjalan, atau bahkan nyeri di bahu dan pinggul yang menyebabkan gerakan melambat. Untungnya, terkadang kekakuan ini bisa hilang saat bergerak.

Jika lengan atau bahu terluka, penderitanya mungkin tidak dapat menggunakannya sampai sembuh, atau penyakit lain seperti radang sendi bisa menyebabkan gejala yang sama.

3. Masalah pada Suara dan Berbicara

Jika mengalami perubahan pada suara, seperti suara sangat lembut, rendah, cepat, serak, atau ragu-ragu sebelum berbicara, segera tanyakan ke dokter tentang apakah kondisi ini bisa menjadi penyakit Parkinson. Penyakit ini juga menyebabkan suara dan berbicara lebih datar.

4. Tulisan Tangan Kecil

Perubahan tulisan tangan merupakan tanda penyakit Parkinson yang disebut mikrografia. Tulisan tangan penderita penyakit ini menjadi jauh lebih kecil daripada sebelumnya. Juga cara menulis kata-kata yang berubah, seperti ukuran huruf yang lebih kecil dan kata-kata tampak lebih rapat.

Jika memiliki tangan atau jari yang kaku atau penglihatan yang buruk, terkadang cara menulis bisa berubah seiring bertambahnya usia.

5. Kesulitan untuk Tidur

Gerakan secara tiba-tiba saat tidur mungkin menjadi tanda bahaya penyakit Parkinson. Ini seperti meronta-ronta saat memimpikan sesuatu ketika tertidur lelap. Terkadang, gejala ini tidak hanya mengganggu penderitanya tetapi pada pasangan. Hal ini menyebabkan kualitas tidur buruk yang memicu masalah kesehatan.

6. Kehilangan Penciuman

Parkinson juga dapat menyebabkan seseorang tidak dapat mencium bau atau aroma makanan tertentu dengan baik. Jika cenderung kesulitan mencium bau makanan seperti pisang, licorice, atau makanan tertentu lainnya, seharusnya berkonsultasi kepada dokter tentang penyakit Parkinson.

7. Badan Bungkuk

Jika Anda, anggota keluarga, atau mungkin teman memperhatikan bahwa Anda terlihat membungkuk atau sedikit membungkuk saat berdiri, kemungkinan ini bisa menjadi tanda penyakit Parkinson. Jika merasa sakit karena cedera atau jika sakit, mungkin ini menyebabkan berdiri dengan posisi miring. Masalah dengan tulang juga bisa membuat badan sedikit membungkuk.

8. Otot Kaku

Bahaya Parkinson dapat menyebabkan otot kaku, tidak fleksibel, dan kram. Kondisi ini menyakitkan dan membuat kesulitan melakukan aktivitas tertentu, termasuk menulis, mengancingkan pakaian, atau mengikat tali sepatu.

Kekakuan dapat menghentikan otot dari peregangan dan relaksasi. Hal ini bisa sangat tampak dan terasa, misalnya kesulitan untuk membalikkan badan atau naik dan turun dari tempat tidur.

9. Sembelit dan Masalah Kandung Kemih

Mengejan untuk buang air besar (BAB) bisa menjadi tanda awal penyakit Parkinson dan ini sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter. Penyakit ini juga menimbulkan gejala kandung kemih terlalu aktif, yang menyebabkan keinginan untuk berkemih yang sulit ditunda atau sering buang air kecil.

Komplikasi dan Bahaya Parkinson bagi Fisik dan Mental

Selain gejala yang biasanya terkait dengan penyakit Parkinson seperti otot kekakuan dan tremor, penderita penyakit ini juga dapat mengalami komplikasi lain, termasuk depresi, gangguan tidur, dan demensia. Perubahan yang terjadi bisa berdampak buruk secara signifikan terhadap aspek fisik dan mental seseorang.

Berikut ini komplikasi dan bahaya Parkinson bagi fisik dan mental:

1. Kecemasan dan Depresi

Meskipun normal, merasa cemas atau kesal ketika memiliki kondisi kronis seperti penyakit Parkinson, bisa mengganggu. Namun depresi lebih dari sekadar karena penyakit ini, tetapi bisa menjadi akibat langsung dari penyakit karena perubahan kimia di otak.

Parkinson dapat menyebabkan depresi karena efeknya pada hormon serotonin, yang mengatur suasana hati (mood). Setengah dari penderita penyakit Parkinson mengalami depresi klinis di beberapa titik dalam hidupnya.

2. Demensia

Tidak hanya menyebabkan gangguan gerakan yang menjadi gejala utama, bahaya penyakit Parkinson juga dapat memicu perubahan protein di otak – yang mengontrol pikiran dan memori – dapat menyebabkan demensia.

Demensia pada penyakit Parkinson menyebabkan gejala, termasuk hilang ingatan, kesulitan berkonsentrasi, halusinasi, delusi, mudah marah, gangguan tidur, dan kecemasan.

3. Gangguan Tidur

Gangguan tidur sering kali terjadi dan menjadi hal yang biasa pada penderita penyakit Parkinson. Penyakit ini dapat memengaruhi cara tubuh mengatur tidur dan terjaga, tetapi masalah fisik juga bisa menyebabkan sulit tidur.

Beberapa keluhan yang mengganggu tidur, antara lain kesulitan tidur (insomnia), mimpi buruk, gangguan perilaku tidur REM (rapid eye movement), sleep apnea, sering berkemih di malam hari (nokturia), dan kebingungan di malam hari.

4. Kesulitan Menelan

Bahaya Parkinson dapat melemahkan otot-otot di mulut dan rahang yang membantu untuk mengunyah dan menelan makanan. Kondisi ini mengakibatkan makanan tersangkut di tenggorokan.

Pada tahap akhir penyakit ini, kesulitan menelan dapat memicu tersedak, atau mengakibatkan makanan dan cairan bocor ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.

5. Gerakan Tak Sadar (Dyskinesia)

Komplikasi ini tidak terjadi oleh penyakit Parkinson, tetapi oleh obat yang digunakan untuk mengobati penyakit ini. Pasien yang menggunakan obat levodopa dosis tinggi (atau selama bertahun-tahun) dapat mengembangkan gerakan yang tidak terkendali (dyskinesia), termasuk menggelengkan kepala, berkedut, bergoyang, atau gelisah.

6. Nyeri

Beberapa penderita Parkinson dapat mengalami rasa sakit atau nyeri sebagai gejala utamanya. Sebagian penderitanya akan mengalami nyeri di beberapa titik.

Sejumlah faktor dalam Parkinson dapat memicu rasa sakit. Penyebabnya seperti kontraksi otot dan pemrosesan sinyal rasa sakit yang tidak normal di otak. Rasa sakit atau nyeri dapat terjadi pada bahu, leher, punggung, dan kaki.

7. Kelelahan

Kesulitan tidur di malam hari biasanya terjadi pada penderita penyakit Parkinson. Kondisi ini dapat membuat penderitanya merasa kelelahan di siang hari. Kelelahan terkait Parkinson bukanlah kelelahan biasa. Beberapa penderitanya bahkan merasa sangat lelah sehingga hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur.

8. Penurunan Tekanan Darah

Jika merasa sedikit pusing setiap kali berdiri dari posisi duduk atau berbaring, gejala ini merupakan hipotensi ortostatik atau postural. Pusing disebabkan oleh penurunan tekanan darah saat mengubah posisi.

Tubuh memiliki mekanisme internal yang menyesuaikan tekanan darah setiap kali bergerak. Hipotensi postural terjadi ketika ada masalah dengan mekanisme ini. Beberapa obat untuk Parkinson juga menyebabkan penurunan tekanan darah.

9. Gairah Seks Menurun

Bahaya Parkinson dapat merusak saraf yang memungkinkan pria mengalami ereksi dan memberikan rasa pada penis. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gerakan kaku atau tersentak-sentak, yang dapat membuat berhubungan seks tidak nyaman dan sulit orgasme. Kondisi tersebut mengakibatkan pria kehilangan keinginan atau kemampuan untuk berhubungan seks.

paket obat isolasi mandiri doktersehat

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. 10 Early Signs of Parkinson’s Disease. https://www.parkinson.org/understanding-parkinsons/10-early-warning-signs (Diakses pada 4 Agustus 2021)
  2. Mayo Clinic Staff. 2020. Parkinson’s disease. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/parkinsons-disease/symptoms-causes/syc-20376055 (Diakses pada 4 Agustus 2021)
  3. The MNT Editorial Team. 2021. Parkinson’s disease complications. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323399#_noHeaderPrefixedContent (Diakses pada 4 Agustus 2021)
  4. Watson, Stephanie. 2020. 11 Complications of Parkinson’s Disease You Should Know About. https://www.healthline.com/health/parkinsons/complications (Diakses pada 4 Agustus 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi