Terbit: 23 May 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Rasa iri merupakan salah satu jenis emosi yang bisa dirasakan siapa saja, termasuk balita. Banyak orang tua menganggap rasa iri pada anak umumnya karena mereka belum bisa mengendalikan perasaannya. Namun jika hal ini dibiarkan, perasaan tersebut bisa terbawa hingga dewasa. Bagaimana mengatasinya?

Anak Sering Merasa Iri, Bagaimana Mengatasinya?

Penyebab rasa iri pada anak

Rasa iri pada anak bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah stau penyebab yang sering terjadi adalah ketika lahirnya anggota baru dalam keluarga. Anak merasa iri karena disebabkan oleh rasa cemburu atau cemas jika ia tidak mendapat perhatian yang sama dengan anak yang lain.

Penyebab lain munculnya rasa iri pada anak adalah ia menginginkan sesuatu seperti yang dimiliki oleh orang lain. Terkadang hal ini bisa menjadi masalah ketika anak berusaha untuk mendapatkan barang tersebut dengan segala cara.

Mengatasi rasa iri pada anak

Menurut para pakar, memiliki rasa iri dalam batas tertentu merupakan hal yang wajar. Ketika mengalami gesekan dalam hubungan sosial, maka wajr bagi anak untuk merasa iri dan dengki. Namun jika tidak diarahkan dengan baik, sifat iri hati dapat berkembang menjadi dendam, amarah dan frustrasi.

Untuk menghindari berkembangnya sikap tersebut, orang tua bisa mengatasinya dengan cara berikut ini:

1. Mempersiapkan kakak untuk menyambut kehadiran adik.

Salah satu perasaan iri yang sering terjadi adalah perasaan iri kakak pada adiknya. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa melibatkan kakak untuk ikut menyabut kelahiran adik seperti mengajaknya berbelanja keperluan bayi, menata kamar bayi, memilihkan baju bayi, dan berbagai aktivitas lainnya.

2. Hindari kebiasaan membanding-bandingkan anak.

Banyak orang tua menganggap bahwa dengan membandingkan anak yang satu dengan anak yang lain akan membuatnya termotivasi. Namun sebenarnya, memuji salah satu anak akan membuat rasa cemburu muncul. Meskipun masih kecil, namun mereka mampu menangkap perasaan atau perlakuan berbeda dari anak-anak.

3. Jangan memanjakan anak.

Sebagai orang tua tentu ingin memberi yang terbaik pada anak. Namun hati-hati, karena sikap ini dapat membuat anak terlalu dimanja, merasa ia yang paling berkuasa dan tidak boleh mendapatkan apa yang ia dapatkan. Sebaiknya, tanamkan pada anak untuk bekerja keras mencapai apa yang ia mau dan tanamkan kebiasaan untuk berbagi dengan sesama.

4. Buat anak percaya diri.

Terkadang anak merasa iri karena ia merasa orang lain lebih baik darinya. Anda bisa mengatasi ini dengan menanamkan kepercayaan diri pada anak dan meyakinkan bahwa setiap anak memiliki kelebihannya sendiri.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi