Terbit: 31 Mei 2018 | Diperbarui: 9 Mei 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Meminta maaf adalah hal yang tidak mudah dilakukan baik bagi dewasa maupun anak-anak. Itulah mengapa orang tua sebaiknya mengajarkan anak untuk mau meminta maaf sejak dini. Dengan begitu, anak tidak akan gengsi mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Tips Mengajarkan Anak agar Mau Minta Maaf

Tips mengajarkan anak untuk mau meminta maaf

Mengajarkan anak untuk minta maaf memang kadang butuh kesabaran. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba di rumah untuk melatih si kecil mau minta maaf, yaitu:

1. Jelaskan mengapa si kecil harus minta maaf

Terkadang anak tidak paham mengapa ia harus minta maaf. Misalnya, ketika ia merebut mainan temannya, ia hanya ingin bermain dan tidak berniat membuat temannya menangis. Karena itu ia tampak enggan untuk minta maaf.

Hal ini wajar terjadi pada perkembangan anak khususnya balita yang belum memahami sebab-akibat dari tindakannya. Untuk itu sebaiknya orang tua membantu menjelaskan kesalahan anak dan alasan mengapa si kecil harus minta maaf.

Jika anak enggan untuk minta maaf, sebaiknya jangan memaksa anak untuk minta maaf. Anak yang minta maaf dengan terpaksa akan terbawa hingga dewasa dan akan sulit minta maaf dengan tulus. Untuk menghadapi anak yang tidak mau minta maaf, sebaiknya biarkan saja dan bicarakan masalah ini di kesempatan lain ketika suasana hati anak lebih baik.

2. Beri contoh minta maaf yang baik

Cara terbaik untuk melatih anak agar mau minta maaf adalah dengan memberi contoh langsung pada anak. Misalnya, jika Anda melakukan kesalahan, Anda tidak segan untuk meminta maaf pada si kecil. Anak perlu belajar bahwa meminta maaf adalah hal yang baik dan bisa dilakukan siapa saja.

3. Ajarkan mengenai empati

Empati adalah kemampuan anak untuk dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Misalnya jika mainan anak Anda direbut, lalu ia menangis, Anda bisa mengatakan, “Nggak enak kan kalau mainannya direbut? Berarti jangan merebut mainan orang lain ya?”. Dengan situasi seperti itu, anak akan mulai belajar mengenai empati.

4. Ajarkan anak untuk tidak mengulangi kesalahan

Selain meminta maaf, Anda juga perlu mengajarkan anak untuk belajar dari kesalahan. Permintaan maaf akan percuma jika masih terus mengulang kesalahan. Tunjukkan pada anak cara memperbaiki kesalahannya agar tidak terulang lagi di kemudian hari.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi