Terbit: 30 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Stroller merupakan alat bantu yang sangat berguna bagi para orang tua. Adanya stroller membantu meringankan beban orang tua ketika mengajak anak berjalan-jalan. Namun perlu diketahui, ada banyak cara penggunaan stroller yang dapat berisiko bagi si kecil. Apa saja?

5 Kesalahan dalam Penggunaan Stroller

Photo Credit: Freepik

Kesalahan Dalam Penggunaan Stroller

1. Meletakkan tas belanjaan di atas stroller

Kadang saat berbelanja, banyak para ibu yang meletakkan tas belanjaan di stroller si kecil. Tanpa disadari hal ini dapat membahayakan di kecil lho, Mom. Kantung belanjaan Anda dapat terjatuh dan menimpa si kecil. Sebaiknya letakkan belanjaan Anda di baki bagian bawah stroller agar barang-barang Anda dan si kecil cukup aman.

2. Menggantungkan benda di pegangan stroller

Salah satu trik agar berbelanja dengan praktis adalah dengan menggantungkan belanjaan di pegangan stroller. Hal ini banyak dilakukan oleh para ibu ketika mengajak si kecil berbelanja. Meskipun praktis, namun cara ini dapat berisiko bagi keseimbangan stroller. Jika beban yang diangkut stroller tidak seimbang, maka kemungkinan stroller akan oleng dan berisiko menyebabkan si kecil terjatuh.

3. Membiarkan si kecil di dalam stroller tanpa pengawasan

Anda mungkin merasa aman membiarkan si kecil berada di stroller sendirian. Namun, Anda perlu waspada jika si kecil sudah agak besar. Hal ini dapat memicu si kecil bermain-main di bawah stroller, atau mencoba berdiri di atas stroller sehingga menyebabkan cedera.

4. Lupa mengerem stroller

Apabila Anda ingin berhenti sejenak dan melihat-lihat, sebaiknya jangan lupa mengerem stroller. Gerakan bayi atau medan yang menurun bisa membuat stroller meluncur bebad dan berbahaya bagi bayi.

5. Menghadapkan stroller ke paparan matahari langsung

Ketika mengajak si kecil ke luar rumah dan cuaca cukup terik, jangan lupa menggunakan pelindung bayi untuk melindungi bayi dari sinar matahari. Namun jangan terlalu sesak menutupi bayi sehingga bayi masih bisa bernapas dengan udara segar.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi