Terbit: 13 March 2018 | Diperbarui: 17 March 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Mendengkur umumnya dialami oleh orang dewasa. Namun terkadang bayi yang baru lahir juga bisa mendengkur. Hal ini tentu dapat menyebabkan orang tua panik, khususnya bagi ibu baru.

Bayi Baru Lahir Saat Tidur Sering Mendengkur, Normalkah?

Photo Credit: Sima Dimitric

Normalkah bayi baru lahir mendengkur?

Bayi baru lahir umumnya sudah bisa bernapas dengan paru-parunya sendiri. Namun terkadang sistem pernapasan bayi belum sebaik orang dewasa. Meskipun menimbulkan kekhawatiran, namun sebenarnya bayi yang mendengkur adalah hal yang normal.

Penyebab bayi mendengkur saat tidur

Dilansir dari laman parenting, bayi yang mendnegkur umumnya disebabkan karena saluran udara dalam sistem pernapasan bayi masih sangat sempit dan penuh dengan sekresi. Udara yang lewat sekresi ini dapat menyebabkan suara mendengkur.

Selain itu suara dengkuran pada bayi dihasilkan dari bunyi gas di dalam perut yang dihirup bayi ketika menyusu. ASI dalam perut bayi dapat menyebabkan gas dan menimbulkan tekanan di perut bayi. Karena itu bayi perlu disendawakan untuk mengeluarkan gas. Gas yang tersisa di dalam perut umumnya disalurkan melalui dengkuran pada saat tidur.

Proses pengeluaran gas pada bayi juga belum sempurna. Bayi belum tahu bagaimana cara merilekskan otot dasar panggul dan perut untuk menyalurkan gas dan tinja ke saluran akhir sistem pencernaan. Sehingga gas tersebut disalurkan ke arah pita suara berada. Akibatnya muncul suara mendengkur pada bayi.

Kapan perlu waspada terhadap denhgkuran bayi?

Dengkuran pada bayi adalah hal yang normal dan akan hilang setelah bayi berusia beberapa bulan. Namun jika hal ini terus berlanjut, Anda perlu waspada pada beberapa gejala penyakit seperti asma, pneumonia, spesis dan gagal jantung. Untuk memastikannya, sebaiknya segera periksakan bayi Anda ke dokter.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi