Terbit: 1 June 2018 | Diperbarui: 20 July 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Mom, apakah si kecil sekarang sedang belajar merangkak? Sebagian bayi mulai belajar merangkak ketika ia berusia 7 bulan. Namun bagaimana jika bayi tidak merangkak, tetapi ngesot? Normalkah hal tersebut?

Bayi Ngesot dan Tidak Merangkak, Normalkah?

Mengapa bayi tidak merangkak?

Fase bayi duduk dan berdiri merupakan fase yang tidak bisa ditebak dalam perkembangan seorang anak. Sehingga ketika anak lain sudah bisa merangkak sementara si kecil belum bisa merangkak, hal ini kadang memicu kekhawatiran bagi orang tua.

Umumnya anak melewati masa merangkak sebelum ia belajar berdiri. Pada tahap ini, kadang bayi tidak langsung merangkak, tetapi ngesot. Banyak orang tua yang menyamakan kedua proses tersebut namun bagi perkembangan anak, merangkak dan ngesot adalah dua hal yang berbeda.

Ketika bayi ngesot, kemungkinan koordinasi otot kaki, mata dan tangannya masih belum sempurna sehingga ia tidak bisa menggerakkan lututnya ke depan saat merangkak. Selain itu, bayi yang mengesot juga memiliki sendi yang lebih lentur dibanding bayi lainnya.

Kondisi ini adalah hal yang normal, sehingga ibu tidak perlu khawatir jika bayi belum mahir merangkak pada rentang usia 7-10 bulan. Meskipun demikian, bayi tetap perlu dilatih agar mampu merangkak dengan baik.

Cara melatih bayi merangkak

Agar bayi tidak terus-menerus ngesotAnda bisa melatihnya merangkak dengan beberapa cara berikut ini:

1. Perbanyak tengkurap atau tummy time

Tengkurap dapat membantu si kecil untuk lebih cepat merangkak. Ajaklah anak untuk bermain dengan posisi tengkurap supaya otot-otot dan persendiannya lebih siap untuk merangkak.

2. Memijat bayi

Memijat bayi baik untuk merangsang persendian dan otot bayi untuk memudahkannya merangkak. Saat memijat, latih bayi bergerak dengan menggunakan gerakan mengayuh sepeda untuk menstimulasi gerakan bayi.

3. Berikan bantalan atau alas bagi si kecil merangkak

Untuk memudahkan anak ngesot atau merangkak di rumah, maka sebaiknya berikan alas yang lembut dan empuk agar anak tidak cedera saat belajar merangkak.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi