Terbit: 16 Februari 2018 | Diperbarui: 6 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Menyusui merupakan salah satu cara ibu untuk memberi nutrisi pada bayinya. Namun kadang muncul berbagai masalah saat menyusui yang datang dari payudara ibu. Bagaimana mengatasinya?

Gangguan Payudara Saat Menyusui dan Cara Mengatasinya

Puting datar (flat nipples)
Ibu yang memiliki puting datar sering khawatir tidak dapat menyusui bayinya dengan baik. Namun sebenarnya ibu dengan puting datar tetap dapat menyusui dengan baik. Untuk mengatasinya, ibu bisa memijat dengan jari untuk mengondisikan puting agar bisa menyusui. Anda juga bisa menggunakan alat bantu berupa nipple puller, alat penarik puting untuk menarik puting keluar, atau nipple former untuk membuat puting lebih menonjol keluar.

Mastitis
Mastitis atau radang payudara adalah salah satu gangguan menyusui yang paling sering terjadi pada ibu menyusui. Mastitis dapat disebabkan oleh tersumbatnya saluran ASI atau karena infeksi bakteri. Mastitis umumnya dapat ditangani dengan perawatan konservatif seperti menyusui langsung, atau memompa ASI. Namun jika mastitis belum mereda dan disertai demam, kemungkinan disebabkan oleh bakteri. Periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Payudara bengkak
Payudara bengkak biasanya terjadi saat payudara penuh namun ASI tidak keluar. Cara mengatasinya, segera susui bayi sesering mungkin setiap 2-3 jam sekali atau diperah/dipompa. Kompres payudara dengan air hangat agar ASI mengalir lancar. Saat bayi menyusu, pijat lembut payudara Anda agar membantu merangsang aliran ASI.

Puting lecet
Umumnya puting lecet disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak benar, yaitu sebagian besar areola tidak masuk ke dalam mulut bayi sehingga ia hanya menghisap puting payudara. Akibatnya, ia kesulitan mendapat ASI dan berusaha menggigit puting hingga lecet. Untuk mengatasinya, oleskan salep khusus puting lecet pada payudara untuk meredakan lecet.

Saluran ASI tersumbat
Saluran ASI yang tersumbat ditandai dengan adanya benjolan menyakitkan pada payudara. Payudara dapat memerah, bengkak dan sensitif, serta adanya bintik putih kecil ketika menusui bayi Anda. Saat aliran ASI tersumbat, Anda disarankan untuk tetap menyusui bayi agar mempermudah mengosongkan payudara. Jika Anda tidak dapat menyusui bayi karena tertidur, sebaiknya keluarkan ASI dengan memompa atau memerahnya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi