Terbit: 12 April 2018 | Diperbarui: 3 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Autisme merupakan salah satu risiko yang paling dikhawatirkan ibu pada janin yang dikandungnya. Para ahli masih berusaha meneliti faktor penyebab autisme. Sejauh ini para ahli berpendapat bahwa perubahan fase dari pembuahan, kehamilan hingga persalinan dapat meningkatkan risiko autisme pada bayi. Benarkah autisme bisa dicegah sejak masa kehamilan?

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Masa Kehamilan?

Mencegah autisme sejak dalam kandungan

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti penyebab autisme, namun para ahli menyarankan para ibu untuk menjaga kehamilannya dengan baik untuk mencegah terjadinya autisme. Beberapa cara untuk mencegah autisme saat hamil di antaranya:

1. Tidak mengonsumsi sembarang obat-obatan
Saat hamil, kadang ibu tidak bisa lepas dari gangguan kesehatan seperti sakit kepala, flu, dan berbagai keluhan lainnya. Sebaiknya jika terjadi keluhan tersebut ibu tidak mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan karena dapat memicu autisme dan gangguan kesehatan janin lainnya.

2. Menjaga jarak kehamilan
Jarak kehamilan terlalu dekat atau terlalu jauh dianggap dapat memicu autisme pada bayi. Para ahli menganggap bahwa jarak kehamilan yang idela adalah antara 2-5 tahun antara anak pertama dengan anak kedua. Kehamilan di usia tua dapat berisiko anak mengalami kelainan atau mutasi gen dibanding dengan kehamilan pada usia muda.

3. Lakukan pemeriksaan kehamilan dengan rinci
Saat melakukan pemeriksaan kehamilan, lakukan pemeriksaan dengan rinci termasuk skrining infeksi virus seperti TORCH (toxoplasma, rubela, citomegalovirus, herpes atau hepatitis). Adanya kandungan virus dalam janin juga menjadi salah satu pemicu autisme sejak masa kehamilan.

4. Hindari polusi dan zat kimia beracun
Sejumlah penelitian menyebutkan paparan polusi udara atau zat beracun seperti pestisida dan beberapa bahan kimia dalam kosmetik dapat menyebabkan autisme. Bagi Anda yang ingin melakukan perawatan kecantikan, sebaiknya pilih produk kimia yang aman bagi ibu hamil. Sedangkan Anda yang sering hobi berkebun atau bercocok tanam sebaiknya mengurangi kontak dengan pestisida.

5. Makan makanan yang sehat
Selama kehamilan, ibu hamil disarankan untuk makan makanan sehat. Jenis makanan yang disarankan adalah makanan dengan gizi seimbang dan menghindari makanan yang mengandung zat pengawet atau pewarna tambahan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi