Terbit: 23 May 2018 | Diperbarui: 4 April 2023
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Menjaga kehamilan selama kehamilan sangatlah penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Salah satu cara untuk menjaga kehamilan yang bisa dilakukan adalah menghindari kebiasaan buruk. Untuk itu, yuk simak kebiasaan buruk ibu hamil yang perlu dihindari di artikel ini!

10 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Kebiasaan Buruk Wanita Hamil yang Berdampak pada Janin

Berikut ini beberapa kebiasaan buruk yang berdampak pada perkembangan janin dan perlu Anda hindari selama masa kehamilan:

1. Makan untuk Porsi Dua Orang

Salah satu kebiasaan buruk yang sering dilakukan ibu hamil adalah makan untuk porsi dua orang. Memang benar, saat hamil itu berarti Anda perlu bertanggungjawab terhadap janin di perut. Namun, bukan berarti Anda bisa bebas makan sepuasnya atau makan berlebihan. 

Sebuah studi mengungkapkan bahwa setengah dari ibu hamil mengalami peningkatan berat badan secara berlebih selama kehamilan. Apabila itu terjadi, hal ini akan berisiko menyebabkan janin Anda mengalami obesitas di kemudian hari. 

Di samping itu, ibu yang menderita obesitas saat hamil juga bisa berisiko mengalami keguguran, bayi lahir prematur, bayi lahir mati, pembekuan darah, kesulitan saat persalinan sehingga perlu menjalani operasi caesar. Kemudian, bayi yang lahir dari ibu penderita obesitas juga memiliki kemungkinan menjadi gemuk.

2. Konsumsi Kafein Secara Berlebih

Berdasarkan penelitian, konsumsi kafein di trimester pertama sekitar 200 mg sehari atau dua cangkir kopi itu tidak masalah. Namun, beberapa penelitian lain juga menunjukan efek buruk dari konsumsi kafein yang terlalu banyak, misalnya meningkatkan risiko keguguran pada ibu hamil yang lebih besar. 

Selain itu, saat Anda minum kopi atau kopi, kandungan kafein akan melewati plasenta sehingga memengaruhi detak jantung janin yang sedang tumbuh. 

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

3. Tidak Olahraga

Kebiasaan buruk ibu hamil selanjutnya adalah melewatkan olahraga selama kehamilan atau tidak olahraga secara rutin. Ibu hamil yang tidak berolahraga selama kehamilan bisa meningkatkan berbagai risiko komplikasi seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, hingga meningkatkan risiko diabetes gestasional.

Kondisi tersebut tidak hanya berpengaruh pada kesehatan Anda, tapi juga bisa berdampak pada kesehatan janin di kandungan. Untuk itu, sebaiknya Anda tidak melewatkan aktivitas satu ini selama masa kehamilan.

4. Terlalu Sering Tidur

Selama kehamilan, ibu hamil memang perlu lebih banyak waktu untuk menjaga kesehatan janin di kandungan. Namun, hal itu bukan berarti Anda bisa bebas tidur terus-menerus sepanjang waktu. 

Pasalnya, terlalu sering tidur dari waktu yang dibutuhkan juga bisa berdampak buruk untuk perkembangan janin Anda. Untuk itu, Anda tetap perlu menetapkan batasan waktu saat beristirahat atau tidur. Selain mendapatkan waktu tidur yang cukup, Anda juga perlu mendapatkan kualitas tidur yang nyaman dan baik. 

5. Melewatkan Vaksin

Khawatir terhadap tingkat keamanan vaksin terhadap janin sering menjadi alasan ibu hamil untuk tidak melakukan vaksin selama masa kehamilan. Padahal vaksin ini dapat menjadi salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah komplikasi dari penyakit tertentu. 

Selain menghindari komplikasi penyakit, vaksin selama hamil juga dianggap aman. Misalnya vaksin flu. Vaksin flu yang diberikan saat hamil bisa membantu memberikan perlindungan pada bayi dari infeksi flu. 

6. Stres Berlebih

Peningkatan berat badan, ketakutan terhadap kehamilan secara berlebih dan hal lainnya dapat menyebabkan wanita hamil mengalami stres. Apabila Anda stres dan mengalami kelelahan, maka bisa menghambat penyerapan nutrisi makanan sehingga bisa membahayakan kesehatan janin pada kandungan Anda. 

Ketika Anda merasa stres berlebih atau kelelahan, sebaiknya Anda mencoba beristirahat atau bersantai dengan melakukan aktivitas yang disukai dan menurunkan stres. Misalnya, mendengarkan musik kesukaan, yoga, baca buku, dan lainnya.

7. Menghindari Berhubungan Seks

Banyak ibu hamil yang beranggapan bahwa melakukan seks saat hamil bisa membahayakan janin. Padahal aktivitas satu ini boleh saja dilakukan selama Anda dan pasangan bisa menyesuaikan posisi seks yang tepat dan nyaman, terutama ketika kehamilan semakin membesar. 

8. Konsumsi Obat Tanpa Resep Sembarangan

Ketika hamil dan Anda ingin mengonsumsi obat tertentu saat sakit sebaiknya Anda hindari kebiasaan mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter. Pengobatan yang dilakukan secara mandiri bisa berpengaruh terhadap janin dan kehamilan Anda. 

Untuk itu, ketika sakit dan membutuhkan obat atau hendak mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir risiko buruk yang mungkin terjadi pada kehamilan Anda.

9. Berlebihan dalam Konsumsi Suplemen dan Vitamin

Mengonsumsi suplemen atau vitamin tambahan memang baik untuk menjaga kesehatan Anda dan janin di kandungan. Namun, jika Anda mengonsumsi suplemen secara berlebihan atau obat-obatan herbal tanpa resep, maka hal tersebut bisa membahayakan perkembangan janin Anda. 

Untuk itu, sebelum Anda mengonsumsi suplemen atau vitamin tertentu sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat. 

10. Melewatkan Makan

Selain makan secara berlebihan, sebagian ibu hamil lainnya masih suka melewatkan makan akibat mengalami rasa mual atau morning sickness terutama di trimester pertama kehamilan. Apapun alasannya, sebaiknya Anda tidak melewatkan makan. Cobalah untuk makan atau mengonsumsi makanan yang dibolehkan meski dalam perlu sedikit demi sedikit.

Nah, itulah kebiasaan buruk yang bisa berdampak pada kondisi kesehatan Anda sekaligus janin di dalam kandungan. Untuk menghindari berbagai risiko yang mungkin memengaruhi perkembangan janin hingga keguguran, sebaiknya Anda hindari kebiasaan buruk di atas. 

  1. Seitz, Jolyn. 2022. Do’s and don’ts during the first trimester of pregnancy. https://news.sanfordhealth.org/womens/dos-and-donts-during-first-trimester-pregnancy/. (Diakses Pada 4 April 2023). 
  2. Anonim 2018. Flu vaccine reduces risk of flu hospitalization among pregnant women. https://www.cdc.gov/media/releases/2018/p1011-flu-vaccine-reduces-risk-pregnant-women.html. (Diakses pada 4 April 2023).
  3. Anonim. 2021. Things to avoid during pregnancy. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/things-to-avoid-during-pregnancy. (Diakses pada 4 April 2023).
  4. Nickell, Amy. 6 mistakes not to make during pregnancy. https://www.babycentre.co.uk/b25031552/6-mistakes-not-to-make-during-pregnancy. (Diakses pada 4 April 2023).
  5. Anonim. 2023. Pregnancy Precautions. https://kidshealth.org/en/parents/pregnancy-precautions.html. (Diakses pada 4 April 2023).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi