Terbit: 27 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Minyak tawon untuk sakit gigi telah lama dipercaya masyarakat, namun benarkah faktanya secara medis? Simak pembahasan tentang manfaat minyak tawon untuk sakit gigi berikut ini!

Manfaat Minyak Tawon untuk Sakit Gigi, Benarkah?

Apa Itu Minyak Tawon?

Namanya memang minyak tawon, tetapi minyak tradisional ini sama sekali tidak berasal dari tawon. Tidak juga mengandung sari tawon atau bagian dari sarang tawon. Sejatinya, sebutan minyak tawon mengacu pada merek minyak tradisional asal Kalimantan ini.

Minyak tawon adalah minyak urut tradisional yang sejak lama digunakan untuk meredakan nyeri sendi, sakit gigi, sakit kepala, bisul, berbagai masalah kulit, hingga gatal akibat gigitan serangga. Minyak tawon juga dapat digunakan untuk menyembuhkan masuk angin, mual, batuk, hingga luka terbuka.

Minyak esensial tradisional ini diklaim dapat meredakan gejala nyeri ringan dan sedang secara umum. Bila ingin menggunakannya, baca aturan pakai yang disarankan dan tetap konsultasi ke dokter bila mengalami gejala yang tidak kunjung sembuh.

Manfaat Minyak Tawon untuk Sakit Gigi, Benarkah?

Sakit gigi bisa menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga manula. Nyeri yang tak tertahankan bahkan terasa hingga ke seluruh kepala. Salah satu cara herbal untuk mengatasinya dengan minyak tawon, namun benarkah fakta medis itu?

Manfaat minyak tawon untuk sakit gigi berasal dari kandungan bahan alami di dalamnya. Minyak tradisional berwarna kecoklatan ini memiliki aroma kuat yang khas, hasil dari campuran berbagai tanaman herbal. Minyak tawon mampu meredakan sakit gigi, mengurangi bengkak pada gusi, serta meredakan radang pada tenggorokan akibat sakit gigi.

Berikut ini adalah manfaat minyak tawon untuk sakit gigi berdasarkan komposisi yang menyusunnya:

  • Oleum Cocos

Minyak kelapa memang tidak terlalu populer sebagai obat sakit gigi. Padahal minyak ini bersifat antimikroba yang artinya mampu membunuh bakteri dan mikroba jahat di dalam mulut.

Berkumur dengan minyak kelapa yang dicampur dengan air hangat dapat membantu menjaga kesehatan rongga mulut dan gigi.

  • Oleum Cajuputi

Minyak kayu putih telah lama dikenal sebagai minyak atsiri dengan beragam kegunaan. Kandungannya efektif meredakan rasa nyeri, berdenyut, dan ngilu pada gigi. Minyak kayu putih juga memiliki kemampuan membunuh bakteri di gigi.

  • Oleum Citronella

Minyak bunga citronella berbau harum dan lembut di kulit. Minyak ini kerap digunakan untuk campuran produk perawatan bayi dan anak serta sebagai penghalau nyamuk.

Citronella atau sereh wangi dapat meredakan nyeri dan radang pada rongga mulut dan tenggorokan. Bersifat analgesik dan antiseptik sehingga dapat membunuh kuman penyebab sakit gigi.

  • Oleum Terebinthinae

Oleum terebinthinae juga dikenal dengan nama minyak terpentin atau turpentin. Minyak yang berasal dari pohon pinus ini memberi rasa panas pada kulit jika dioleskan. Minyak terpentin mampu membunuh bakteri dan jamur pada mulut.

  • Piperis Folium

Piperis folium atau sirih merah telah lama dikenal ampuh untuk masalah gigi dan mulut. Sirih merah membantu menghilangkan bau mulut, menguatkan email gigi, menghentikan pendarahan, dan mencegah terjadinya infeksi pada gigi dan gusi.

  • Zingiberis Rhizoma

Zingiberis rhizoma adalah jahe. Tanaman tradisional ini memiliki banyak sekali manfaat dalam menjaga kesehatan.

Jahe memiliki kandungan antibakteri tinggi, antiinflamasi, dan antivirus. Untuk menjaga kesehatan gigi, jahe berfungsi untuk menghilangkan bakteri, meredakan nyeri, dan membantu mengatasi gusi yang bengkak.

  • Curcumae Rhizoma

Temulawak atau Curcumae rhizoma digunakan secara tradisional untuk menambah nafsu makan dan meredakan batuk, mual, dan masuk angin. Selain itu, temulawak juga efektif membunuh bakteri di mulut.

Kandungan xantorizol di dalamnya berfungsi untuk merawat kekuatan email gigi. Temulawak juga membantu menghilangkan bau mulut dan meredakan nyeri di gigi yang bermasalah.

  • Allium Sativum

Allium sativum atau bawang putih telah lama digunakan untuk meredakan sakit gigi akibat gigi berlubang. Zat Allicin di dalamnya ampuh membunuh bakteri dan kuman penyakit di gigi.

Cara Pemakaian Minyak Tawon untuk Sakit Gigi

Sebenarnya tidak ada dosis tertentu untuk menggunakan minyak tawon sebagai obat sakit gigi. Gunakan minyak tawon secukupnya, sesuai kebutuhan pada bagian yang sakit.

Berikut adalah cara pemakaian minyak tawon untuk sakit gigi:

  • Dioleskan

Cara pertama adalah dengan mengoleskan minyak tawon di daerah pipi, rahang dan leher pada bagian yang sakit. Sakit gigi biasanya berefek hingga ke kepala bahkan telinga.

Dengan mengoleskan minyak tawon di daerah-daerah tersebut, rasa hangat akan mengurangi nyeri yang mengganggu.

Anda dapat menghangatkan dahulu sedikit minyak tawon sebelum mengoleskannya untuk sensasi hangat yang lebih terasa. Namun, cara ini berisiko mengakibatkan kulit terbakar dan meradang.

Baca Juga: 15 Obat Sakit Gigi Paling Ampuh, Alami dan Medis

  • Diletakkan di Gigi yang Berlubang

Cara kedua adalah dengan meneteskan minyak tawon ke atas gumpalan kecil kapas hingga kapas basah. Kapas tersebut lalu dimasukkan ke lubang pada gigi yang sakit. Perlahan tekan dengan jari atau gigit kapas hingga rasa pedas dari minyak tawon meresap ke gusi.

Cara ini efektif untuk menghilangkan rasa sakit pada gigi berlubang. Namun, setelah gigi sembuh segera lakukan perawatan ke dokter gigi agar sakit tidak terulang. Anda juga tidak disarankan terlalu sering menggunakan cara ini karena berisiko melukai gusi.

Meredakan sakit gigi dengan minyak tawon sebenarnya hanya bersifat sementara. Sakit gigi harus diatasi dari sumbernya agar tidak terulang lagi. Karenanya begitu gigi sembuh segera periksakan diri ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan.

Itulah manfaat minyak tawon untuk sakit gigi. Bila Anda lebih memilih pengobatan tradisional, bisa dilakukan namun tetap jangan lupa untuk mengontrol kesehatan gigi dan mulut setiap enam bulan sekali untuk mencegah sakit gigi kembali lagi. Dokter gigi akan memperbaiki kondisi gigi dan memberi resep obat yang sesuai.

 

  1. Ashu Agbor, Michael dan Sudeshi Naidoo. 2015. Ethnomedicinal Plants Used by Traditional Healers to Treat Oral Health Problems in Cameroon. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/pmc/articles/PMC4606091/. (Diakses pada 23 Januari 2022).
  2. Cherney, Kristeen. 2020. What Are the Potential Health Benefits of Cajeput Oil?. https://www.healthline.com/health/cajeput-oil. (Diakses pada 23 Januari 2022).
  3. McDonell, Kayla. 2021. Why Coconut Oil Is Good for Your Teeth. https://www.healthline.com/nutrition/coconut-oil-and-teeth. (Diakses pada 23 Januari 2022).
  4. Mohammad, Shukry Gamal and Kusai Baroudi. 2015. Assessment of the potential of Allium sativum oil as a new medicament for non-vital pulpotomy of primary teeth. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/labs/pmc/articles/PMC4547447/. (Diakses pada 23 Januari 2022).
  5. Syahdat, Anwar dan Ayus Diningsih. 2021. Identification of Specific Gravity and Solubility in ethanol from citronella oil. https://journal.aradigitalmandiri.com/index.php/jphp/article/view/16. (Diakses pada 23 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi