Terbit: 30 July 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Bagi sebagian besar wanita, memiliki paha yang berukuran besar dapat mengurangi rasa percaya diri. Pasalnya, paha besar bisa mengganggu penampilan, terlebih lagi ketika harus mengenakan jenis pakaian yang menonjolkan bentuk paha, seperti celana panjang ketat, rok ataupun celana pendek.

3 Hal Penyebab Kegagalan dalam Mengecilkan Paha

Maka tak heran jika mereka akan melakukan berbagai cara untuk mengecilkan ukuran paha, mulai dari menjaga asupan makanan hingga berolahraga secara rutin. Akan tetapi, seringkali upaya mereka dalam mengecilkan bentuk paha justru tidak membuahkan hasil. Adapun beberapa penyebab dari ketidakberhasilan seseorang dalam upaya mengecilkan bentuk paha, adalah sebagai berikut:

1. Anggapan Bisa Mengecilkan Paha Dalam Waktu Singkat

Jika ingin mencapai suatu keberhasilan, diperlukan proses dan waktu yang cukup lama, termasuk dalam urusan membentuk paha. Akan tetapi, banyak yang beranggapan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup singkat dapat mengecilkan paha secara mudah. Sayangnya, anggapan tersebut tidaklah benar. Hal ini dikarenakan, tubuh dapat terbentuk membutuhkan waktu sedikitnya 4 hingga 6 minggu.

2. Pola Makan yang Salah

Metode diet atau pola makan yang Anda pilih untuk mengecilkan paha harus tepat. Sebab, jika metode diet yang Anda pilih salah, maka upaya pembentukan  bagian tubuh seperti paha tidak akan berhasil. Untuk itu, asupan nutrisi haruslah Anda perhatikan, misalnya seperti asupan protein dan lemak baik yang membnatu pembentukan otot sekaligus meningkatkan metabolisme dan memudahkan pembakaran lemak.

3. Melupakan Latihan Kardio

Walaupun tujuan utama Anda adalah mengecilkan bentuk paha yang mengharuskan Anda untuk melakukan latihan khusus, namun jangan lupa untuk melakukan latihan kardio yang cukup. Latihan kardio ini bisa menjadi latihan rutinitas Anda untuk menyempurnakan pembentukan tubuh. Selain itu, kardio juga bisa membantu membakar kalori lebih banyak.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi