Terbit: 3 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bagi Anda para wanita yang sedang merencanakan program hamil, mungkin Anda was-was apabila kondisi Anda termasuk tidak subur. Ada banyak hal yang dapat memengaruhi tingkat kesuburan wanita mulai dari usia hingga gaya hidup. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini:

Selain Berat Badan, Hal Ini Juga Memengaruhi Kesuburan Wanita

Berat badan
Berat badan berlebih ternyata bisa memengaruhi hormon pada wanita sehingga membuat wanita sulit hamil karena akan mengalami penurunan fungsi orvarium. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Fertility and Sterilty menyebutkan bahwa wanita yang mengalami obesitas cenderung memiliki sindrom kelainan hormonal yang dapat menyebabkan ketidaksuburan.

Demikian halnya dengan badan yang terlalu kurus juga dapat menyebabkan ketidaksuburan pada wanita. Wanita yang terlalu kurus cenderung memiliki hormon leptin yang rendah. Hormon leptin selain berfungsi mengendalikan rasa lapar dan perasaan kenyangm juga memengaruhi masa menstruasi.

Usia
Pertambahan usia juga berpengaruh pada kesuburan wanita. Hal ini disebabkan karena semakin lama produksi sel telur wanita akan mengalami penurunan drastis. Para ahli menyebutkan bahwa beberapa tahun sebelum menopause atau sekitar 35 tahun, produksi sel telur tersebut sudah mulai menurun.

Faktor genetik
Faktor genetik dapat memengaruhi tingkat kesuburan Anda. Menurut para ahli, ada beberpa faktor genetik yang membuat Anda terlahir dengan sel telur lebih banyak atau lebih sedikit. Salah satu cara mudah untuk menilainya adalah, apabila ibu Anda mengalami menopause lebih awal, kemungkinan Anda juga akan mengalami hal yang sama.

Kebiasaan merokok dan minum alkohol
Menurut para ahli, wanita yang terpapar asap rokok cukup tinggi berisiko mengalami gangguan fungsi endokrin dan mengalami masalah kesuburan. Selain itu, asap rokok juga dapat mengganggu hormon dan merusak DNA pria maupun wanita. Sedangkan untuk alkohol, konsumsi alkohol pada tahap awal kehamilan atau bahkan pembuahan dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Olahraga
Olahraga yang dilakukan terlalu berat justru dapat berdampak buruk pada kesehatan dan memengaruhi ovulasi. Sebuah studi di tahun 2012 yang dipublikasikan di Fertility and Sterility menemukan bahwa wanita yang berolahraga lebih dari lima jam dalam seminggu memiliki kesulitan untuk hamil.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi