Terbit: 13 August 2014
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kalau penyakit kelamin wanita menyerang, maka sakitnya akan terasa bertubi-tubi. Bentuk alat kelamin wanita yang tersembunyi membuatnya menjadi agak sulit mengobati penyakit kelamin wanita tersebut. Bahaya penyakit kelamin wanitapun tidak tanggung-tanggung. Bayangkan kalau seorang wanita terkena gonorrhea (GO) atau raja singa dan tidak diobati karena mungkin tidak terlalu terasa, maka lama-lama wanita tersebut bisa mandul.

Penyakit Kelamin Pada Wanita

Apalagi kalau penyakit kelamin wanita itu berupa genital warts alias penyakit kutil kelamin yang  tumbuh di vulva, dinding vagina, daerah antara alat kelamin eksternal dan anus, dan leher rahim, maka sakitnya pastilah sangat mengganggu. Selain itu, penyakit kutil kelamin ini dapat menyebabkan kanker serviks. Sangat dianjurkan bagi wanita yang sering berganti pasangan tidur untuk melakukan pap smear secara teratur.

Berikut beberapa jenis penyakit kelamin pada wanita :

  1. HPV
    Penyakit kelamin pada wanita yang bernama human papilloma virus (HPV) ini adalah salah satu infeksi virus yang disebabkan oleh hubungan seksual paling umum. Sebagian besar penyakit ini tidak begitu berbahaya tetapi jika test smear nampak tidak normal, dokter akan menyarankan untuk test lab.

    Cara untuk mengetahui HPV adalah dengan cervical smear atau screening kesehatan seksual. Yakinlah untuk memeriksa secara teratur setidaknya satu kali setiap tiga tahun. Berhenti merokok karena penelitian menemukan hubungan antara merokok dan kanker vulva.

  1. PID
    Penyakit kelamin pada wanita  yang disebut Pelvic Inflammatory Disease (PID) mempengaruhi satu dari 10 wanita dan jika dibiarkan akan menyebabkan ketidaksuburan. Gejala yang mungkin timbul pinggul sakit saat hubungan seks, pendarahan yang tidak teratur atau perubahan bau pada vagina. Segera periksa ke dokter jika anda menemukan gejala itu. Penyakit ini dapat dengan mudah disembuhkan dengan antibiotik.

    Upaya pencegahan PID adalah lakukan seks yang aman dan memeriksakan secara teratur. Kadang-kadang gejala tidak begitu jelas sampai semua terlambat.

  1. BV
    Bacterial Vaginosis adalah salah satu infeksi vagina yang paling umum diantara wanita di usia beranak. Penyakit ini sering dianggap hanya infeksi karena memiliki gejala yang sangat umum dengan infeksi biasa.

    Gejala dari ketidakseimbangan bakteri dalam vagina termasuk gatal, aroma amis dan perubahan dalam vagina. Jangan biarkan gejala-gejala tersebut dan yakinlah untuk diperiksa dan disembuhkan dengan baik. Jika dibiarkan, ini akan meningkat resiko berkembang menjadi PID.

  1. Radang Mulut
    Penyakit Kelamin Pada Wanita berupa radang mulut, biasanya ditularkan melalui oral seks. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonorrhea (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorok.

    Akibatnya wanita itu mengalami radang mulut atau tenggorok karena gonorea. Kalau kemudian wanita itu melakukan seks oral terhadap pria lain yang sehat, pria itu dapat tertular sehingga mengalami gonorea. Namun. kalau rongga mulut tidak mengidap penyakit kelamin, tentu seks oral tidak merupakan sumber penularan.

  1. Kanker tenggorokan
    Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral. Dalam sebuah studi yang baru pertama kali dilakukan, para ahli meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dengan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil dan bagian belakang lidah. Angka kejadian penularan penyakit kelamin pada wanita yang bernama HPV melalui kegiatan oral sex di Amerika Serikat terus mengalami peningkatan sejak tahun 1973. Kini bertambah lagi resiko penularan penyakit lewat seks oral, yakni kanker tenggorokan.

    Setiap orang harus memastikan bahwa dirinya dan pasangannya bebas dari penyakit kelamin sebelum melakukan hubungan seksual. Tidak ada penyakit yang ditularkan melalui seks oral yang tidak bisa ditularkan melalui seks dalam bentuk lainnya. Jika seseorang mengidap penyakit kelamin, maka pasangannya kemungkinan akan tertular apapun bentuk hubungan seks yang mereka lakukan. Singkatnya, hubungan seks diantara pasangan yang sehat adalah aman dan bersih. Sehingga Penyakit kelamin pada wanita tidak menyebar kepada pria.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi