Terbit: 4 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat hamil hingga akhirnya melakukan persalinan, wanita mengalami banyak perubahan pada tubuhnya. Pertama berat badan akan naik, perut jadi membesar, dan yang terakhir terjadi perubahan pada vagina karena bayi yang lahir secara normal akan keluar dari rahim melalui bagian itu.

Apa yang Terjadi pada Vagina Usai Melahirkan?

Nah, kira-kira apa yang terjadi pada vagina ya setelah proses melahirkan normal terjadi? Apakah perubahannya memberikan dampak negatif pada wanita baik dari segi estetik dan fungsi seksualnya?

1. Lebih longgar dari biasanya
Saat melahirkan, vagina akan berkontraksi sangat besar dan kuat agar kepala bayi bisa keluar. Keadaan ini akan membuat lubang vagina jadi sedikit longgar pasca melahirkan. Untuk mengembalikan kelenturan otot dibutuhkan waktu lama sehingga ada wanita yang sampai melakukan vaginoplasty.

2. Jadi lebih kering dan sakit
Setelah melahirkan hormon di dalam tubuh wanita jadi tidak stabil. Akibatnya, cairan yang diproduksi oleh vagina menurun dan menyebabkan rongga jadi sedikit lebih kering. Vagina akan kembali lebih basah khususnya setelah mendapatkan rangsangan ketika ibu tidak menyusui lagi.

Oh ya, karena vagina jadi lebih kering dari biasanya, hubungan seks setelah melahirkan akan membuat wanita merasa sakit. Bahkan 83 persen wanita mengalami ngilu selama 3 bulan pertama usai melahirkan. Agar rasa sakit pada vagina menurun, saat berhubungan badan dianjurkan menggunakan pelicin dari bahan air.

3. Bengkak dan ngilu
Kalau saat melahirkan normal ibu mengalami banyak episotomi, rasa sakit atau ngilu akan terjadi hingga 3 bulan ke depan. Penyembuhan ini membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga wanita harus bersabar agar fungsi vaginanya bisa kembali lagi dan aktivitas seksual bisa berjalan dengan lancar.

Vagina pasti mengalami perubahan usai melahirkan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena bentuknya akan kembali kecuali ada operasi atau kelainan sehingga membutuhkan operasi untuk mengembalikan fungsinya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi